<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Candi Archives - Info Mojokerto</title>
	<atom:link href="https://infomojokerto.id/tag/candi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infomojokerto.id/tag/candi/</link>
	<description>Infomojokerto.id hadir untuk menjembatani warga Mojokerto dengan informasi terkini dari kota mereka sendiri. Mulai dari berita harian, liputan UMKM lokal, sampai agenda kegiatan masyarakat&#8212;semua terangkum di satu tempat. Karena Mojokerto butuh suara, dan kami siap menyuarakannya.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 May 2026 23:28:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://infomojokerto.id/wp-content/uploads/2025/04/4-150x150.png</url>
	<title>Candi Archives - Info Mojokerto</title>
	<link>https://infomojokerto.id/tag/candi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penyelamatan Sejarah Majapahit, Struktur Pagar Kuno Ditemukan di Klinterejo Mojokerto</title>
		<link>https://infomojokerto.id/penyelamatan-sejarah-majapahit-struktur-pagar-kuno-ditemukan-di-klinterejo-mojokerto/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/penyelamatan-sejarah-majapahit-struktur-pagar-kuno-ditemukan-di-klinterejo-mojokerto/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 23:27:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[Situs]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=3951</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Upaya penyelamatan dan pelestarian situs peninggalan Kerajaan Majapahit <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/penyelamatan-sejarah-majapahit-struktur-pagar-kuno-ditemukan-di-klinterejo-mojokerto/" title="Penyelamatan Sejarah Majapahit, Struktur Pagar Kuno Ditemukan di Klinterejo Mojokerto" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/penyelamatan-sejarah-majapahit-struktur-pagar-kuno-ditemukan-di-klinterejo-mojokerto/">Penyelamatan Sejarah Majapahit, Struktur Pagar Kuno Ditemukan di Klinterejo Mojokerto</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="2"><strong>Infomojokerto.id</strong> &#8211; Upaya penyelamatan dan pelestarian situs peninggalan Kerajaan Majapahit di wilayah Jawa Timur terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Baru-baru ini, tim arkeolog yang melakukan ekskavasi di Situs Bhre Kahuripan kembali membuahkan hasil yang menggembirakan bagi dunia sejarah Indonesia.</p>
<p data-path-to-node="3">Dalam proses ekskavasi terbaru tersebut, tim ahli berhasil menyingkap keberadaan sebuah struktur bangunan kuno yang terbuat dari susunan bata merah khas era klasik. Struktur yang ditemukan kali ini diduga kuat merupakan bagian dari pagar pembatas kuno yang mengelilingi sebuah kompleks suci di masa lampau.</p>
<p data-path-to-node="4">Penemuan bersejarah ini berlokasi di Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Wilayah tersebut memang dikenal luas oleh para peneliti sebagai salah satu kawasan inti yang menyimpan banyak sisa-sisa kejayaan peradaban sisa-sisa kemegahan dari Kerajaan Majapahit.</p>
<p data-path-to-node="5">Berdasarkan analisis awal di lapangan, struktur pagar kuno ini memiliki orientasi dan pola arsitektur yang sangat terukur. Karakteristik bahan baku serta teknik pemasangan batanya menunjukkan kesamaan dengan pola pembangunan infrastruktur pembatas yang lazim digunakan pada abad ke-14 hingga ke-15 Masehi.</p>
<p data-path-to-node="6">Para arkeolog menduga kuat bahwa pagar kuno ini berfungsi sebagai batas sakral yang memisahkan area suci kompleks candi dengan kawasan pemukiman atau area publik di luarnya. Penemuan ini menjadi petunjuk penting untuk memetakan kembali tata ruang tata kota dan lanskap religi pada masa pemerintahan Bhre Kahuripan.</p>
<p data-path-to-node="7">Upaya ekskavasi di Situs Bhre Kahuripan ini merupakan bagian dari proyek jangka panjang pemerintah dan lembaga purbakala untuk menyelamatkan aset sejarah bangsa. Mengingat ancaman kerusakan alam dan aktivitas manusia, langkah penyelamatan ini dinilai sangat krusial agar mata rantai sejarah tidak terputus.</p>
<p data-path-to-node="8">Selain mengungkap keberadaan pagar, tim di lapangan juga terus melakukan pendataan dan pembersihan terhadap artefak-artefak pendukung yang ditemukan di sekitar lokasi. Setiap temuan sekecil apa pun dicatat dengan teliti guna menyusun kronologi sejarah yang lebih utuh dan akurat.</p>
<p data-path-to-node="9">Dengan ditemukannya struktur pagar kuno ini, diharapkan perhatian masyarakat dan pemerintah terhadap pelestarian Situs Klinterejo dapat semakin meningkat. Langkah penelitian lanjutan akan terus dilakukan demi menyibak tabir misteri dan kemegahan warisan leluhur yang masih terpendam di bumi Mojokerto.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/penyelamatan-sejarah-majapahit-struktur-pagar-kuno-ditemukan-di-klinterejo-mojokerto/">Penyelamatan Sejarah Majapahit, Struktur Pagar Kuno Ditemukan di Klinterejo Mojokerto</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/penyelamatan-sejarah-majapahit-struktur-pagar-kuno-ditemukan-di-klinterejo-mojokerto/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menelusuri Jejak Airlangga: Misteri dan Berkah di Kolam Candi Jalatunda</title>
		<link>https://infomojokerto.id/menelusuri-jejak-airlangga-misteri-dan-berkah-di-kolam-candi-jalatunda/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/menelusuri-jejak-airlangga-misteri-dan-berkah-di-kolam-candi-jalatunda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 01:08:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=3237</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Kecamatan Trawas di Kabupaten Mojokerto tidak hanya menawarkan <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/menelusuri-jejak-airlangga-misteri-dan-berkah-di-kolam-candi-jalatunda/" title="Menelusuri Jejak Airlangga: Misteri dan Berkah di Kolam Candi Jalatunda" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/menelusuri-jejak-airlangga-misteri-dan-berkah-di-kolam-candi-jalatunda/">Menelusuri Jejak Airlangga: Misteri dan Berkah di Kolam Candi Jalatunda</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>Infomojokerto.id</strong> &#8211; Kecamatan Trawas di Kabupaten Mojokerto tidak hanya menawarkan udara sejuk pegunungan, tetapi juga menyimpan situs sejarah yang penuh mistis, yaitu Candi Jalatunda. Melalui kacamata penelitian sosiologi sastra lisan, legenda kolam petirtaan ini dibedah menggunakan teori struktur Maranda untuk mengungkap hubungan antar-elemen ceritanya.</p>
<p>Kisah ini bermula dari sosok Airlangga, seorang putra bangsawan yang berasal dari Pulau Bali. Dalam struktur narasi ini, identitas Airlangga sebagai pendatang dari tanah seberang menjadi titik awal yang sangat penting dalam membangun alur cerita sejarah lokal di Jawa Timur.</p>
<p>Airlangga diketahui memiliki ayah bernama Darmawangsa. Hubungan darah ini menjadi penggerak utama cerita, di mana seorang ayah memberikan mandat besar kepada putranya untuk menentukan nasib dan masa depan wilayah kekuasaan yang baru.</p>
<p>Dalam perjalanan hidupnya, Darmawangsa menyuruh Airlangga untuk meninggalkan Bali dan pergi menuju Tanah Jawa. Perintah ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah misi besar untuk memperluas pengaruh dan membangun peradaban baru.</p>
