infomojokerto.id – Solasta 2 merupakan game role-playing taktis (tactical RPG) yang dikembangkan sebagai sekuel dari Solasta: Crown of the Magister. Game ini kembali menghadirkan pengalaman RPG yang sangat terinspirasi dari permainan tabletop seperti Dungeons & Dragons, dengan fokus pada pertarungan berbasis giliran, strategi, dan eksplorasi dunia fantasi yang luas.
Solasta 2 dijadwalkan meluncur dalam bentuk Early Access pada 12 Maret 2026 melalui platform PC, khususnya di Steam. Versi Early Access ini dirancang agar pemain dapat mencoba sebagian konten game lebih awal sekaligus memberikan masukan kepada pengembang selama proses pengembangan hingga versi penuh dirilis, yang diperkirakan baru akan hadir setelah masa Early Access yang cukup panjang.
Dari segi cerita, Solasta 2 mengikuti kisah para saudara Colwall yang kehidupannya berubah setelah kematian ibu mereka mengungkap rahasia besar yang berkaitan dengan konflik kuno di dunia Neokos. Dua saudara kandung, Deorcas dan Rickard, bersama saudara angkat mereka, harus menghadapi kekuatan misterius yang mulai bangkit kembali. Petualangan mereka membawa kelompok ini menjelajahi berbagai wilayah berbahaya, menghadapi musuh kuat, serta mengungkap konspirasi yang dapat menentukan nasib dunia mereka. Cerita dalam game menekankan kerja sama antar karakter dan pilihan pemain yang memengaruhi jalannya petualangan.
Dalam aspek produksi, Solasta 2 dikembangkan dan diterbitkan oleh studio independen Tactical Adventures, sebuah tim kecil yang beranggotakan puluhan pengembang berpengalaman dan dipimpin oleh Mathieu Girard. Game ini dibangun menggunakan Unreal Engine 5 untuk menghadirkan visual yang lebih modern dibandingkan pendahulunya. Seperti game sebelumnya, Solasta 2 tetap mengutamakan sistem pertarungan berbasis giliran yang setia pada aturan Dungeons & Dragons, bahkan mengadopsi aturan terbaru dari sistem tersebut untuk memberikan pengalaman taktis yang lebih mendalam.
Selain peningkatan mekanik gameplay, Solasta 2 juga menghadirkan kualitas produksi yang lebih tinggi dari segi pengisi suara. Beberapa aktor yang dikenal dalam dunia RPG turut berpartisipasi, termasuk Amelia Tyler, Ben Starr, Devora Wilde, dan Ellen Thomas. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat penyampaian cerita dan karakter dalam game.
Secara keseluruhan, Solasta 2 berusaha mempertahankan identitasnya sebagai RPG taktis yang sangat dekat dengan pengalaman tabletop, sekaligus meningkatkan kualitas grafis, narasi, dan sistem permainan agar dapat bersaing dengan RPG modern lainnya. Jika pengembang mengikuti rencana pengembangan yang ada, game ini berpotensi menjadi salah satu RPG strategi yang menarik bagi penggemar genre tersebut dalam beberapa tahun ke depan.









