Pesanan Sepi di Luar Ramadan, Pengrajin Songkok Lamongan Berjuang Hidupi Dua Anak Kecil

LAMONGAN, Infomojokerto.id – Pengabdian seorang anggota Polri bukan sekadar menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Semangat itulah yang ditunjukkan Aipda Nanang Sumantri, S.H., yang akrab disapa Mas Bhabin. Kali ini, perhatiannya tertuju kepada Abdul Karom, seorang pengrajin songkok yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi akibat sepinya pesanan di luar bulan Ramadan.

Abdul Karom merupakan pekerja dengan penghasilan tidak tetap. Saat Ramadan, pesanan songkok biasanya meningkat, tetapi di luar musim tersebut, permintaan cenderung menurun. Di tengah kondisi itu, ia tetap harus berjuang memenuhi kebutuhan keluarga dan membesarkan dua anak laki-lakinya yang masih kecil. Kondisi ini menjadi gambaran nyata betapa kerasnya perjuangan seorang ayah yang mengandalkan keterampilan tangan untuk menghidupi keluarganya.

Melihat kondisi tersebut, Mas Bhabin berupaya memperjuangkan agar Abdul Karom mendapatkan perhatian dan dukungan yang dibutuhkan. Kepedulian ini menjadi gambaran bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam urusan keamanan, tetapi juga melalui pendekatan humanis terhadap persoalan sosial warga.

Bagi Mas Bhabin, setiap warga memiliki cerita dan perjuangannya masing-masing. Karena itu, mendengarkan, peduli, serta mengupayakan solusi sesuai kemampuan dan kewenangan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Pendekatan humanis seperti ini menjadi salah satu cara memperkuat hubungan antara polisi dan warga, sekaligus membangun kepercayaan publik.

Kisah Abdul Karom menjadi pengingat bahwa di balik sebuah songkok yang dihasilkan dari keterampilan tangan, terdapat perjuangan seorang ayah untuk keluarganya. Ketika pesanan sepi, tanggung jawab tetap berjalan dan harapan untuk masa depan kedua anaknya harus terus dijaga. Perjuangan tersebut mencerminkan ketangguhan seorang pekerja kecil yang tidak menyerah di tengah tekanan ekonomi.

Melalui semangat gotong royong, diharapkan semakin banyak pihak tergerak untuk memberikan dukungan, termasuk membuka peluang pemasaran hasil kerajinan songkok Abdul Karom agar usahanya dapat terus berjalan. Dukungan tersebut dapat berupa promosi, akses pasar, maupun bantuan lain yang sifatnya memberdayakan.

Polri Bersama Masyarakat: Melindungi, Mengayomi, dan Melayani. Mas Bhabin Aipda Nanang Sumantri, S.H., hadir bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menumbuhkan kepedulian, menguatkan harapan, dan memperjuangkan kemanusiaan. Sebab, pengabdian sejati adalah hadir ketika dibutuhkan, peduli saat sesama mengalami kesulitan, dan berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat. HADIR, BERBUAT, DAN BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *