<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UMKM Archives - Info Mojokerto</title>
	<atom:link href="https://infomojokerto.id/tag/umkm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infomojokerto.id/tag/umkm/</link>
	<description>Infomojokerto.id hadir untuk menjembatani warga Mojokerto dengan informasi terkini dari kota mereka sendiri. Mulai dari berita harian, liputan UMKM lokal, sampai agenda kegiatan masyarakat&#8212;semua terangkum di satu tempat. Karena Mojokerto butuh suara, dan kami siap menyuarakannya.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Aug 2026 23:22:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://infomojokerto.id/wp-content/uploads/2025/04/4-150x150.png</url>
	<title>UMKM Archives - Info Mojokerto</title>
	<link>https://infomojokerto.id/tag/umkm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Provillo Shoes: Sepatu Kulit Lokal Asli Sinoman Gang 1 Ramaikan Bazar Kampus di Mojokerto</title>
		<link>https://infomojokerto.id/provillo-shoes-sepatu-kulit-lokal-asli-sinoman-gang-1-ramaikan-bazar-kampus-di-mojokerto/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/provillo-shoes-sepatu-kulit-lokal-asli-sinoman-gang-1-ramaikan-bazar-kampus-di-mojokerto/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 23:22:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=4395</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; STIE Al-Anwar Mojokerto turut memeriahkan Youth Entrepreneur Hub <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/provillo-shoes-sepatu-kulit-lokal-asli-sinoman-gang-1-ramaikan-bazar-kampus-di-mojokerto/" title="Provillo Shoes: Sepatu Kulit Lokal Asli Sinoman Gang 1 Ramaikan Bazar Kampus di Mojokerto" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/provillo-shoes-sepatu-kulit-lokal-asli-sinoman-gang-1-ramaikan-bazar-kampus-di-mojokerto/">Provillo Shoes: Sepatu Kulit Lokal Asli Sinoman Gang 1 Ramaikan Bazar Kampus di Mojokerto</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Infomojokerto.id</strong> &#8211; STIE Al-Anwar Mojokerto turut memeriahkan Youth Entrepreneur Hub Campus 2026 yang digelar Disporapar Kota Mojokerto. Kegiatan bertema “Wadah Kreatif Wirausaha Muda Berdaya” ini berlangsung selama dua hari, Sabtu &#8211; Minggu, 22 &#8211; 23 Agustus 2026, di Gelora A. Yani Kota Mojokerto mulai pukul 07.00 &#8211; 21.00 WIB.</p>
<p>Dalam bazar tersebut, stand STIE Al-Anwar tidak hanya memperkenalkan Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 untuk program studi Manajemen dan Akuntansi, kelas pagi dan sore, tetapi juga menggandeng pelaku UMKM lokal.</p>
<p>Salah satu produk yang dipamerkan adalah Provillo Shoes, brand sepatu kulit lokal asal Sinoman Gang 1 Kota Mojokerto.</p>
<p>Di stand yang dijaga mahasiswa STIE Al-Anwar, berbagai model sepatu kulit dan sandal pria dipajang rapi. Mulai dari sepatu formal, casual, hingga slip on dengan box bertuliskan &#8220;PROVILLO&#8221;.</p>
<p>Pemilik usaha Provillo Shoes, Rizaldi, mengatakan produknya sengaja digandeng kampus untuk menjangkau pasar anak muda dan mahasiswa.</p>
<p>“Untuk harga sangat bervariasi dari 150 ribu &#8211; 400 an ribu tergantung model dan bahan,” jelas Rizaldi.</p>
<p>Ia juga membuka layanan custom. “Untuk ukuran nanti kalau tidak ada, maka akan dibuatkan dulu sesuai pesanan,” jelasnya.</p>
<p>Menurut Rizaldi, kolaborasi dengan kampus seperti ini penting untuk memperkenalkan produk lokal agar tidak kalah dengan merek luar.</p>
<p>Kegiatan Youth Entrepreneur Hub Campus sendiri merupakan inisiatif Disporapar Kota Mojokerto untuk memberi ruang bagi mahasiswa dan pelaku usaha muda mempromosikan produk kreatif dan inovatif.</p>
<p>Dengan adanya stand STIE Al-Anwar yang menggandeng Provillo Shoes, diharapkan produk-produk UMKM Mojokerto bisa semakin dikenal luas dan menjadi pilihan utama masyarakat.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/provillo-shoes-sepatu-kulit-lokal-asli-sinoman-gang-1-ramaikan-bazar-kampus-di-mojokerto/">Provillo Shoes: Sepatu Kulit Lokal Asli Sinoman Gang 1 Ramaikan Bazar Kampus di Mojokerto</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/provillo-shoes-sepatu-kulit-lokal-asli-sinoman-gang-1-ramaikan-bazar-kampus-di-mojokerto/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Kualitas Produk UMKM Kopi Asmoro, Mahasiswa KKN Turun Tangan dari Pembibitan Hingga Sorot Biji Kopi</title>
		<link>https://infomojokerto.id/dukung-kualitas-produk-umkm-kopi-asmoro-mahasiswa-kkn-turun-tangan-dari-pembibitan-hingga-sorot-biji-kopi/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/dukung-kualitas-produk-umkm-kopi-asmoro-mahasiswa-kkn-turun-tangan-dari-pembibitan-hingga-sorot-biji-kopi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 23:16:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=4334</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan pendampingan <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/dukung-kualitas-produk-umkm-kopi-asmoro-mahasiswa-kkn-turun-tangan-dari-pembibitan-hingga-sorot-biji-kopi/" title="Dukung Kualitas Produk UMKM Kopi Asmoro, Mahasiswa KKN Turun Tangan dari Pembibitan Hingga Sorot Biji Kopi" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/dukung-kualitas-produk-umkm-kopi-asmoro-mahasiswa-kkn-turun-tangan-dari-pembibitan-hingga-sorot-biji-kopi/">Dukung Kualitas Produk UMKM Kopi Asmoro, Mahasiswa KKN Turun Tangan dari Pembibitan Hingga Sorot Biji Kopi</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="9"><strong>Infomojokerto.id </strong>&#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan pendampingan lapangan di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kopi Asmoro yang berlokasi di Desa Rejosari. Agenda ini berfokus pada pemahaman dan pengawalan proses produksi kopi bermutu tinggi sejak tahap hulu.</p>
<p data-path-to-node="10">Kunjungan serta partisipasi aktif mahasiswa KKN tersebut bertujuan untuk mempelajari secara langsung alur standarisasi mutu kopi, dimulai dari proses pembibitan hingga pemilahan biji kopi pascapanen.</p>
<p data-path-to-node="11">Tahapan awal kegiatan dimulai dari sektor pembibitan, di mana mahasiswa diberikan edukasi mengenai kriteria pemilihan benih unggul, penyiapan komposisi media tanam yang optimal, hingga teknik perawatan bibit kopi.</p>
<p data-path-to-node="12">Mahasiswa turut ambil bagian secara teknis dalam pengisian media tanam ke dalam wadah <em data-path-to-node="12" data-index-in-node="86">polybag</em> serta melakukan penataan ulang posisi bibit di area persemaian agar mendapatkan intensitas cahaya yang seimbang.</p>
<p data-path-to-node="13">Pengawalan pada fase hulu ini dinilai sangat krusial karena kualitas bibit di tempat pembibitan akan menentukan tingkat produktivitas dan kesehatan tanaman kopi saat ditanam di lahan perkebunan.</p>
<p data-path-to-node="14">Memasuki tahap pemrosesan pascapanen, mahasiswa KKN beralih mengikuti alur penyortiran biji kopi secara manual untuk memisahkan biji berdasarkan kriteria fisik tertentu.</p>
<p data-path-to-node="15">Proses pemilahan tersebut dilakukan berdasar pada tingkat kematangan warna, ukuran, serta pemisahan biji yang cacat, pecah, atau rusak guna memastikan konsistensi mutu produk akhir.</p>
