Infomojokerto.id – Keberhasilan Kabupaten Mojokerto dalam mengelola desa wisata kini semakin lengkap dengan pengakuan di bidang lingkungan hidup. Empat dusun yang terletak di kawasan desa wisata unggulan, yakni Trawas dan Pacet, berhasil meraih penghargaan ProKlim (Program Kampung Iklim) dalam ajang Jatim Environment Community Award (JECA) 2025.
Penghargaan yang diserahkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur pada Rabu (24/12) ini, membuktikan bahwa pengelolaan pariwisata di Bumi Majapahit berjalan beriringan dengan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Mengenal ProKlim dalam JECA
ProKlim atau Program Kampung Iklim adalah kategori dalam penghargaan JECA yang diberikan kepada tingkat dusun atau desa yang dinilai berhasil melakukan aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim.
Kriteria penilaian meliputi upaya masyarakat dalam menjaga ketersediaan air, pengelolaan sampah, pengendalian kekeringan atau banjir, serta peningkatan tutupan vegetasi (penghijauan) yang mendukung ekosistem setempat.
Di Kabupaten Mojokerto, capaian ProKlim ini menjadi nilai tambah bagi status mereka sebagai destinasi wisata, karena lingkungan yang terjaga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Daftar Dusun Peraih ProKlim 2025 (Kawasan Desa Wisata)
Berikut adalah daftar wilayah di Kabupaten Mojokerto yang berhasil menyelaraskan kelestarian iklim dengan pengembangan wisata:
- Dusun Ketapanrame (Desa Ketapanrame, Kec. Trawas, merupakan bagian dari Desa Wisata Terbaik Nasional yang kini memperkuat posisinya dengan pengelolaan lingkungan berbasis iklim.
- Dusun Trawas (Desa Trawas, Kec. Trawas), menunjukkan konsistensi masyarakat dalam menjaga kesejukan kawasan pegunungan di tengah maraknya pembangunan kafe dan penginapan.
- Dusun Nogosari (Desa Nogosari, Kec. Pacet), berhasil mengelola potensi alam Pacet dengan tetap memperhatikan resapan air dan kelestarian hutan.
- Dusun Wonokerto (Desa Warugunung, Kec. Pacet), menunjukkan inovasi warga dalam beradaptasi terhadap perubahan cuaca demi menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan wisata edukasi.
Sinergi Lingkungan dan Ekonomi
Raihan prestasi ini menegaskan bahwa desa wisata di Kabupaten Mojokerto tidak hanya menjual keindahan view semata, tetapi juga didukung oleh kesadaran ekologis masyarakatnya.
Dengan diraihnya penghargaan ProKlim JECA 2025, desa-desa ini diharapkan mampu mempertahankan daya tarik wisatanya secara berkelanjutan (sustainable tourism) sekaligus melindungi warga dari dampak perubahan iklim di masa depan.








