<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pajak usaha kecil Archives - Info Mojokerto</title>
	<atom:link href="https://infomojokerto.id/tag/pajak-usaha-kecil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infomojokerto.id/tag/pajak-usaha-kecil/</link>
	<description>Infomojokerto.id hadir untuk menjembatani warga Mojokerto dengan informasi terkini dari kota mereka sendiri. Mulai dari berita harian, liputan UMKM lokal, sampai agenda kegiatan masyarakat&#8212;semua terangkum di satu tempat. Karena Mojokerto butuh suara, dan kami siap menyuarakannya.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 May 2025 01:24:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://infomojokerto.id/wp-content/uploads/2025/04/4-150x150.png</url>
	<title>pajak usaha kecil Archives - Info Mojokerto</title>
	<link>https://infomojokerto.id/tag/pajak-usaha-kecil/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kenali Macam-Macam PPh: Panduan Lengkap Pajak Penghasilan untuk Masyarakat dan Pengusaha Mojokerto</title>
		<link>https://infomojokerto.id/kenali-macam-macam-pph-untuk-warga-dan-pengusaha/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/kenali-macam-macam-pph-untuk-warga-dan-pengusaha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mojokerto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 01:24:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[macam macam PPh]]></category>
		<category><![CDATA[pajak penghasilan Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[pajak UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[pajak usaha kecil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=291</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id – Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/kenali-macam-macam-pph-untuk-warga-dan-pengusaha/" title="Kenali Macam-Macam PPh: Panduan Lengkap Pajak Penghasilan untuk Masyarakat dan Pengusaha Mojokerto" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/kenali-macam-macam-pph-untuk-warga-dan-pengusaha/">Kenali Macam-Macam PPh: Panduan Lengkap Pajak Penghasilan untuk Masyarakat dan Pengusaha Mojokerto</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="" data-start="330" data-end="592"><strong>Infomojokerto.id –</strong> Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, penting bagi masyarakat, terutama pelaku usaha di Mojokerto, untuk memahami kewajiban perpajakan mereka. Salah satu jenis pajak yang paling umum dan sering ditemui adalah Pajak Penghasilan (PPh).</p>
<p class="" data-start="594" data-end="947">PPh adalah pajak yang dikenakan atas setiap tambahan kemampuan ekonomi yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, yang dapat digunakan untuk konsumsi atau menambah kekayaan. PPh tidak hanya berlaku untuk pegawai bergaji tetap, tetapi juga untuk pemilik usaha, profesional, pekerja lepas, bahkan penerima hadiah.</p>
<p class="" data-start="949" data-end="1087">Berikut adalah macam-macam Pajak Penghasilan (PPh) yang berlaku di Indonesia dan wajib dipahami oleh warga dan pengusaha di Mojokerto:</p>
<p data-start="1094" data-end="1162"><strong data-start="1098" data-end="1162">1. PPh Pasal 21 – Pajak Penghasilan Karyawan dan Tenaga Ahli</strong></p>
<p class="" data-start="1164" data-end="1328">PPh 21 dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh individu sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan, seperti gaji, honorarium, tunjangan, dan sejenisnya.</p>
<p class="" data-start="1330" data-end="1567"><em data-start="1333" data-end="1342">Contoh:</em> Seorang karyawan perusahaan swasta di Mojokerto yang menerima gaji bulanan akan dipotong PPh 21 oleh perusahaan setiap bulan.<br data-start="1468" data-end="1471" /><em data-start="1474" data-end="1492">Tenaga freelance</em> seperti pembicara seminar atau penulis lepas juga terkena potongan PPh 21.</p>
<p data-start="1574" data-end="1638"><strong data-start="1578" data-end="1638">2. PPh Pasal 22 – Pajak atas Perdagangan Barang Tertentu</strong></p>
<p class="" data-start="1640" data-end="1817">PPh 22 dikenakan pada kegiatan impor atau pembelian barang oleh instansi pemerintah, BUMN, atau badan tertentu. Pajak ini biasanya dipungut oleh pihak yang melakukan pembayaran.</p>
<p class="" data-start="1819" data-end="1947"><em data-start="1822" data-end="1831">Contoh:</em> Importir barang dari luar negeri yang masuk ke Mojokerto wajib membayar PPh 22 saat barang masuk melalui bea cukai.</p>
<p data-start="1954" data-end="2023"><strong data-start="1958" data-end="2023">3. PPh Pasal 23 – Pajak atas Penghasilan dari Modal atau Jasa</strong></p>
<p class="" data-start="2025" data-end="2195">PPh 23 dikenakan atas penghasilan yang berasal dari modal, jasa, atau hadiah, selain yang dikenakan PPh 21. Biasanya, pemotongan dilakukan oleh pihak pemberi penghasilan.</p>
<p class="" data-start="2197" data-end="2320"><em data-start="2200" data-end="2209">Contoh:</em> Pemilik gedung yang menyewakan properti kepada perusahaan di Mojokerto akan terkena PPh 23 atas sewa tersebut.</p>
<p data-start="2327" data-end="2379"><strong data-start="2331" data-end="2379">4. PPh Pasal 25 – Angsuran Pajak Penghasilan</strong></p>
<p class="" data-start="2381" data-end="2572">PPh 25 merupakan angsuran pajak yang dibayar sendiri oleh Wajib Pajak setiap bulan, sebagai cicilan dari total PPh Tahunan. Sistem ini membantu agar beban pajak tidak menumpuk di akhir tahun.</p>
<p class="" data-start="2574" data-end="2740"><em data-start="2577" data-end="2586">Contoh:</em> Pemilik toko kelontong atau warung makan yang melakukan pembukuan akan membayar angsuran PPh 25 bulanan berdasarkan proyeksi pendapatan tahun sebelumnya.</p>
<p data-start="2747" data-end="2808"><strong data-start="2751" data-end="2808">5. PPh Pasal 26 – Pajak untuk Wajib Pajak Luar Negeri</strong></p>
<p class="" data-start="2810" data-end="2952">PPh 26 dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh Wajib Pajak luar negeri dari Indonesia. Tarifnya umumnya lebih tinggi dan bersifat final.</p>
<p class="" data-start="2954" data-end="3064"><em data-start="2957" data-end="2966">Contoh:</em> Royalti yang dibayarkan kepada penyanyi asing atas lagu yang diputar di Indonesia dikenai PPh 26.</p>
<p data-start="3071" data-end="3115"><strong data-start="3075" data-end="3115">6. PPh Pasal 29 – Pajak Kurang Bayar</strong></p>
<p class="" data-start="3117" data-end="3317">PPh 29 adalah pajak yang harus dibayar tambahan oleh Wajib Pajak ketika jumlah pajak yang sudah dibayar atau dipotong pihak lain lebih kecil daripada pajak yang seharusnya dibayar menurut SPT Tahunan.</p>
<p class="" data-start="3319" data-end="3508"><em data-start="3322" data-end="3331">Contoh:</em> Seorang pengusaha di Mojokerto yang sudah membayar angsuran PPh 25, tapi total penghasilannya ternyata lebih besar dari yang diperkirakan, maka sisanya harus dibayar di PPh 29.</p>
<p data-start="3515" data-end="3569"><strong data-start="3519" data-end="3569">7. PPh Final – Pajak Khusus dengan Tarif Tetap</strong></p>
<p class="" data-start="3571" data-end="3750">PPh Final memiliki tarif khusus yang tidak dapat dikreditkan dan langsung final saat dibayarkan. Ini berlaku pada sektor tertentu, seperti UMKM dan penghasilan dari sewa properti.</p>
<p class="" data-start="3752" data-end="3899"><em data-start="3755" data-end="3764">Contoh:</em> UMKM di Mojokerto dengan omzet di bawah Rp500 juta per tahun bisa memilih PPh Final 0,5% dari omzet bruto, tanpa menghitung laba rugi.</p>
<p data-start="3906" data-end="3922"><strong data-start="3910" data-end="3922">Kesimpulan :</strong></p>
<p class="" data-start="3924" data-end="4178">Memahami macam-macam PPh adalah langkah awal agar tidak salah hitung, telat lapor, atau terkena denda. Bagi warga dan pelaku usaha di Mojokerto, penting untuk mengenali jenis pajak yang dikenakan agar bisa melakukan pelaporan dan pembayaran dengan benar.</p>
<p class="" data-start="4180" data-end="4397">Jika Anda masih bingung tentang kewajiban pajak Anda, silakan berkonsultasi langsung ke <strong data-start="4268" data-end="4293">KPP Pratama Mojokerto</strong> atau kunjungi situs resmi Direktorat Jenderal Pajak di: <a class="" href="https://pajak.go.id" target="_new" rel="noopener" data-start="4355" data-end="4397">https://pajak.go.id</a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/kenali-macam-macam-pph-untuk-warga-dan-pengusaha/">Kenali Macam-Macam PPh: Panduan Lengkap Pajak Penghasilan untuk Masyarakat dan Pengusaha Mojokerto</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/kenali-macam-macam-pph-untuk-warga-dan-pengusaha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengusaha Mojokerto Wajib Waspada! Pajak Bisa Capai 50% Lewat Metode NPPN</title>
		<link>https://infomojokerto.id/pengusaha-mojokerto-wajib-waspada-pajak-50-persen-dari-omzet/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/pengusaha-mojokerto-wajib-waspada-pajak-50-persen-dari-omzet/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[mojokerto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 00:44:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[cara hitung pajak]]></category>
		<category><![CDATA[metode NPPN]]></category>
		<category><![CDATA[norma penghitungan penghasilan neto]]></category>
		<category><![CDATA[pajak 50%]]></category>