<p>Tujuan utama Airlangga dikirim ke Tanah Jawa adalah untuk mendirikan sebuah kerajaan. Kerajaan tersebut kemudian dikenal dengan nama Kahuripan, yang kelak menjadi salah satu kekuatan besar di tanah Jawa pada masa silam.</p>
<p>Setelah berhasil menapaki tanah Jawa, Airlangga kemudian dinobatkan menjadi Raja Kahuripan. Penobatan ini menandai fase baru dalam hidupnya, dari seorang putra yang menjalankan tugas menjadi pemimpin tertinggi yang memegang kendali pemerintahan.</p>
<p>Namun, dalam membangun Kerajaan Kahuripan, Airlangga tidak berjalan sendirian. Ia dikisahkan bergabung dengan Dewi Kilisuki, sosok perempuan yang memiliki peran krusial dalam dinamika kekuasaan dan spiritualitas di masa pemerintahan tersebut.</p>
<p>Hubungan antara Airlangga dan Dewi Kilisuki rupanya dibumbui dengan elemen yang tidak biasa. Narasi ini menyebutkan bahwa terdapat tekanan misteri yang melingkupi hubungan mereka, menciptakan suasana mistis di balik berdirinya pusat pemerintahan.</p>
<p>Tekanan misteri inilah yang kemudian menjadi latar belakang terciptanya sebuah mahakarya fisik. Mereka membangun sebuah tempat pemandian yang sejak awal pembangunannya sudah dianggap menyimpan rahasia atau misteri yang mendalam.</p>
<p>Tempat pemandian tersebut kini kita kenal sebagai Kolam Candi Jalatunda. Hingga saat ini, situs tersebut berdiri kokoh di lereng Gunung Penanggungan dan menjadi saksi bisu atas sejarah panjang yang melibatkan Airlangga dan Dewi Kilisuki.</p>
<p>Salah satu elemen terpenting dalam legenda ini adalah air yang mengalir di kolam tersebut. Masyarakat meyakini bahwa air Jalatunda bukan sekadar air biasa, melainkan zat yang dianggap membawa rezeki melimpah bagi siapa saja yang bersentuhan dengannya.</p>
<p>Kepercayaan ini memicu lahirnya keyakinan yang kuat di tengah masyarakat luas. Banyak orang percaya bahwa dengan mandi di petirtaan Jalatunda, mereka akan mendapatkan dampak positif, keberkahan, serta kemudahan dalam hidup.</p>
<p>Secara struktural, penelitian ini membedah alur tersebut menggunakan kode khusus N untuk Legenda Kolam Candi Jalatunda. Penggunaan simbol terem &#8216;a&#8217; untuk Airlangga dan &#8216;a1&#8217; untuk Bali memudahkan pemetaan asal-usul tokoh utama dalam narasi ini.</p>
<p>Simbol &#8216;a2&#8217; merujuk pada Darmawangsa, sementara &#8216;a3&#8217; adalah Tanah Jawa sebagai lokasi tujuan. Kode-kode ini membentuk formula yang menunjukkan perpindahan geografis sekaligus perpindahan status sosial dari seorang putra menjadi seorang pendiri kerajaan.</p>
<p>Kerajaan Kahuripan sendiri disimbolkan dengan &#8216;b&#8217;, sementara status Airlangga sebagai raja diberi kode &#8216;b1&#8217;. Kehadiran Dewi Kilisuki sebagai mitra Airlangga ditandai dengan simbol &#8216;b2&#8217;, yang melengkapi struktur kepemimpinan dalam cerita tersebut.</p>
<p>Aspek misteri dalam pembangunan fisik ditandai dengan &#8216;b3&#8217; untuk Pemandian Misteri dan &#8216;c&#8217; untuk Kolam Candi Jalatunda itu sendiri. Struktur ini menunjukkan transisi dari ide yang abstrak (misteri) menjadi bentuk fisik yang nyata (kolam candi).</p>
<p>Elemen terakhir dalam struktur ini adalah air (c1) dan orang-orang atau masyarakat (c2). Hubungan antara air yang membawa rezeki dan orang yang mandi di sana menciptakan fungsi relasional yang bersifat spiritual dan sosiologis.</p>
<p>Analisis fungsinya pun sangat detail, mulai dari fungsi &#8216;x1&#8217; sebagai putra hingga &#8216;x8&#8217; yang menggambarkan kepemilikan. Fungsi &#8216;y2&#8217; mengenai tekanan misteri menjadi jembatan menuju fungsi &#8216;y3&#8217;, yaitu proses pembuatan pemandian tersebut.</p>
