infomojokerto.id – Setelah sukses besar dengan seri sebelumnya, Activision bersama Treyarch dan Raven Software kembali menghadirkan babak terbaru dari franchise Call of Duty lewat Black Ops 7. Game ini menandai entri ke-22 dari seluruh waralaba dan menjadi kelanjutan dari saga Black Ops, yang kali ini membawa pemain ke tahun 2035. Di periode tersebut, dunia kembali dilanda konflik global, dengan David Mason memimpin pasukannya menghadapi musuh misterius yang menjadikan rasa takut sebagai senjata utama.
Seperti tradisi seri Black Ops, permainan ini tidak hanya menghadirkan kampanye penuh aksi, tetapi juga mode co-op, multiplayer, dan tentu saja Zombies yang legendaris. Treyarch memastikan bahwa semua mode tersebut saling terhubung, mulai dari progres karakter, level, hingga Battle Pass, sehingga pengalaman bermain menjadi lebih menyatu. Bahkan, ada misi khusus bernama Avalon, di mana mode kampanye bercampur dengan multiplayer berisi 32 pemain, menghadirkan nuansa extraction shooter yang penuh ketegangan.
Dalam hal gameplay, Black Ops 7 kembali membawa teknologi omnimovement yang diperkenalkan di seri sebelumnya. Namun berbeda dengan era futuristis Advanced Warfare atau Black Ops 3, tidak ada wall-running ataupun jetpack, sehingga nuansanya tetap terasa realistis meskipun berlatar masa depan.
Dari sisi cerita, game ini memperkenalkan faksi baru bernama The Guild, dipimpin oleh CEO karismatik namun kejam, Emma Kagan. Kehadiran mereka dipromosikan melalui kampanye pemasaran unik, termasuk website viral dan iklan seakan berasal dari dunia nyata. Tidak hanya itu, salah satu kejutan terbesar datang dari kembalinya Raul Menéndez, antagonis ikonik dari Black Ops 2. Walau diceritakan tewas sebelumnya, kali ini ia diduga hadir kembali dalam bentuk kecerdasan buatan yang mengancam stabilitas dunia.
Trailer perdana Black Ops 7 telah dipamerkan di ajang Xbox Games Showcase pada Juni 2025, dengan pengungkapan penuh dijadwalkan di Gamescom bulan Agustus. Jika mengikuti tradisi tahunan, game ini kemungkinan akan dirilis pada November 2025, dan rumor menyebut tanggal 14 November sebagai hari peluncuran. Selain hadir di PlayStation, Xbox, dan PC, Black Ops 7 juga akan langsung tersedia di Game Pass sejak hari pertama. Namun, sayangnya, Nintendo Switch 2 dipastikan tidak kebagian rilis awal, meski ada kontrak jangka panjang antara Microsoft dan Nintendo.
Meski begitu, tidak semua kabar disambut positif. Sebagian komunitas khawatir perilisan yang terlalu cepat, hanya setahun setelah Black Ops 6, bisa membuat kualitas game kurang matang. Kekhawatiran ini muncul dari pengalaman buruk Modern Warfare 3 (2023) yang dianggap terburu-buru, dengan kampanye pendek dan konten yang terasa daur ulang.
Namun, di balik kritik tersebut, antusiasme penggemar tetap tinggi. Integrasi penuh antar mode, kembalinya karakter ikonik, hingga nuansa thriller masa depan menjadikan Call of Duty: Black Ops 7 sebagai salah satu rilisan paling ditunggu di tahun 2025. Semua mata kini tertuju pada Gamescom, di mana rahasia lebih dalam dari dunia Black Ops akan dibuka.