		<category><![CDATA[pajak usaha kecil]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan bruto]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha pemula]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=283</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id – Para pelaku usaha kecil dan pekerja mandiri di Mojokerto <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/pengusaha-mojokerto-wajib-waspada-pajak-50-persen-dari-omzet/" title="Pengusaha Mojokerto Wajib Waspada! Pajak Bisa Capai 50% Lewat Metode NPPN" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/pengusaha-mojokerto-wajib-waspada-pajak-50-persen-dari-omzet/">Pengusaha Mojokerto Wajib Waspada! Pajak Bisa Capai 50% Lewat Metode NPPN</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong data-start="902" data-end="915">Infomojokerto.id</strong> – Para pelaku usaha kecil dan pekerja mandiri di Mojokerto perlu memahami secara cermat metode perpajakan yang mereka gunakan. Salah satu metode yang kini perlu diwaspadai adalah Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN). Meskipun tampak sederhana, metode ini bisa membuat pajak yang dibayar mencapai 50% dari omzet usaha!</p>
<p data-start="1254" data-end="1284"><strong data-start="1258" data-end="1282">Apa Itu Metode NPPN?</strong></p>
<p class="" data-start="1285" data-end="1684">NPPN adalah cara menghitung penghasilan neto dengan mengalikan penghasilan bruto (total omzet) dengan persentase norma tertentu yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).<br data-start="1470" data-end="1473" />Misalnya, jika penghasilan bruto seorang pengusaha di Mojokerto mencapai Rp200 juta dalam setahun dan norma NPPN untuk sektor usahanya adalah 50%, maka penghasilan neto yang akan dikenai pajak adalah Rp100 juta.</p>
<p data-start="1691" data-end="1723"><strong data-start="1695" data-end="1721">Mengapa Harus Waspada?</strong></p>
<p class="" data-start="1724" data-end="1934">Masalah muncul ketika margin keuntungan usaha sangat kecil, namun penghasilan bruto tetap menjadi dasar penghitungan. Hal ini membuat beban pajak terasa berat, bahkan bisa melebihi keuntungan bersih sebenarnya.</p>
<p class="" data-start="1936" data-end="2193">“Banyak pengusaha pemula di Mojokerto yang tidak sadar bahwa metode NPPN bisa membuat mereka bayar pajak lebih besar daripada yang semestinya, hanya karena tidak tahu cara kerja norma penghitungan ini,” kata seorang konsultan pajak di wilayah Mojokerto.</p>
<p data-start="2200" data-end="2241"><strong data-start="2204" data-end="2241">Siapa yang Bisa Menggunakan NPPN?</strong></p>
<p class="" data-start="2242" data-end="2273">Metode ini hanya berlaku untuk:</p>
<ul data-start="2274" data-end="2423">
<li class="" data-start="2274" data-end="2321">
<p class="" data-start="2276" data-end="2321">Wajib Pajak Orang Pribadi (bukan badan usaha)</p>
</li>
<li class="" data-start="2322" data-end="2367">
<p class="" data-start="2324" data-end="2367">Omzet usaha di bawah Rp4,8 miliar per tahun</p>
</li>
<li class="" data-start="2368" data-end="2423">
<p class="" data-start="2370" data-end="2423">Tidak melakukan pembukuan, hanya pencatatan sederhana</p>
</li>
</ul>
<p class="" data-start="2425" data-end="2579">Namun, wajib pajak harus menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Kantor Pajak (KPP) sebelum tahun pajak berjalan jika ingin menggunakan metode ini.</p>
<p data-start="2586" data-end="2626"><strong data-start="2590" data-end="2626">Solusi Bagi Pengusaha Mojokerto:</strong></p>
<ul data-start="2627" data-end="2823">
<li class="" data-start="2627" data-end="2685">
<p class="" data-start="2629" data-end="2685">Cek persentase norma untuk jenis usaha Anda di situs DJP</p>
</li>
<li class="" data-start="2686" data-end="2752">
<p class="" data-start="2688" data-end="2752">Jika margin kecil, pertimbangkan membuat pembukuan sederhana</p>
</li>
<li class="" data-start="2753" data-end="2823">
<p class="" data-start="2755" data-end="2823">Konsultasikan ke KPP Pratama Mojokerto atau pakar pajak terdekat</p>
</li>
</ul>
<p data-start="2830" data-end="2866"><strong data-start="2834" data-end="2866">Jangan Sampai Salah Langkah!</strong></p>
<p class="" data-start="2867" data-end="3095">Pemilihan metode pajak harus disesuaikan dengan kondisi usaha. Jangan sampai niat membangun bisnis justru terhambat karena beban pajak yang tinggi akibat kurangnya informasi. Pahami NPPN dan hitung risikonya sebelum memilih!</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/pengusaha-mojokerto-wajib-waspada-pajak-50-persen-dari-omzet/">Pengusaha Mojokerto Wajib Waspada! Pajak Bisa Capai 50% Lewat Metode NPPN</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/pengusaha-mojokerto-wajib-waspada-pajak-50-persen-dari-omzet/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
