Bupati Albarraa Salurkan Bantuan Provinsi: Upaya Nyata Pastikan Warga Rentan Mojokerto Tak Tertinggal

Infomojokerto.id – Momen bulan suci Ramadan di Kabupaten Mojokerto tahun ini diwarnai dengan kabar baik bagi kelompok masyarakat rentan. Pemerintah daerah setempat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersinergi menyalurkan berbagai program bantuan sosial yang menyasar ribuan penerima manfaat.

Bupati Mojokerto, Albarraa, secara langsung mengawal pendistribusian bantuan ini sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pelayanan dasar. Kehadiran program ini diharapkan menjadi oase bagi warga yang membutuhkan di tengah kekhusyukan ibadah puasa.

Bupati Albarraa menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sinergi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Majapahit.

Fokus utama bantuan kali ini tertuju pada Program Keluarga Harapan (PKH) Plus. Tercatat sebanyak 1.383 warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Mojokerto menjadi sasaran utama program ini untuk menjamin kualitas hidup mereka di masa tua.

Tak hanya bagi lansia, perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok penyandang disabilitas. Melalui program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), sebanyak 97 penerima manfaat mendapatkan dukungan nyata guna menopang kebutuhan harian mereka.

Sektor pendidikan dan pemberdayaan pemuda juga tidak luput dari perhatian pemerintah. Program KIP Jawara disalurkan kepada 370 penerima manfaat yang terbagi atas 250 orang kelompok Putri Jawara dan 120 orang dari kelompok Putra Jawara.

Dukungan finansial yang dikucurkan pun tergolong besar guna memastikan dampak yang signifikan di tingkat akar rumput. Pemerintah menyalurkan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKK) dengan nilai mencapai Rp749.450.000,- bagi berbagai keperluan masyarakat.

Selain itu, penguatan ekonomi di tingkat desa turut menjadi prioritas dengan adanya kucuran Bantuan Keuangan Desa (BKD). Dana sebesar Rp800.000.000,- dialokasikan untuk memicu pembangunan dan kemandirian desa-desa di wilayah Mojokerto.

Bupati Albarraa menaruh harapan besar agar seluruh bantuan yang telah diterima dapat dikelola secara bijak. Ia menekankan pentingnya aspek pemanfaatan yang tepat guna agar bantuan tersebut tidak habis secara cuma-cuma tanpa dampak jangka panjang.

Bupati berharap seluruh bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran, khususnya bagi kelompok rentan yang memang sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini.

Kehadiran program bantuan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah instrumen untuk pemerataan kesejahteraan. Bupati menegaskan bahwa setiap sen bantuan harus dirasakan manfaatnya oleh warga yang paling membutuhkan.

“Semoga bantuan ini dapat digunakan sebagaimana mestinya untuk percepatan pembangunan dan kesejahteraan warga. Kehadiran bantuan ini adalah upaya memastikan tidak ada warga yang tertinggal,” tegas Bupati Albarraa.

Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi lintas instansi. Dengan penyaluran yang tepat sasaran, diharapkan angka kemiskinan menurun dan kesejahteraan masyarakat Mojokerto meningkat secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *