<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dana Desa Archives - Info Mojokerto</title>
	<atom:link href="https://infomojokerto.id/tag/dana-desa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infomojokerto.id/tag/dana-desa/</link>
	<description>Infomojokerto.id hadir untuk menjembatani warga Mojokerto dengan informasi terkini dari kota mereka sendiri. Mulai dari berita harian, liputan UMKM lokal, sampai agenda kegiatan masyarakat&#8212;semua terangkum di satu tempat. Karena Mojokerto butuh suara, dan kami siap menyuarakannya.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Oct 2025 07:28:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://infomojokerto.id/wp-content/uploads/2025/04/4-150x150.png</url>
	<title>Dana Desa Archives - Info Mojokerto</title>
	<link>https://infomojokerto.id/tag/dana-desa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sinkronisasi Program Desa Dinilai Lemah, Bupati Albarra Tekankan Harmonisasi agar Tak Sekadar Seremonial</title>
		<link>https://infomojokerto.id/sinkronisasi-program-desa-dinilai-lemah-bupati-albarra-tekankan-harmonisasi-agar-tak-sekadar-seremonial/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/sinkronisasi-program-desa-dinilai-lemah-bupati-albarra-tekankan-harmonisasi-agar-tak-sekadar-seremonial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2025 07:22:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[DBHCHT]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=1659</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Di tengah sorotan terkait belum sinkronnya sejumlah program <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/sinkronisasi-program-desa-dinilai-lemah-bupati-albarra-tekankan-harmonisasi-agar-tak-sekadar-seremonial/" title="Sinkronisasi Program Desa Dinilai Lemah, Bupati Albarra Tekankan Harmonisasi agar Tak Sekadar Seremonial" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/sinkronisasi-program-desa-dinilai-lemah-bupati-albarra-tekankan-harmonisasi-agar-tak-sekadar-seremonial/">Sinkronisasi Program Desa Dinilai Lemah, Bupati Albarra Tekankan Harmonisasi agar Tak Sekadar Seremonial</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="304" data-end="786"><strong>Infomojokerto.id</strong> &#8211; Di tengah sorotan terkait belum sinkronnya sejumlah program pembangunan desa dengan arah kebijakan daerah, Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menegaskan pentingnya harmonisasi dan sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah.</p>
<p data-start="304" data-end="786">Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan <em data-start="598" data-end="741">Harmonisasi Bupati Mojokerto bersama Tenaga Pendamping Profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TPP P3MD) Tahun 2025</em> di Pendopo Graha Maja Tama, pekan kemarin.</p>
<p data-start="788" data-end="1151">Acara yang diikuti 104 tenaga pendamping profesional itu menjadi ajang evaluasi terhadap efektivitas pendampingan desa yang selama ini dinilai masih belum optimal. Dalam berbagai kesempatan, sejumlah pendamping desa mengeluhkan tumpang tindih kebijakan dan lemahnya koordinasi antarinstansi yang membuat program pemberdayaan di tingkat desa berjalan lambat.</p>
<p data-start="1153" data-end="1443">Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto, Sugeng Nuryadi, dalam laporannya mengakui bahwa forum ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi persoalan di lapangan. Ia menyebutkan, banyak desa menghadapi kendala teknis dan administratif karena kebijakan daerah dan pusat tidak selalu sejalan.</p>
<p data-start="1153" data-end="1443">“Kita perlu menyamakan persepsi agar pendampingan lebih tepat sasaran. Masih ada perbedaan tafsir di lapangan antara kebijakan daerah, pusat, dan desa,” ujar Sugeng.</p>
<p data-start="1614" data-end="1841">Bupati Albarra atau yang akrab disapa Gus Bupati, menyoroti langsung persoalan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan desa tidak boleh berjalan sendiri-sendiri dan harus diselaraskan dengan program prioritas kabupaten.</p>
<p data-start="1614" data-end="1841">“Selama ini masih banyak desa yang membuat program sendiri tanpa memperhatikan arah kebijakan daerah. Padahal, yang kita butuhkan adalah sinkronisasi dari bawah ke atas,” tegasnya.</p>
<p data-start="2027" data-end="2264">Pernyataan Albarra itu mencerminkan kekhawatiran Pemkab Mojokerto terhadap rendahnya efektivitas penggunaan Dana Desa dan DBHCHT, yang dalam beberapa tahun terakhir dinilai belum sepenuhnya mampu menggerakkan perekonomian desa.</p>
<p data-start="2266" data-end="2503">Bupati juga menyoroti lemahnya inovasi dan rendahnya akuntabilitas dalam pelaksanaan program desa. Ia menegaskan pendamping harus berperan aktif dalam memastikan transparansi dan mengawal tata kelola anggaran agar tidak disalahgunakan.</p>
<p data-start="2266" data-end="2503">“Pendamping desa harus menjadi garda terdepan dalam memastikan penggunaan dana yang bersih, jujur, dan akuntabel,” ujarnya dengan nada tegas.</p>
<p data-start="2650" data-end="2925">Namun, di balik ajakan tersebut, sejumlah peserta forum menyebut harmonisasi yang diadakan tiap tahun sering kali hanya berakhir pada tataran wacana. Banyak hasil diskusi tidak diikuti langkah konkret di lapangan karena minimnya dukungan teknis dan birokrasi yang berbelit.</p>
<p data-start="2927" data-end="3153">“Forum seperti ini bagus, tapi kalau tidak diikuti perubahan kebijakan dan sinergi nyata antar-dinas, hasilnya akan sama saja seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkap salah satu pendamping desa yang enggan disebutkan namanya.</p>
<p data-start="3155" data-end="3417">Meski demikian, Bupati Albarra tetap menegaskan komitmennya menjalankan visi pembangunan Kabupaten Mojokerto 2025–2029 melalui empat misi Catur Abhipraya Mubarok, mencakup peningkatan pelayanan publik, penguatan SDM, kemandirian ekonomi, dan infrastruktur.</p>
<p data-start="3155" data-end="3417">“Saya ingin harmonisasi ini tidak berhenti di forum. Harus ada tindak lanjut nyata di lapangan,” tutupnya.</p>
<p data-start="3529" data-end="3810">Hingga kini, pelaksanaan program pembangunan desa di Mojokerto masih menghadapi tantangan klasik: koordinasi yang lemah, kebijakan tumpang tindih, serta rendahnya kapasitas SDM pendamping. Meski pemerintah daerah berupaya memperbaikinya, publik menilai hasilnya belum signifikan.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/sinkronisasi-program-desa-dinilai-lemah-bupati-albarra-tekankan-harmonisasi-agar-tak-sekadar-seremonial/">Sinkronisasi Program Desa Dinilai Lemah, Bupati Albarra Tekankan Harmonisasi agar Tak Sekadar Seremonial</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/sinkronisasi-program-desa-dinilai-lemah-bupati-albarra-tekankan-harmonisasi-agar-tak-sekadar-seremonial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>67 Desa di Mojokerto Bakal Dapat Kucuran Dana 32 Miliar Lewat Skema Alokasi Bantuan Keuangan</title>
		<link>https://infomojokerto.id/67-desa-di-mojokerto-bakal-dapat-kucuran-dana-32-miliar-lewat-skema-alokasi-bantuan-keuangan/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/67-desa-di-mojokerto-bakal-dapat-kucuran-dana-32-miliar-lewat-skema-alokasi-bantuan-keuangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 23:40:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=793</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menunjukkan komitmen kuat dalam <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/67-desa-di-mojokerto-bakal-dapat-kucuran-dana-32-miliar-lewat-skema-alokasi-bantuan-keuangan/" title="67 Desa di Mojokerto Bakal Dapat Kucuran Dana 32 Miliar Lewat Skema Alokasi Bantuan Keuangan" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/67-desa-di-mojokerto-bakal-dapat-kucuran-dana-32-miliar-lewat-skema-alokasi-bantuan-keuangan/">67 Desa di Mojokerto Bakal Dapat Kucuran Dana 32 Miliar Lewat Skema Alokasi Bantuan Keuangan</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="126" data-end="574"><strong>Infomojokerto.id</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa dengan menetapkan alokasi Bantuan Keuangan (BK) Desa bersifat Khusus untuk Infrastruktur sebesar Rp 32,12 miliar pada Tahun Anggaran 2025.</p>
<p data-start="126" data-end="574">Dana ini akan disalurkan kepada 67 desa di 17 kecamatan, dengan fokus utama pada pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.</p>
<p data-start="576" data-end="1004">Langkah strategis ini disosialisasikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Pembangunan TA 2025, yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Juni 2025, bertempat di Hotel Aston.</p>