<p>Istilah <em>mathirta</em> juga muncul dalam analisis ini, yang secara harfiah berarti air yang membawa rezeki. Hal ini selaras dengan fungsi &#8216;z1&#8217; dalam penelitian yang mendefinisikan air sebagai pembawa berkat bagi mereka yang memiliki keyakinan.</p>
<p>Pada akhirnya, legenda Kolam Candi Jalatunda bukan hanya tentang situs arkeologi. Melalui struktur narasi yang dibedah, kita dapat melihat bagaimana sejarah, kekuasaan, dan keyakinan masyarakat terhadap hal-hal gaib menyatu menjadi satu kesatuan budaya yang tetap lestari di Mojokerto.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/menelusuri-jejak-airlangga-misteri-dan-berkah-di-kolam-candi-jalatunda/">Menelusuri Jejak Airlangga: Misteri dan Berkah di Kolam Candi Jalatunda</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/menelusuri-jejak-airlangga-misteri-dan-berkah-di-kolam-candi-jalatunda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Destinasi Wisata Budaya Mojokerto, Jadi Referensi Study Tour, Edukasi hingga Ngulik Sejarah</title>
		<link>https://infomojokerto.id/5-destinasi-wisata-budaya-mojokerto-jadi-referensi-study-tour-edukasi-hingga-ngulik-sejarah/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/5-destinasi-wisata-budaya-mojokerto-jadi-referensi-study-tour-edukasi-hingga-ngulik-sejarah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 May 2025 02:28:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=268</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Saat mendengar nama Mojokerto, banyak orang langsung terbayang suasana <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/5-destinasi-wisata-budaya-mojokerto-jadi-referensi-study-tour-edukasi-hingga-ngulik-sejarah/" title="5 Destinasi Wisata Budaya Mojokerto, Jadi Referensi Study Tour, Edukasi hingga Ngulik Sejarah" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/5-destinasi-wisata-budaya-mojokerto-jadi-referensi-study-tour-edukasi-hingga-ngulik-sejarah/">5 Destinasi Wisata Budaya Mojokerto, Jadi Referensi Study Tour, Edukasi hingga Ngulik Sejarah</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Infomojokerto.id </strong>&#8211; Saat mendengar nama Mojokerto, banyak orang langsung terbayang suasana sejuk Trawas atau Pacet. Tapi tahukah kamu bahwa Mojokerto juga menyimpan kekayaan sejarah luar biasa dari masa kejayaan Kerajaan Majapahit.</p>
<p class="" data-start="588" data-end="972">wisata sejarah dan budaya di Mojokerto tak kalah menarik dari wisata alamnya. Bahkan, sebagian situs bersejarah di sini menjadi bukti penting sejarah Nusantara.</p>
<p class="" data-start="974" data-end="1058">Berikut ini daftar destinasi sejarah dan budaya di Mojokerto yang bikin kamu takjub:</p>
<h2 data-start="1060" data-end="1082">1. Candi Tikus</h2>
<p><img decoding="async" src="https://assets-editor.pikiran-rakyat.com/crop/0x0:0x0/x/photo/2022/02/28/1700218425.jpg" width="100%" data-crop="" data-caption="Kenampakan Pertirtaan Candi Tikus" data-author="Dok. Portal Mojokerto.com/Eny Wahyu Lestari" data-source="Dok. Portal Mojokerto.com/Eny Wahyu Lestari" data-credit="Dok. Portal Mojokerto.com/Eny Wahyu Lestari" data-watermark="0" /></p>
<p class="" data-start="1083" data-end="1401">Candi Tikus adalah situs unik berbentuk kolam pemandian yang diduga digunakan oleh keluarga kerajaan Majapahit. Letaknya berada di kawasan Trowulan, pusat pemerintahan Majapahit pada abad ke-13 hingga 15. Bentuk bangunan yang seolah tersembunyi di bawah tanah menjadikannya salah satu candi paling ikonik di Mojokerto.</p>
<h2 data-start="1403" data-end="1431">2. Candi Bajang Ratu</h2>