<p data-path-to-node="16">&#8220;Pengalaman ini memberikan wawasan baru bagi kami mengenai pentingnya menjaga ketelitian dan konsistensi pada setiap alur produksi, mulai dari hulu hingga pemilihan biji, demi menghasilkan cita rasa kopi yang berkualitas,&#8221; ujar Salsabila Kurnia Putri, mahasiswa Program Studi Manajemen STIE Al-Anwar Mojokerto.</p>
<p data-path-to-node="17">Ketelitian dalam proses sortir ini menjadi kunci utama bagi UMKM Kopi Asmoro dalam menjaga daya saing dan standar cita rasa produk di pasaran.</p>
<p data-path-to-node="18">Adapun kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Salsabila Kurnia Putri di Desa Rejosari ini berada di bawah arahan dan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Lukman Hakim, S.E., M.Si. dan Suwartono, S.H., M.Ak.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/dukung-kualitas-produk-umkm-kopi-asmoro-mahasiswa-kkn-turun-tangan-dari-pembibitan-hingga-sorot-biji-kopi/">Dukung Kualitas Produk UMKM Kopi Asmoro, Mahasiswa KKN Turun Tangan dari Pembibitan Hingga Sorot Biji Kopi</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/dukung-kualitas-produk-umkm-kopi-asmoro-mahasiswa-kkn-turun-tangan-dari-pembibitan-hingga-sorot-biji-kopi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Data Penyaluran KUR 2026: 1,1 Juta Debitur Baru UMKM Terakses Pembiayaan Formal</title>
		<link>https://infomojokerto.id/data-penyaluran-kur-2026-11-juta-debitur-baru-umkm-terakses-pembiayaan-formal/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/data-penyaluran-kur-2026-11-juta-debitur-baru-umkm-terakses-pembiayaan-formal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 23:49:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Data Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=4311</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengumumkan <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/data-penyaluran-kur-2026-11-juta-debitur-baru-umkm-terakses-pembiayaan-formal/" title="Data Penyaluran KUR 2026: 1,1 Juta Debitur Baru UMKM Terakses Pembiayaan Formal" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/data-penyaluran-kur-2026-11-juta-debitur-baru-umkm-terakses-pembiayaan-formal/">Data Penyaluran KUR 2026: 1,1 Juta Debitur Baru UMKM Terakses Pembiayaan Formal</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="13">Infomojokerto.id &#8211; Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengumumkan akumulasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun berjalan 2026 telah menembus angka Rp 169 triliun per 22 Juli 2026. Realisasi pembiayaan tersebut berhasil disalurkan secara merata kepada 2,65 juta debitur pelaku UMKM di seluruh pelosok Indonesia.</p>
<p data-path-to-node="14">Capaian Rp 169 triliun ini setara dengan lebih dari separuh target yang ditetapkan pemerintah untuk alokasi total plafon KUR tahun 2026, yakni sebesar Rp 290 triliun. Dari total penerima manfaat yang tercatat sejauh ini, sebanyak 1,1 juta di antaranya merupakan debitur baru yang untuk pertama kalinya tersentuh akses pembiayaan perbankan formal.</p>
<p data-path-to-node="15">Selain mendorong inklusi keuangan bagi pelaku usaha baru, program pembiayaan ini juga mencatat dampak positif pada produktivitas usaha secara nasional. Sebanyak 511.000 pengusaha UMKM dilaporkan berhasil mengoptimalkan pinjaman tersebut hingga mampu menaikkan skala kelas usahanya.</p>
<p data-path-to-node="16">Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM sekaligus Juru Bicara Kementerian UMKM, Riza Damanik, menjelaskan bahwa efektivitas penyerapan KUR ini didukung oleh skema subsidi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang memangkas beban pinjaman masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="17">&#8220;Melalui subsidi APBN, bunga KUR hanya sebesar 6 persen, jauh lebih rendah dibandingkan bunga kredit komersial yang berkisar antara 10 hingga 14 persen atau bahkan lebih,&#8221; kata Riza di Jakarta, Senin (3/8/2026).</p>
<p data-path-to-node="18">Dari sisi risiko keuangan, Riza menekankan bahwa ekspansi penyaluran modal ini tetap diimbangi dengan tata kelola kredit yang sehat. Indikator rasio kredit bermasalah (<em data-path-to-node="18" data-index-in-node="168">non-performing loan</em>/NPL) KUR hingga periode Juli 2026 masih terkendali dan terjaga stabil di kisaran 2%.</p>
<p data-path-to-node="19">Strategi penyaluran modal ini difokuskan secara masif pada sektor-sektor riil penopang ekonomi. Lebih dari 65% dari total dana KUR yang telah disalurkan diarahkan khusus ke sektor produksi, meliputi bidang pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, hingga industri pengolahan.</p>
<p data-path-to-node="20">Pengalokasian porsi terbesar pada sektor produktif tersebut ditargetkan dapat memperkuat rantai pasok lokal, memperluas sentra-sentra ekonomi unggulan di berbagai daerah, serta memicu pembentukan lapangan kerja baru di tingkat tapak.</p>
<p data-path-to-node="21">&#8220;KUR bukan sekadar program kredit, melainkan tangga bagi masyarakat untuk naik kelas, mengurangi kemiskinan ekstrem, serta membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,&#8221; ujar Riza.</p>
<p data-path-to-node="22">Guna menghabiskan sisa sisa alokasi plafon dari target Rp 290 triliun hingga akhir tahun, pemerintah mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan fasilitas pinjaman ini. Pemerintah juga meminta masyarakat aktif melapor apabila menemukan pelanggaran di lapangan, seperti kewajiban agunan untuk plafon hingga Rp 100 juta atau pungutan tidak resmi.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/data-penyaluran-kur-2026-11-juta-debitur-baru-umkm-terakses-pembiayaan-formal/">Data Penyaluran KUR 2026: 1,1 Juta Debitur Baru UMKM Terakses Pembiayaan Formal</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/data-penyaluran-kur-2026-11-juta-debitur-baru-umkm-terakses-pembiayaan-formal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Angkat Komoditas Unggulan Desa, Mahasiswa KKN Rejosari Pelajari Seni Barista dan Menjaga Kualitas Produk</title>
		<link>https://infomojokerto.id/angkat-komoditas-unggulan-desa-mahasiswa-kkn-rejosari-pelajari-seni-barista-dan-menjaga-kualitas-produk/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/angkat-komoditas-unggulan-desa-mahasiswa-kkn-rejosari-pelajari-seni-barista-dan-menjaga-kualitas-produk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 23:55:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=4210</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Rejosari memanfaatkan <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/angkat-komoditas-unggulan-desa-mahasiswa-kkn-rejosari-pelajari-seni-barista-dan-menjaga-kualitas-produk/" title="Angkat Komoditas Unggulan Desa, Mahasiswa KKN Rejosari Pelajari Seni Barista dan Menjaga Kualitas Produk" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/angkat-komoditas-unggulan-desa-mahasiswa-kkn-rejosari-pelajari-seni-barista-dan-menjaga-kualitas-produk/">Angkat Komoditas Unggulan Desa, Mahasiswa KKN Rejosari Pelajari Seni Barista dan Menjaga Kualitas Produk</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="9"><strong>Infomojokerto.id</strong> &#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Rejosari memanfaatkan momentum pengabdian masyarakat untuk mendalami potensi ekonomi daerah. Pada Jumat (31/07/2026) siang, para mahasiswa mengikuti praktik langsung meracik kopi ala barista bersama pelaku UMKM Kebun Kopi Asmoro di Desa Rejosari.</p>
<p data-path-to-node="10">Kegiatan yang bertempat langsung di lokasi Kebun Kopi Asmoro milik Adi Sucipto. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai olahan komoditas kopi lokal yang menjadi salah satu produk unggulan Desa Rejosari.</p>
<p data-path-to-node="11">Di bawah bimbingan narasumber, para mahasiswa mendapatkan edukasi mendalam mulai dari tahap awal pengolahan. Materi yang disampaikan meliputi kriteria pemilihan biji kopi berkualitas, teknik penggilingan (<em data-path-to-node="11" data-index-in-node="205">grinding</em>) yang tepat, hingga perhitungan rasio takaran antara bubuk kopi dan air untuk menghasilkan ekstraksi rasa yang seimbang.</p>
<p data-path-to-node="12">Tidak hanya sebatas teori, peserta KKN juga diajak mempraktikkan langsung teknik menyeduh kopi presisi. Bimbingan intensif dari pengelola Kebun Kopi Asmoro memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman menjadi seorang barista secara langsung.</p>
<p data-path-to-node="13">Selain fokus pada teknik penyeduhan, pelaku UMKM turut menekankan pentingnya aspek operasional usaha. Mahasiswa dibekali pemahaman mengenai urgensi menjaga kebersihan peralatan secara berkala, konsistensi standar rasa (<em data-path-to-node="13" data-index-in-node="219">quality control</em>), serta tata cara penyajian (<em data-path-to-node="13" data-index-in-node="264">visual presentation</em>) yang mampu meningkatkan kepuasan pelanggan.</p>
<p data-path-to-node="14">Melalui kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis baru, tetapi juga wawasan strategis mengenai manajemen UMKM berbasis sumber daya lokal. Pengetahuan ini menjadi fondasi penting dalam menganalisis potensi pengembangan pemasaran produk kopi Desa Rejosari ke pasar yang lebih luas.</p>
<p data-path-to-node="14">Menanggapi kegiatan tersebut, perwakilan mahasiswa KKN dari Program Studi Manajemen, Salsabila Kurnia Putri, mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan penting terkait strategi bisnis UMKM.</p>
<p data-path-to-node="14">&#8220;Melalui praktik langsung ini, kami tidak hanya sekadar belajar meracik kopi yang enak, tetapi juga memahami esensi pentingnya menjaga kualitas produk dan pelayanan prima. Pengalaman ini sangat berharga bagi kami untuk melihat secara nyata bagaimana potensi lokal unggulan seperti Kopi Asmoro ini dapat dikelola dan dikembangkan lebih profesional agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,&#8221; ungkap Salsabila.</p>
<p data-path-to-node="15">Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Lukman Hakim, S.E., M.Si. dan Suwartono, S.H., M.Ak. Kehadiran tim mahasiswa, termasuk Salsabila Kurnia Putri dari Program Studi Manajemen sebagai penulis laporan kegiatan, mempertegas komitmen akademisi dalam mendukung penguatan UMKM desa.</p>
<p data-path-to-node="16">Pengalaman lapangan ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi tim KKN untuk merumuskan program pendampingan lanjutan yang adaptif dan berdampak positif bagi keberlanjutan UMKM Kopi Asmoro di Desa Rejosari.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/angkat-komoditas-unggulan-desa-mahasiswa-kkn-rejosari-pelajari-seni-barista-dan-menjaga-kualitas-produk/">Angkat Komoditas Unggulan Desa, Mahasiswa KKN Rejosari Pelajari Seni Barista dan Menjaga Kualitas Produk</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/angkat-komoditas-unggulan-desa-mahasiswa-kkn-rejosari-pelajari-seni-barista-dan-menjaga-kualitas-produk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembukaan KKN STIE Al-Anwar di Jatirejo: Tekankan Etika, Sinergi, dan Output Konkret Bagi Warga</title>
		<link>https://infomojokerto.id/pembukaan-kkn-stie-al-anwar-di-jatirejo-tekankan-etika-sinergi-dan-output-konkret-bagi-warga/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/pembukaan-kkn-stie-al-anwar-di-jatirejo-tekankan-etika-sinergi-dan-output-konkret-bagi-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 10:06:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=4187</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Pemerintah Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, secara terbuka menyambut <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/pembukaan-kkn-stie-al-anwar-di-jatirejo-tekankan-etika-sinergi-dan-output-konkret-bagi-warga/" title="Pembukaan KKN STIE Al-Anwar di Jatirejo: Tekankan Etika, Sinergi, dan Output Konkret Bagi Warga" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/pembukaan-kkn-stie-al-anwar-di-jatirejo-tekankan-etika-sinergi-dan-output-konkret-bagi-warga/">Pembukaan KKN STIE Al-Anwar di Jatirejo: Tekankan Etika, Sinergi, dan Output Konkret Bagi Warga</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3"><strong>Infomojokerto.id</strong> &#8211; Pemerintah Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, secara terbuka menyambut kedatangan puluhan mahasiswa Pengabdian Masyarakat / Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Al-Anwar Mojokerto. Pembukaan resmi kegiatan tersebut digelar di Kantor Kecamatan Jatirejo pada Kamis (30/7/2026).</p>
<p data-path-to-node="4">Camat Jatirejo yang diwakili oleh Kasubag Umum dan Kepegawaian, Rifa Kusuma Fahmawati, S.ST., menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk memfasilitasi dan mendukung seluruh program kerja mahasiswa selama berada di wilayahnya.</p>
<p data-path-to-node="4">&#8220;Kami dari pihak kecamatan sangat siap bersinergi dengan pihak kampus. Harapan kami, masyarakat dan mahasiswa dapat berkolaborasi secara harmonis, saling mengisi, sehingga potensi UMKM yang ada di Kecamatan Jatirejo bisa lebih maju dan berkembang,&#8221; ungkap Rifa Kusuma Fahmawati, S.ST.</p>
<p data-path-to-node="8">Acara pembukaan ini menandai dimulainya kolaborasi mahasiswa dari Program Studi Manajemen dan Akuntansi yang disebar ke lima desa target, yakni Desa Bleberan, Desa Mojogeneng, Desa Jatirejo, Desa Padangsari, dan Desa Rejosari.</p>
<p data-path-to-node="9">Mengangkat tema besar &#8220;Transformasi Ekonomi Desa: Digitalisasi Keuangan dan Penguatan Ekosistem UMKM Mandiri&#8221;, agenda ini berfokus pada percepatan ekonomi lokal melalui pendampingan pencatatan keuangan berbasis digital hingga penyusunan strategi branding produk UMKM.</p>
<p data-path-to-node="12">Dalam momen penerjunan tersebut, Dr. Bachtiar Jusuf Helmy memberikan pengarahan mendalam terkait pentingnya menjaga nama baik almamater serta mengimplementasikan teori perkuliahan ke dalam aksi nyata di tengah warga.</p>
<p data-path-to-node="12">&#8220;Para mahasiswa harus senantiasa mengedepankan etika dan tata krama saat berinteraksi di tengah masyarakat. Tunjukkan bahwa ilmu akuntansi dan manajemen yang selama ini dipelajari benar-benar bisa diterapkan dan memberi manfaat nyata untuk membantu permasalahan ekonomi di desa,&#8221; imbau Dr. Bachtiar Jusuf Helmy.</p>
<p data-path-to-node="16">Senada dengan hal tersebut, Prof. Chamdan Purnama turut membekali para peserta agar mampu melakukan pemetaan masalah desa secara kritis dan terukur guna menghasilkan luaran kegiatan yang berdampak jangka panjang.</p>
<p data-path-to-node="16">&#8220;Pelaksanaan KKN ini jangan hanya menjadi agenda rutin seremonial semata. Mahasiswa harus peka terhadap pengembangan isu lokal, melakukan analisis situasi yang tajam, hingga melahirkan output kegiatan yang jelas dan berdampak jangka panjang bagi kemandirian ekonomi warga,&#8221; tegas Prof. Chamdan.</p>
<p data-path-to-node="20">Sebelum resmi dilepas di tingkat kecamatan, para mahasiswa telah menjalani pembekalan internal di kampus pada Senin (20/7/2026). Saat itu, Ketua STIE Al-Anwar Mojokerto, Ahmad Luthfi, S.E., M.Si., berpesan agar mahasiswa berkhidmat secara tulus, sementara Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Latif Syaipudin, mengonfirmasi kesiapan seluruh peserta untuk diterjunkan.</p>
<p data-path-to-node="21">Lewat peresmian ini, STIE Al-Anwar Mojokerto optimistis kolaborasi erat antara pihak akademisi, aparatur kecamatan, serta warga lokal mampu menciptakan kemandirian ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan di Kecamatan Jatirejo.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/pembukaan-kkn-stie-al-anwar-di-jatirejo-tekankan-etika-sinergi-dan-output-konkret-bagi-warga/">Pembukaan KKN STIE Al-Anwar di Jatirejo: Tekankan Etika, Sinergi, dan Output Konkret Bagi Warga</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/pembukaan-kkn-stie-al-anwar-di-jatirejo-tekankan-etika-sinergi-dan-output-konkret-bagi-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persiapkan Pengabdian di 5 Desa Jatirejo, STIE Al-Anwar Mojokerto Tingkatkan Kesiapan Mahasiswa Lewat Pembekalan</title>
		<link>https://infomojokerto.id/persiapkan-pengabdian-di-5-desa-jatirejo-stie-al-anwar-mojokerto-tingkatkan-kesiapan-mahasiswa-lewat-pembekalan/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/persiapkan-pengabdian-di-5-desa-jatirejo-stie-al-anwar-mojokerto-tingkatkan-kesiapan-mahasiswa-lewat-pembekalan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 23:15:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=4144</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Al-Anwar Mojokerto menggelar <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/persiapkan-pengabdian-di-5-desa-jatirejo-stie-al-anwar-mojokerto-tingkatkan-kesiapan-mahasiswa-lewat-pembekalan/" title="Persiapkan Pengabdian di 5 Desa Jatirejo, STIE Al-Anwar Mojokerto Tingkatkan Kesiapan Mahasiswa Lewat Pembekalan" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/persiapkan-pengabdian-di-5-desa-jatirejo-stie-al-anwar-mojokerto-tingkatkan-kesiapan-mahasiswa-lewat-pembekalan/">Persiapkan Pengabdian di 5 Desa Jatirejo, STIE Al-Anwar Mojokerto Tingkatkan Kesiapan Mahasiswa Lewat Pembekalan</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="6"><strong>Infomojokerto.id</strong> &#8211; Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Al-Anwar Mojokerto menggelar kegiatan pembekalan bagi para mahasiswa peserta pengabdian masyarakat pada Senin (20/7/2026). Pembekalan ini mengusung tema besar <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="194">&#8220;Transformasi Ekonomi Desa: Digitalisasi Keuangan dan Penguatan Ekosistem UMKM Mandiri&#8221;</i>. Acara dirancang untuk memantapkan kesiapan peserta dalam mendorong percepatan ekonomi desa berbasis potensi lokal.</p>
<p data-path-to-node="7">Ketua STIE Al-Anwar Mojokerto, Ahmad Luthfi, S.E., M.Si., memberikan pengarahan langsung dan menyampaikan harapan besarnya agar seluruh rangkaian kegiatan di lapangan kelak dapat berjalan aman dan lancar. Beliau mengimbau para mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater serta mendedikasikan ilmu akuntansi dan manajemen secara maksimal.</p>
<p data-path-to-node="7">&#8220;Kami sangat berharap seluruh agenda pengabdian ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Hal terpenting adalah bagaimana para mahasiswa bisa berkhidmat secara tulus di lokasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,&#8221; tegas Ahmad Luthfi, S.E., M.Si. saat memberikan pembekalan.</p>
<p data-path-to-node="9">Melalui sesi pembekalan ini, Ketua STIE Al-Anwar menekankan agar kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak sekadar menjadi agenda seremonial belaka. Diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan warga desa mampu menjadi pemicu lahirnya inovasi ekonomi yang konkret serta berkelanjutan.</p>
<p data-path-to-node="10">Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Latif Syaipudin, memaparkan detail teknis pelaksanaan serta mengonfirmasi total peserta yang terlibat. Mahasiswa dipastikan siap diterjunkan setelah mengikut seluruh tahapan pembekalan ini.</p>
<p data-path-to-node="10">&#8220;Pada angkatan kali ini, ada mahasiswa dari dua program studi, yaitu Manajemen dan Akuntansi, yang siap berkolaborasi mendampingi warga dan pelaku usaha di lapangan,&#8221; ungkap Dr. Latif Syaipudin.</p>
<p data-path-to-node="12">Penyatuan disiplin ilmu Manajemen dan Akuntansi dalam materi pembekalan ini ditujukan untuk menjawab tantangan tata kelola keuangan serta pemasaran usaha warga. Para mahasiswa dibekali kemampuan mendampingi UMKM lokal agar siap beradaptasi dengan era modernisasi ekonomi dan transaksi digital.</p>
<p data-path-to-node="13">Seluruh jangkauan pengabdian masyarakat kali ini difokuskan di wilayah Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Pemilihan kawasan ini dinilai sangat strategis mengingat potensi sektor UMKM warga sekitar yang sedang berkembang pesat.</p>
<p data-path-to-node="14">Para mahasiswa yang telah dibekali ini nantinya akan dibagi dan disebar ke dalam lima desa sasaran di Kecamatan Jatirejo. Kelima wilayah tersebut meliputi Desa Bleberan, Desa Mojogeneng, Desa Jatirejo, Desa Padangsari, dan Desa Rejosari.</p>
<p data-path-to-node="15">Melalui bekal materi pencatatan keuangan digital hingga strategi <i data-path-to-node="15" data-index-in-node="65">branding</i> produk yang diserap dalam sesi pembekalan tersebut, STIE Al-Anwar Mojokerto optimistis para mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa yang inklusif di Kecamatan Jatirejo.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/persiapkan-pengabdian-di-5-desa-jatirejo-stie-al-anwar-mojokerto-tingkatkan-kesiapan-mahasiswa-lewat-pembekalan/">Persiapkan Pengabdian di 5 Desa Jatirejo, STIE Al-Anwar Mojokerto Tingkatkan Kesiapan Mahasiswa Lewat Pembekalan</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/persiapkan-pengabdian-di-5-desa-jatirejo-stie-al-anwar-mojokerto-tingkatkan-kesiapan-mahasiswa-lewat-pembekalan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahasia Sederhana Toko A6 Bertahan Melintasi Siklus Bisnis Mikro</title>
		<link>https://infomojokerto.id/rahasia-sederhana-toko-a6-bertahan-melintasi-siklus-bisnis-mikro/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/rahasia-sederhana-toko-a6-bertahan-melintasi-siklus-bisnis-mikro/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 01:44:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Toko Foto Copy]]></category>
		<category><![CDATA[Toko Kelontong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=4046</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Di salah satu sudut Kedung Bendo, Mojokerto, suara <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/rahasia-sederhana-toko-a6-bertahan-melintasi-siklus-bisnis-mikro/" title="Rahasia Sederhana Toko A6 Bertahan Melintasi Siklus Bisnis Mikro" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/rahasia-sederhana-toko-a6-bertahan-melintasi-siklus-bisnis-mikro/">Rahasia Sederhana Toko A6 Bertahan Melintasi Siklus Bisnis Mikro</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>Infomojokerto.id </strong>&#8211; Di salah satu sudut Kedung Bendo, Mojokerto, suara mesin pengganda dokumen terdengar ritmis sejak pagi hari. Toko A6 Foto Copy &amp; ATK milik Ibu Hera bukan sekadar tempat bertransaksi alat tulis, melainkan potret nyata bagaimana sektor ekonomi mikro berjuang mempertahankan kelangsungan hidupnya.</p>
<p data-pm-slice="1 1 []">Dari luar, toko ini tampak seperti usaha rumahan biasa, namun di dalamnya terdapat sistem operasional yang berjalan dengan presisi dan teratur setiap harinya.</p>
<p>Fenomena ketahanan usaha kecil ini menarik perhatian Andita Salsabila, mahasiswi Program Studi Manajemen (Kelas Sore) Semester 4 STIE Al-Anwar Mojokerto.</p>
<p>Melalui riset lapangan yang dilakukannya, Andita mengamati bahwa keberhasilan toko kelontong di tingkat tapak tidak pernah lepas dari bagaimana cara pemiliknya meramu modal yang terbatas menjadi perputaran barang yang efisien.</p>
<p>Usaha mikro sering kali jatuh bukan karena sepinya pembeli, melainkan karena tata kelola operasional yang berantakan.</p>
<p>Dalam kacamata akademis, sistem operasional pada usaha kecil bertindak sebagai kompas penunjuk arah. Berdasarkan kajian Rosmiati dkk. (2025), operasional UMKM harus dipandang sebagai pedoman sistematis dalam mentransformasi sumber daya—baik modal maupun barang dagangan—menjadi utilitas akhir yang bernilai guna bagi konsumen.</p>
<p>Di Toko A6, hal ini tercermin dari kejelian Ibu Hera menyusun stok barang dagangan agar selalu selaras dengan kebutuhan musiman pelajar dan pekerja di sekitarnya.</p>
<p>Proses operasional harian di Toko Ibu Hera berjalan sederhana namun disiplin. Alurnya dimulai dari pengadaan barang dari jaringan distributor tepercaya, dilanjutkan dengan kalkulasi biaya modal yang teliti, hingga penentuan harga jual akhir yang kompetitif.</p>
<p>Menurut Andita, penetapan harga yang presisi ini sangat krusial agar toko tidak hanya sekadar memutar uang, tetapi benar-benar mendatangkan margin keuntungan yang sehat untuk membiayai kebutuhan operasional berikutnya.</p>
<p>Pandangan dosen pengampu tersebut sejalan dengan teori klasik dari Jay Heizer dan Barry Render (2020). Dalam literatur <em>Operations Management</em>, mereka menegaskan bahwa sistem operasional yang sukses adalah sistem yang mampu mengelola transformasi input, seperti modal dan persediaan, menjadi barang atau jasa secara efektif demi keberlanjutan organisasi.</p>
<p>Ibu Hera, lewat manajemen stok kertas dan ATK-nya, secara tidak langsung telah mempraktikkan teori manajemen kelas dunia ini di tokonya.</p>
<p>Andita Salsabila mengidentifikasi bahwa salah satu kekuatan utama Toko A6 terletak pada sistem pencatatan transaksi harian yang rapi. Meskipun masih menggunakan metode manual, pencatatan ini membantu pemilik mendeteksi barang apa saja yang paling cepat berputar (<em>fast-moving</em>) dan barang mana yang cenderung menumpuk di etalase.</p>
<p>Informasi ini sangat berharga agar modal kerja tidak &#8220;mati&#8221; dalam bentuk persediaan yang sulit terjual.</p>
<p>Selain itu, efisiensi kerja yang rapi juga teoretis didukung oleh konsep Stevenson (2015), yang mendefinisikan manajemen operasional sebagai pengelolaan proses penciptaan barang atau penyediaan jasa kepada konsumen secara terstruktur.</p>
<p>Pelayanan jasa fotokopi Ibu Hera yang cepat dan ramah, dikombinasikan dengan ketersediaan barang yang konsisten, menciptakan loyalitas pelanggan di wilayah Kedung Bendo yang sulit ditiru oleh kompetitor besar.</p>
<p>Sebagai mahasiswi kelas sore yang kerap membagi waktu antara dunia akademis dan realitas kerja, Andita berargumen bahwa ketahanan Toko A6 merupakan bukti bahwa teori manajemen operasional tidak hanya berlaku untuk korporasi multinasional.</p>
<p>Sering kali, esensi dari ilmu manajemen justru paling murni terlihat pada usaha skala mikro yang dikelola dengan dedikasi personal yang tinggi oleh pemiliknya tanpa struktur organisasi yang rumit.</p>
<p>Dr. Latif Syaipudin juga menambahkan bahwa pembelajaran lapangan seperti yang dilakukan Andita sangat penting untuk menjembatani jurang pemisah antara teori di ruang kelas STIE Al-Anwar Mojokerto dengan realitas ekonomi kerakyatan.</p>
<p>Dengan menganalisis usaha riil di sekitar mereka, mahasiswa dapat memahami bahwa keputusan kecil seperti memilih distributor atau menentukan kuota pembelian kertas memiliki dampak langsung pada keberlangsungan hidup sebuah keluarga.</p>
<p>Ulasan operasional ini memberikan kesimpulan optimis bagi masa depan UMKM di Mojokerto. Melalui tata kelola modal yang disiplin, rantai pasok yang konsisten, dan pelayanan yang terstruktur, Toko A6 Foto Copy &amp; ATK Ibu Hera berhasil membuktikan eksistensinya.</p>
<p>Sinergi antara keuletan praktisi di lapangan dan ketajaman analisis akademis diharapkan mampu mendorong lahirnya iklim usaha kecil yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/rahasia-sederhana-toko-a6-bertahan-melintasi-siklus-bisnis-mikro/">Rahasia Sederhana Toko A6 Bertahan Melintasi Siklus Bisnis Mikro</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/rahasia-sederhana-toko-a6-bertahan-melintasi-siklus-bisnis-mikro/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arsitektur Biaya di Sudut Dlanggu: Mengurai Kebocoran Modal UMKM Tapak dengan Kacamata Akuntansi</title>
		<link>https://infomojokerto.id/arsitektur-biaya-di-sudut-dlanggu-mengurai-kebocoran-modal-umkm-tapak-dengan-kacamata-akuntansi/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/arsitektur-biaya-di-sudut-dlanggu-mengurai-kebocoran-modal-umkm-tapak-dengan-kacamata-akuntansi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 23:05:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Ritel]]></category>
		<category><![CDATA[Toko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=4056</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Di bawah keteduhan langit Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/arsitektur-biaya-di-sudut-dlanggu-mengurai-kebocoran-modal-umkm-tapak-dengan-kacamata-akuntansi/" title="Arsitektur Biaya di Sudut Dlanggu: Mengurai Kebocoran Modal UMKM Tapak dengan Kacamata Akuntansi" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/arsitektur-biaya-di-sudut-dlanggu-mengurai-kebocoran-modal-umkm-tapak-dengan-kacamata-akuntansi/">Arsitektur Biaya di Sudut Dlanggu: Mengurai Kebocoran Modal UMKM Tapak dengan Kacamata Akuntansi</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>Infomojokerto.id</strong> &#8211; Di bawah keteduhan langit Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, deretan toko kelontong di sudut pemukiman warga selalu menjadi penopang andal kebutuhan harian masyarakat. Dari luar, aktivitas hilir mudik pembeli tampak sebagai perputaran ekonomi yang sehat dan menjanjikan keuntungan konstan setiap harinya.</p>
<p data-pm-slice="1 1 []">Namun, di balik tumpukan sembako dan laci kas yang terus terisi, tersimpan sebuah tantangan sunyi yang kerap mengancam kelangsungan hidup usaha mikro ini: kerancuan dalam mengenali realitas laba bersih yang sesungguhnya.</p>
<p>Fenomena ketidakpastian finansial pada unit usaha kecil di tingkat tapak ini menarik perhatian Herlina Nurwahyuni, mahasiswi Program Studi Manajemen STIE Al-Anwar Mojokerto, untuk melakukan kajian mendalam pada tahun 2026.</p>
<p>Herlina melihat bahwa sebagian besar toko kelontong di Dlanggu masih mengoperasikan bisnis mereka dengan pendekatan tradisional. Padahal, pemahaman yang presisi mengenai struktur pengeluaran adalah benteng pertahanan paling kokoh agar modal usaha tidak perlahan menguap tanpa disadari pemiliknya.</p>
<p>Menurut kacamata teoretis dari akuntan senior Mulyadi, akuntansi biaya pada hakikatnya merupakan proses sistematis yang meliputi pencatatan, penggolongan, dan penyajian informasi pengorbanan ekonomi untuk membantu manajemen dalam perencanaan dan pengendalian operasional.</p>
<p>Konsep ini menegaskan bahwa akuntansi biaya bukanlah monopoli korporasi multinasional semata. Sektor informal seperti toko kelontong justru sangat membutuhkan instrumen ini sebagai kompas taktis untuk menentukan hidup matinya usaha.</p>
<p>Namun, realitas operasional harian menunjukkan kesenjangan yang lebar dari kondisi ideal tersebut. Banyak pemilik toko kelontong di Dlanggu yang hanya berfokus pada aktivitas pencatatan kas masuk dan kas keluar secara kumulatif, tanpa mendefinisikan klasifikasi pengeluaran secara detail.</p>
<p>Cara pandang yang menyamakan seluruh sisa uang di laci sebagai laba bersih ini menjadi celah fatal yang mengaburkan kesehatan finansial toko yang sesungguhnya.</p>
<p>Kelemahan administratif ini sangat selaras dengan kekhawatiran yang dikemukakan oleh para ahli manajemen biaya, Don R. Hansen dan Maryanne M. Mowen.</p>
<p>Mereka mengingatkan bahwa ketiadaan informasi biaya yang lengkap dan terstruktur secara langsung akan memicu kesalahan fatal dalam pengambilan keputusan strategis, terutama dalam penentuan harga jual. Akibatnya, pemilik usaha sering kali terjebak dalam &#8220;margin semu&#8221; yang sangat tipis dan rentan tergerus inflasi harga barang dari distributor.</p>
<p>Saat menelusuri pemukiman warga di Dlanggu, Herlina mendapati komoditas harian seperti beras, minyak goreng, dan gula dijual dengan selisih harga yang sangat kompetitif.</p>
<p>Sayangnya, persaingan harga yang ketat ini tidak diimbangi oleh kecakapan menghitung pengorbanan operasional non-barang dagang. Hal ini menciptakan ilusi bahwa volume penjualan yang tinggi otomatis berkorelasi dengan tingkat kesejahteraan pemilik usaha yang membaik.</p>
<p>Dalam menyikapi fenomena ini, Rudianto menekankan bahwa pencatatan keuangan sederhana pada usaha mikro sekalipun harus tetap mengacu pada prinsip konsistensi dan akurasi data.</p>
<p>Tanpa adanya kedisiplinan dalam mencatat setiap rupiah yang keluar, pelaku usaha mikro akan terus terjebak dalam ilusi nominal kas yang gemuk di siang hari, namun kosong saat harus melakukan belanja stok ulang di keesokan harinya.</p>
<p>Secara teknis, struktur biaya pada toko kelontong sebenarnya tidak sesederhana yang terlihat sekilas. Komponen biaya operasional seperti pembelian kantong plastik belanja, tarif listrik untuk lemari pendingin minuman, penyusutan nilai etalase kaca, hingga biaya bahan bakar untuk mengambil barang ke agen grosir sering kali diabaikan.</p>
<p>Ketika komponen-komponen tersamar ini tidak dimasukkan ke dalam perhitungan harga pokok penjualan (HPP), maka margin laba bersih riil yang didapatkan sebenarnya bernilai sangat rendah.</p>
<p>Di sinilah signifikansi teori pengendalian biaya dari William K. Carter menemukan relevansi praktisnya bagi ekosistem toko kelontong di Dlanggu. Carter menegaskan bahwa akuntansi biaya berfungsi sebagai instrumen kendali yang membantu pelaku usaha mendeteksi titik efisiensi operasional.</p>
<p>Di tengah kepungan jaringan ritel modern yang ekspansif di pelosok Mojokerto, efisiensi operasional ini adalah satu-satunya jalan bagi toko kelontong untuk menawarkan harga bersaing tanpa mengorbankan keuntungan bersih mereka.</p>
<p>Dari sudut pandang makro, eksistensi toko kelontong memiliki daya lentur ekonomi yang sangat krusial bagi ketahanan masyarakat bawah. Sebagaimana dijelaskan oleh Tulus Tambunan, UMKM memiliki tingkat fleksibilitas yang sangat tinggi dalam beradaptasi dengan guncangan pasar karena relasi sosialnya yang erat dengan konsumen lokal.</p>
<p>Namun, fleksibilitas sosial ini harus didukung oleh kecerdasan finansial agar usaha tersebut tidak hanya sekadar bertahan, tetapi juga mampu mengumpulkan modal untuk melakukan ekspansi.</p>
<p>Untuk memutus mata rantai pengelolaan tradisional tersebut, Herlina menyarankan langkah awal yang sangat ramah dan realistis bagi ukuran pemilik toko kelontong di Dlanggu. Pemilik usaha tidak perlu langsung mengadopsi sistem pembukuan ganda yang rumit, melainkan cukup berkomitmen memisahkan dompet pribadi dari laci kas usaha.</p>
<p>Langkah sederhana ini, jika dikombinasikan dengan pencatatan nota belanja dan biaya operasional harian, akan menjadi fondasi awal dari lahirnya disiplin keuangan yang sehat.</p>
<p>Di era transformasi digital saat ini, proses pencatatan kas tersebut kini dapat dipermudah dengan memanfaatkan teknologi aplikasi berbasis ponsel pintar atau tabel komputasi awan yang sederhana.</p>
<p>Di sinilah sinergi kemitraan akademis dari institusi lokal seperti STIE Al-Anwar Mojokerto diharapkan hadir memberikan pendampingan intensif secara langsung. Pelatihan mengenai analisis titik impas (<em>break-even point</em>) dan klasifikasi biaya praktis akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas manajerial para pelaku usaha kelontong.</p>
<p>Ulasan mendalam dari Herlina Nurwahyuni menyimpulkan bahwa penerapan akuntansi biaya sederhana adalah perisai pelindung bagi toko kelontong di tengah disrupsi pasar ritel modern. Kesadaran untuk merapikan pembukuan dari hal-hal kecil hari ini akan menentukan apakah toko kelontong tersebut mampu tumbuh berkelanjutan atau justru gulung tikar secara perlahan.</p>
<p>Sinergi antara keuletan menjaga warisan toko keluarga dan kecerdasan mengelola struktur biaya adalah kunci utama menuju kemandirian ekonomi lokal yang tangguh di masa depan.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/arsitektur-biaya-di-sudut-dlanggu-mengurai-kebocoran-modal-umkm-tapak-dengan-kacamata-akuntansi/">Arsitektur Biaya di Sudut Dlanggu: Mengurai Kebocoran Modal UMKM Tapak dengan Kacamata Akuntansi</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/arsitektur-biaya-di-sudut-dlanggu-mengurai-kebocoran-modal-umkm-tapak-dengan-kacamata-akuntansi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Alur dan Metode Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Mojokerto</title>
		<link>https://infomojokerto.id/begini-alur-dan-metode-pendataan-sensus-ekonomi-2026-di-mojokerto/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/begini-alur-dan-metode-pendataan-sensus-ekonomi-2026-di-mojokerto/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 23:14:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=3941</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto, Dwi <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/begini-alur-dan-metode-pendataan-sensus-ekonomi-2026-di-mojokerto/" title="Begini Alur dan Metode Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Mojokerto" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/begini-alur-dan-metode-pendataan-sensus-ekonomi-2026-di-mojokerto/">Begini Alur dan Metode Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Mojokerto</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="5"><strong>Infomojokerto.id</strong> &#8211; Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto, Dwi Yuhenny, menerangkan bahwa Sensus Ekonomi (SE2026) merupakan agenda nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali. Agenda sepuluh tahunan ini dilaksanakan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.</p>
<p data-path-to-node="6">Dwi Yuhenny mengibaratkan SE2026 sebagai <em data-path-to-node="6" data-index-in-node="41">general check-up</em> atau pemeriksaan menyeluruh terhadap potret perekonomian daerah. Lewat sensus ini, pemerintah bisa mendapatkan gambaran komprehensif mengenai kondisi riil dunia usaha, mulai dari skala UMKM hingga korporasi besar.</p>
<p data-path-to-node="6">&#8220;Sensus Ekonomi memetakan perkembangan usaha, sebaran sektor ekonomi, serta potensi sekaligus tantangan yang dihadapi para pelaku usaha. Hasil pendataan ini akan menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran,&#8221; urainya.</p>
<p data-path-to-node="8">Oleh karena itu, kualitas perencanaan pembangunan ekonomi di masa depan sangat bergantung pada kejujuran dan kelengkapan data yang diberikan oleh pelaku usaha kepada petugas lapangan. Masyarakat pun diimbau untuk menyambut petugas dengan terbuka dan memberikan informasi yang sebenar-benarnya.</p>
<h3 data-path-to-node="10">Cakupan, Metode, dan Inovasi Teknologi SE2026</h3>
<p data-path-to-node="11">Pelaksanaan SE2026 di Kabupaten Mojokerto akan menjangkau seluruh pelaku usaha di 18 kecamatan dan 304 desa/kelurahan, baik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) maupun Usaha Menengah Besar (UMB).</p>
<p data-path-to-node="12">Sektor dan Informasi yang Didata:</p>
<ul data-path-to-node="13">
<li>
<p data-path-to-node="13,0,0">Sektor Usaha: Meliputi industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, jasa, dan sektor lainnya.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="13,1,0">Item Data: Mencakup identitas usaha, total pendapatan, pengeluaran, aset yang dimiliki, hingga karakteristik sosial ekonomi keluarga pemilik usaha.</p>
</li>
</ul>
<p data-path-to-node="14">Inovasi Teknologi Terkini: Guna menjamin efisiensi dan validitas data, BPS menerapkan berbagai terobosan teknologi mutakhir, di antaranya:</p>
<ul data-path-to-node="15">
<li>
<p data-path-to-node="15,0,0">Integrasi <em data-path-to-node="15,0,0" data-index-in-node="10">big data</em> dan <em data-path-to-node="15,0,0" data-index-in-node="23">geo-tagging</em> (penandaan lokasi geografis usaha).</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="15,1,0">Pemanfaatan <em data-path-to-node="15,1,0" data-index-in-node="12">Generative AI</em> dan layanan <em data-path-to-node="15,1,0" data-index-in-node="38">chatbot</em> untuk kemudahan informasi.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="15,2,0">Sistem <em data-path-to-node="15,2,0" data-index-in-node="7">live tracking</em> guna memantau pergerakan petugas di lapangan secara langsung.</p>
</li>
</ul>
<p data-path-to-node="16">Metode Pengumpulan Data: Proses pengumpulan data dirancang fleksibel melalui media kuesioner daring (online), digital, maupun cetak. Pelaku usaha dapat mengisi data secara mandiri, mengikuti forum &#8220;Ngisi Bareng&#8221;, atau melalui wawancara langsung secara <em data-path-to-node="16" data-index-in-node="252">door-to-door</em>.</p>
<h3 data-path-to-node="18">Jadwal dan Tahapan Pelaksanaan SE2026</h3>
<ul data-path-to-node="19">
<li>
<p data-path-to-node="19,0,0">Mei – Juni 2026: Pengisian kuesioner daring dengan pendampingan khusus bagi pelaku Usaha Menengah dan Besar (UMB).</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="19,1,0">Juni 2026: Pengisian mandiri secara <em data-path-to-node="19,1,0" data-index-in-node="36">online</em> oleh pelaku usaha yang telah mendapatkan notifikasi resmi dari BPS.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="19,2,0">15 Juni – 31 Agustus 2026: Pendataan langsung ke lapangan oleh petugas secara <em data-path-to-node="19,2,0" data-index-in-node="78">door-to-door</em> ke tempat usaha masyarakat.</p>
</li>
</ul>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/begini-alur-dan-metode-pendataan-sensus-ekonomi-2026-di-mojokerto/">Begini Alur dan Metode Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Mojokerto</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/begini-alur-dan-metode-pendataan-sensus-ekonomi-2026-di-mojokerto/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Subuh Sunyi di Jalan Bagusan: Harmoni Akad Murabahah Tanpa Riba pada Kuliner Mojokerto</title>
		<link>https://infomojokerto.id/subuh-sunyi-di-jalan-bagusan-harmoni-akad-murabahah-tanpa-riba-pada-kuliner-mojokerto/</link>
					<comments>https://infomojokerto.id/subuh-sunyi-di-jalan-bagusan-harmoni-akad-murabahah-tanpa-riba-pada-kuliner-mojokerto/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[latif syaipudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 02:12:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infomojokerto.id/?p=3906</guid>

					<description><![CDATA[<p>Infomojokerto.id &#8211; Di balik gang sempit di Jalan Bagusan RT05/RW04, <a class="read-more" href="https://infomojokerto.id/subuh-sunyi-di-jalan-bagusan-harmoni-akad-murabahah-tanpa-riba-pada-kuliner-mojokerto/" title="Subuh Sunyi di Jalan Bagusan: Harmoni Akad Murabahah Tanpa Riba pada Kuliner Mojokerto" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/subuh-sunyi-di-jalan-bagusan-harmoni-akad-murabahah-tanpa-riba-pada-kuliner-mojokerto/">Subuh Sunyi di Jalan Bagusan: Harmoni Akad Murabahah Tanpa Riba pada Kuliner Mojokerto</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>Infomojokerto.id</strong> &#8211; Di balik gang sempit di Jalan Bagusan RT05/RW04, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, kepulan asap tipis dari dapur tradisional selalu menjadi penanda dimulainya geliat ekonomi mikro. Warung Nasi Bu Lina, sebuah usaha kuliner sederhana yang berdiri sejak tahun 2016, konsisten bertahan menjaga eksistensinya.</p>
<p data-pm-slice="1 1 []">Meskipun lokasinya tersembunyi jauh dari riuh jalan utama, tempat ini tidak pernah kehilangan magnetnya bagi para pekerja pabrik dan pelajar yang mencari kehangatan sarapan sebelum beraktivitas.</p>
<p>Keunikan cara berdagang di warung ini menarik perhatian Rendy Hadi Syahputra (2026), seorang mahasiswa Program Studi Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Al-Anwar Mojokerto.</p>
<p>Melalui sebuah pengamatan mendalam, Rendy menemukan bahwa warung kelontong makanan ini bukan sekadar tempat mengganjal perut, melainkan sebuah laboratorium hidup. Geliat bisnis Bu Lina menyajikan potret menarik tentang bagaimana nilai-nilai luhur ekonomi Islam dipraktikkan secara alami di tingkat tapak.</p>
<p>Setiap harinya, Bu Lina memulai rutinitasnya sejak pukul 05.30 pagi, menyediakan menu sarapan yang bervariasi mulai dari nasi pecel yang segar, nasi jagung gurih, sayur lodeh yang hangat, hingga rawon yang kaya rempah.</p>
<p>Responsivitas Bu Lina dalam melayani pesanan khusus seperti nasi kotak dan tumpeng untuk berbagai acara warga juga menjadi bukti kejelian membaca peluang. Diversifikasi layanan ini tidak hanya mempererat hubungan sosial dengan warga, tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam mendongkrak omzet harian.</p>
<p>Siasat bisnis yang ramah di kantong tercermin dari penetapan harga makanan yang berkisar antara Rp7.000 hingga Rp10.000 per porsi. Dengan harga tersebut, Bu Lina berhasil menyeimbangkan antara daya beli masyarakat desa yang terbatas dengan perolehan keuntungan yang layak.</p>
<p>Penentuan margin keuntungan yang wajar ini, menurut analisis Rendy (2026), secara tidak sadar telah merefleksikan salah satu konsep paling fundamental dalam perdagangan Islam, yaitu prinsip keterbukaan harga jual.</p>
<p>Secara teoretis, konsep penentuan harga yang diterapkan oleh Bu Lina sangat erat kaitannya dengan akad <em>murabahah</em> dalam perbankan dan keuangan Islam. Merujuk pada pandangan Muhammad (2005) dalam buku <em>Manajemen Bank Syariah</em>, akad murabahah didefinisikan sebagai perjanjian jual beli di mana penjual secara jujur menyebutkan harga pokok barang kepada pembeli dan menambahkan margin keuntungan yang disepakati bersama.</p>
<p>Di warung ini, kesepakatan tersebut terjadi secara implisit melalui kepuasan pelanggan atas harga yang transparan.</p>
<p>Kepatuhan terhadap nilai-nilai transparansi ini juga selaras dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia. Dalam PSAK 102 tentang Akuntansi Murabahah yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (2017), ditegaskan bahwa transaksi murabahah harus didasari atas kejujuran, keterbukaan, serta bebas dari unsur penipuan.</p>
<p>Bu Lina memenuhi standar etis ini dengan menyajikan makanan berkualitas sesuai dengan harga yang ia tawarkan, tanpa ada biaya tersembunyi yang merugikan konsumennya.</p>
<p>Tidak hanya soal harga, ketegasan Bu Lina dalam bertransaksi juga menjadi poin penting yang diamati oleh Rendy. Warung ini menerapkan prinsip mutlak yang melarang pembelian secara utang, di mana seluruh transaksi wajib diselesaikan secara tunai seketika.</p>
<p>Kebijakan ini merupakan langkah praktis untuk menghindari unsur <em>gharar</em> (ketidakpastian) dalam arus kas usaha, karena dalam ekonomi syariah, ketidakjelasan waktu pelunasan utang dapat memicu perselisihan di kemudian hari.</p>
<p>Sisi kesucian permodalan juga menjadi mahkota bagi ketahanan bisnis Warung Nasi Bu Lina yang bebas dari jeratan bunga. Sejak pertama kali berdiri sepuluh tahun silam, seluruh modal kerja yang digunakan murni berasal dari tabungan pribadi pemilik tanpa melibatkan pinjaman eksternal.</p>
<p>Keputusan ini secara otomatis menjauhkan warung kecil di Gedeg ini dari praktik keuangan non-halal yang sangat dihindari dalam sistem perekonomian Islam.</p>
<p>Hal ini sangat sejalan dengan penegasan dari pakar keuangan syariah, Muhammad Syafi’i Antonio (2001) dalam bukunya <em>Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik</em>. Antonio menekankan bahwa menghindari riba dalam segala bentuk transaksi keuangan adalah pilar utama untuk menjaga keberkahan dan kebersihan harta dalam berusaha.</p>
<p>Dengan modal yang bersih dari bunga, Bu Lina dapat menjalankan usahanya dengan tenang tanpa bayang-bayang kejaran tagihan yang mencekik.</p>
<p>Namun, di balik keindahan praktik syariahnya, Rendy (2026) mencatat adanya keterbatasan administratif yang masih dialami oleh Bu Lina. Sistem pencatatan keuangan yang berjalan saat ini masih sangat tradisional, di mana pemilik hanya menuliskan pengeluaran harian untuk pembelian bahan baku seperti beras dan sayur di buku saku.</p>
<p>Ketiadaan catatan pendapatan harian dan laporan laba rugi yang sistematis membuat evaluasi kesehatan bisnis jangka panjang menjadi sulit terukur secara presisi.</p>
<p>Menanggapi keterbatasan tersebut, konsep akuntansi syariah sebenarnya memandang pencatatan sebagai bagian dari amanah kepemimpinan. Tokoh akuntansi Islam, Iwan Triyuwono (2012) dalam buku <em>Akuntansi Syariah: Perspektif, Metodologi, dan Teori</em>, menjelaskan bahwa akuntansi tidak boleh hanya dilihat sebagai alat pencari keuntungan materiil.</p>
<p>Akuntansi syariah adalah bentuk pertanggungjawaban moral dan spiritual kepada Allah SWT atas pengelolaan sumber daya yang diamanahkan-Nya.</p>
<p>Sebagai langkah perbaikan, Rendy memberikan rekomendasi praktis bagi Bu Lina untuk mulai menerapkan pencatatan kas masuk dan kas keluar sederhana secara konsisten. Pemisahan antara dompet belanja rumah tangga dan laci kas warung adalah langkah awal yang krusial untuk menjaga integritas modal usaha.</p>
<p>Dengan pencatatan yang tertata, Bu Lina tidak hanya dapat memantau keuntungan riil dari rawon atau pecelnya, tetapi juga memiliki data yang valid saat ingin mengembangkan skala usahanya.</p>
<p>Kisah dari gang kecil di Jalan Bagusan ini memberikan pelajaran berharga bahwa syariah bukan sekadar teori di ruang kuliah STIE Al-Anwar. Melalui keuletan Bu Lina, kita melihat bahwa kejujuran, penghindaran riba, dan kejelasan akad adalah resep nyata yang menjaga warung tradisional tetap kokoh melintasi zaman.</p>
<p>Dengan sedikit sentuhan kerapian administratif, bisnis kuliner lokal ini akan tumbuh menjadi entitas ekonomi yang tidak hanya mendatangkan profit, tetapi juga menebar keberkahan bagi semesta sekitar.</p>
<p>The post <a href="https://infomojokerto.id/subuh-sunyi-di-jalan-bagusan-harmoni-akad-murabahah-tanpa-riba-pada-kuliner-mojokerto/">Subuh Sunyi di Jalan Bagusan: Harmoni Akad Murabahah Tanpa Riba pada Kuliner Mojokerto</a> appeared first on <a href="https://infomojokerto.id">Info Mojokerto</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infomojokerto.id/subuh-sunyi-di-jalan-bagusan-harmoni-akad-murabahah-tanpa-riba-pada-kuliner-mojokerto/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
