Infomojokerto.id – Pertemuan Onic ID melawan Alter Ego kembali menyajikan duel panas yang penuh tensi tinggi. Laga ini menjadi salah satu pertandingan penentuan di babak bracket, di mana hasil akhirnya membuat pemenang tetap melaju di Upper Bracket, sementara yang kalah harus rela turun ke Lower Bracket. Tetapi, kedua tim masih memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh, dengan laga lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 21 Januari.
Sejak game pertama dimulai, pertandingan langsung berjalan sengit. Alter Ego tampil agresif dengan permainan rapi dan disiplin. Di game pertama ini, Highlight tertuju pada Sora yang digunakan Nino, ia menunjukkan kualitas targeting yang sangat baik, membuat Sanz yang berperan sebagai backline Onic kerap berada dalam tekanan dan kesulitan untuk bergerak bebas di setiap team fight. Di sisi lain, Guinevere milik Yazukee juga tampil solid. Meski Alter Ego sempat tertinggal di fase early game, Yazukee mampu menjaga tempo permainan dengan positioning dan eksekusi skill yang rapi, sehingga Alter Ego perlahan kembali mengimbangi permainan Onic hingga akhirnya mampu mengontrol jalannya pertandingan.
Memasuki game kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Onic mencoba bangkit dengan mendominasi objektif sejak early game, menunjukkan gameplay yang lebih terstruktur dan agresif dalam mengamankan turtle serta map control. Namun, Alter Ego kembali menunjukkan ketangguhannya. Fanny yang dimainkan Yazukee tampil sangat on point, menjadi kunci pertahanan Alter Ego untuk menahan tekanan demi tekanan dari Onic. Semakin lama permainan berlansung, semakin panas pula teamfight yang di hadirkan, terlihat marksman dari kedua tim yang mendapatkan moment mereka masing masing.
Di fase mid game, kedua tim terlihat bermain semakin hati-hati dan seimbang. Onic mencoba mencari celah lewat strategi split push, dengan Kiboy yang lebih sering membuka map dan menekan lane samping. Meski begitu, Alter Ego mampu membaca situasi dengan baik. Yazukee kembali berperan penting dengan Fanny-nya yang sukses menanggulangi upaya split push tersebut, menjaga keseimbangan permainan hingga Alter Ego tetap berada dalam posisi aman. Lylia Hijumee juga berperang penting dalam menahan wave minion yang sempat hampir menghancurkan base.
Hasil pertandingan ini memastikan Alter Ego melangkah ke Upper Bracket, sementara Onic harus berjuang dari Lower Bracket untuk menjaga asa mereka tetap hidup. Dengan jadwal pertandingan selanjutnya pada 21 Januari, para penggemar tentu menantikan apakah Onic mampu bangkit dan kembali menunjukkan taringnya, atau Alter Ego akan terus melaju dengan performa konsisten mereka.