<p><img decoding="async" src="https://assets-editor.pikiran-rakyat.com/crop/0x0:0x0/x/photo/2022/02/28/2195732396.jpg" width="100%" data-crop="" data-caption="Candi Bajang Ratu di Mojokerto" data-author="Dok. Portal Mojokerto.com/Eny Wahyu Lestari" data-source="Dok. Portal Mojokerto.com/Eny Wahyu Lestari" data-credit="Dok. Portal Mojokerto.com/Eny Wahyu Lestari" data-watermark="0" /></p>
<p class="" data-start="1432" data-end="1712">Inilah gapura megah peninggalan Majapahit yang masih berdiri kokoh hingga kini. Terletak di Dusun Kraton, Desa Temon, gapura ini dipercaya dibangun untuk mengenang Raja Jayanegara. Arsitekturnya khas dengan ornamen Majapahitan, cocok untuk foto dan konten sejarah di media sosial.</p>
<h2 data-start="1714" data-end="1774">3. Museum Majapahit (Balai Pelestarian Cagar Budaya)</h2>
<p><img decoding="async" src="https://assets-editor.pikiran-rakyat.com/crop/0x0:0x0/x/photo/2024/05/30/2806496929.jpg" width="100%" data-crop="" data-caption="Museum Trowulan atau Museum Majapahit adalah museum arkeologi yang terletak di Dusun Unggahan, Desa Trowulan, pengunjung bisa dengan mudah menemukan lokasi museum dari jalur Surabaya-Mojokerto, tepatnya berada di Jalan Raya Trowulan" data-author="Jurnal ngawi" data-source="" data-credit="" data-watermark="0" /></p>
<p class="" data-start="1775" data-end="2030">Buat kamu yang penasaran seperti apa kehidupan masa lalu, Museum Majapahit adalah tempat yang tepat. Koleksinya lengkap, mulai dari prasasti, keramik, hingga senjata zaman kerajaan. Museum ini juga edukatif dan cocok untuk kunjungan keluarga atau pelajar.</p>
<h2 data-start="2032" data-end="2064">4. Maha Vihara Mojopahit</h2>
<p><img decoding="async" src="https://assets-editor.pikiran-rakyat.com/crop/0x0:0x0/x/photo/2024/06/10/1762116904.jpg" width="100%" data-crop="" data-caption="Patung Buddha tidur raksasa berada di Maha Vihara Mojopahit di Desa Bejijong, Trowulan, Mojopahit." data-author="Jurnal ngawi" data-source="" data-credit="" data-watermark="0" /></p>
<p class="" data-start="2065" data-end="2378">Destinasi ini bukan sekadar tempat ibadah, tapi juga wisata budaya yang luar biasa. Di dalamnya terdapat patung Buddha tidur sepanjang 22 meter, menjadikannya salah satu patung Buddha tidur terbesar di Asia Tenggara. Suasananya tenang, sangat cocok untuk refleksi diri sekaligus belajar toleransi antarbudaya.</p>
<h2 data-start="2380" data-end="2404">5. Kolam Segaran</h2>
<p><img decoding="async" src="https://assets-editor.pikiran-rakyat.com/crop/0x0:0x0/x/photo/2025/03/03/930588000.jpg" width="100%" data-crop="undefined" data-caption="Ngabuburit di Kolam Segaran, tempat bersejarah dengan vibes yang tenang. Siapa yang mau ke sini?" data-author="" data-source="" data-credit="" data-watermark="0" /></p>
<p class="" data-start="2405" data-end="2666">Terletak tidak jauh dari situs-situs candi lainnya, Kolam Segaran dulunya diyakini sebagai tempat menjamu tamu penting kerajaan. Kolam ini luas, dan hingga kini airnya masih jernih. Lokasi ini cocok untuk bersantai sambil membayangkan suasana istana zaman dulu.</p>
<p class="" data-start="2405" data-end="2666">Selain nilai sejarah yang tinggi, tempat-tempat ini juga mudah diakses dan terus dipelihara oleh pemerintah daerah. Bahkan, kawasan Trowulan kini diproyeksikan sebagai kota wisata sejarah nasional.***</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/5-destinasi-wisata-budaya-mojokerto-jadi-referensi-study-tour-edukasi-hingga-ngulik-sejarah/">5 Destinasi Wisata Budaya Mojokerto, Jadi Referensi Study Tour, Edukasi hingga Ngulik Sejarah</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/5-destinasi-wisata-budaya-mojokerto-jadi-referensi-study-tour-edukasi-hingga-ngulik-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