<p data-start="576" data-end="1004">Rakor ini diikuti oleh berbagai unsur pemerintahan desa, antara lain para Kepala Desa, Sekretaris Desa, Pejabat Pengelola Keuangan Desa (PPKD), serta Kepala Seksi Pembangunan dari masing-masing desa penerima BK Desa.</p>
<p data-start="1006" data-end="1598">Para peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah instansi teknis yang berperan penting dalam pelaksanaan program tersebut. Di antaranya adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda, serta Inspektorat Kabupaten Mojokerto. Materi yang disampaikan mencakup aspek yang sangat penting, mulai dari perencanaan keuangan menggunakan aplikasi Siskeudes, manajemen pengadaan barang dan jasa, pengelolaan proyek konstruksi, hingga tata cara pertanggungjawaban keuangan desa.</p>
<p data-start="1600" data-end="1844">Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian, menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta rakor. Ia menekankan bahwa pengelolaan BK Desa harus dilakukan secara cermat dan bertanggung jawab.</p>
<p data-start="1600" data-end="1844">“BK Desa ini amanah dan tanggung jawab bersama untuk membangun infrastruktur desa. Harus dikelola secara transparan, tertib administrasi, sesuai aturan, dan tepat sasaran,” tegasnya.</p>
<p data-start="2032" data-end="2448">Lebih lanjut, Mas Wabup Rizal juga menyoroti pentingnya penguasaan teknis di berbagai tahapan pelaksanaan. Mulai dari perencanaan yang partisipatif, pengelolaan keuangan yang disiplin, pengadaan yang akuntabel, hingga pelaksanaan pembangunan yang berkualitas serta pelaporan yang tepat waktu. Menurutnya, setiap tahapan tersebut memiliki peran penting dalam menjamin keberhasilan program BK Desa.</p>
<p data-start="2450" data-end="2799">Ia juga menegaskan bahwa usulan kegiatan pembangunan berasal dari masyarakat desa sendiri, yang kemudian disesuaikan dengan masukan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) serta mempertimbangkan kondisi lokal masing-masing desa. Hal ini merupakan bentuk penerapan prinsip bottom-up planning yang sejalan dengan semangat pemberdayaan desa.</p>
<p data-start="2450" data-end="2799">“Mari kelola dana ini dengan integritas dan semangat gotong royong,” ajaknya kepada seluruh aparat desa yang hadir.</p>
<p data-start="2920" data-end="3212">Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, Rizal juga menyatakan bahwa Pemkab Mojokerto akan terus melakukan pembinaan dan monitoring secara berkelanjutan. Evaluasi ini penting untuk mendeteksi kendala di lapangan dan menyusun solusi yang sesuai kondisi di masing-masing desa.</p>
<p data-start="2920" data-end="3212">“Saya minta seluruh peserta serius mengikuti kegiatan ini dan aktif dalam sesi diskusi,” pesan Mas Wabup Rizal. Ia berharap setiap peserta memiliki pemahaman yang utuh agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan sesuai harapan.</p>
<p data-start="3451" data-end="3809">Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan rakor ini merupakan tahapan awal yang sangat krusial. Rakor bertujuan memberikan fondasi yang kuat bagi pelaksanaan BK Desa agar dapat berjalan secara terencana, tertib, dan bertanggung jawab.</p>
<p data-start="3451" data-end="3809">“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman yang utuh kepada seluruh perangkat desa terkait pelaksanaan infrastruktur mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban,” jelas Nurul Istiqomah.</p>
<p data-start="4017" data-end="4478">Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan perangkat desa, diharapkan program pembangunan infrastruktur desa melalui BK Desa 2025 tidak hanya berhasil secara fisik, tetapi juga memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Pemkab Mojokerto menegaskan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat desa, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif dari seluruh pemangku kepentingan.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/67-desa-di-mojokerto-bakal-dapat-kucuran-dana-32-miliar-lewat-skema-alokasi-bantuan-keuangan/">67 Desa di Mojokerto Bakal Dapat Kucuran Dana 32 Miliar Lewat Skema Alokasi Bantuan Keuangan</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/67-desa-di-mojokerto-bakal-dapat-kucuran-dana-32-miliar-lewat-skema-alokasi-bantuan-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
