Ratusan Guru Mojokerto Adu Inovasi di Ajang EJIES 2025

Infomojokerto.id – Dunia pendidikan di Mojokerto kembali bergeliat dengan semangat inovasi. Sebanyak 390 karya inovatif dari para guru dan tenaga kependidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta mengikuti ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2025. Program ini merupakan inisiatif dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM), sebagai wadah untuk menumbuhkan dan mengapresiasi kreativitas para pendidik.

Kegiatan EJIES ini menjadi sarana penting dalam mengangkat derajat pendidikan melalui pendekatan inovatif. Para guru ditantang untuk menciptakan solusi kreatif dalam pembelajaran, manajemen sekolah, dan pengembangan siswa secara holistik.

Seleksi Ketat, 390 Karya Masuk Tahap Penilaian

Proses seleksi EJIES 2025 di Mojokerto resmi dimulai pada pertengahan Mei dan akan berlangsung hingga pertengahan Juni 2025. Penilaian tahap awal dilakukan pada 20 Mei hingga 10 Juni 2025, yang akan menyaring karya-karya terbaik dari ratusan peserta.

Arief Hikmawan, Manajer Event dan Pengembangan Usaha Jawa Pos Radar Mojokerto, mengatakan bahwa dari total 390 karya yang masuk, akan dipilih 10 besar karya terbaik berdasarkan penilaian dewan juri. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme para guru di Mojokerto. Ini bukti bahwa semangat inovasi di dunia pendidikan terus tumbuh,” ujarnya.

Penilaian dilakukan secara objektif oleh tiga juri, terdiri dari dua juri internal JPRM dan satu juri eksternal dari kalangan akademisi dan pakar pendidikan. Adapun kriteria penilaian mencakup:

  • Kreativitas dan orisinalitas ide

  • Dampak terhadap peningkatan mutu pembelajaran

  • Keberlanjutan dan potensi replikasi program

  • Kolaborasi dengan pihak sekolah dan masyarakat

Karya Harus Sudah Diimplementasikan

Salah satu syarat utama dalam EJIES 2025 adalah bahwa karya inovasi yang diajukan harus telah diimplementasikan minimal dua bulan sebelum seleksi. Hal ini menjadi pembeda utama dari program sejenis, karena memastikan inovasi bukan hanya sebatas ide, melainkan telah terbukti diterapkan di lapangan. Setiap peserta juga wajib menyertakan dokumentasi serta surat pernyataan dukungan dari kepala sekolah.

“Tujuan kami bukan hanya mencari ide-ide brilian, tapi juga memastikan inovasi tersebut berdampak langsung pada proses pendidikan dan pembelajaran,” tambah Arief.

Showcase 25 Besar dan Apresiasi dari Gubernur Jatim

Setelah seleksi awal, sebanyak 25 karya inovasi terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti showcase atau presentasi publik yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2025. Pada tahap ini, peserta akan mempresentasikan karya mereka di hadapan publik, termasuk perwakilan Dinas Pendidikan dan instansi terkait.

Pemenang akan mendapatkan penghargaan resmi dari Gubernur Jawa Timur, berupa:

  • Piagam penghargaan

  • Bantuan pengembangan pendidikan

  • Piala prestasi

  • Branding institusi sebagai Top 25 Inovasi Pendidikan Jawa Timur

Ajang ini juga membuka peluang kolaborasi antar sekolah serta menjadi inspirasi bagi pendidik lain untuk menerapkan budaya inovasi di lingkungan mereka masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *