Infomojokerto.id – Setelah penantian panjang para penggemar akhirnya terbayar dengan kehadiran Hollow Knight: Silksong, perhatian publik kini secara alami beralih pada pertanyaan besar mengenai langkah selanjutnya dari Team Cherry. Meskipun banyak pihak yang secara insting mengharapkan kehadiran Hollow Knight 3 untuk melengkapi sebuah trilogi, wawancara terbaru dengan para pendiri studio, Ari Gibson dan William Pellen, justru mengisyaratkan arah yang berbeda. Studio indie asal Australia ini tampaknya lebih tertarik untuk menggarap sebuah kekayaan intelektual atau IP yang benar-benar baru ketimbang langsung kembali menyelami dunia serangga di Hallownest atau Pharloom.
Alasan utama di balik keputusan ini terasa sangat pragmatis sekaligus filosofis, yaitu faktor waktu. Dalam diskusinya dengan media, Ari Gibson menyoroti realitas berat dari pengembangan game indie berkualitas tinggi, di mana pengerjaan Silksong saja memakan waktu sekitar tujuh tahun, jauh melampaui perkiraan awal. Ia secara jujur mengungkapkan bahwa kekhawatiran terbesar mereka bukanlah kekurangan sumber daya atau ide, melainkan keterbatasan waktu hidup manusia. Gibson menyadari bahwa jika satu siklus pengembangan game memakan waktu hampir satu dekade, secara matematis mereka hanya memiliki kesempatan untuk menciptakan segelintir game lagi sepanjang hidup dan karir mereka. Oleh karena itu, terus-menerus membuat sekuel Hollow Knight berisiko menghalangi mereka untuk merealisasikan ide-ide unik lain yang sudah lama menumpuk.
Selain hitungan waktu, terdapat dorongan kreatif yang kuat untuk tidak terkurung dalam satu identitas semata. Team Cherry menegaskan bahwa mereka tidak ingin dikenal secara eksklusif sebagai studio yang “hanya” memproduksi seri Hollow Knight. Sebagai seniman dan pengembang, sangat wajar jika mereka ingin mengeksplorasi tema, genre, dan mekanik baru yang mungkin tidak cocok jika dipaksakan masuk ke dalam semesta yang sudah ada. Keinginan untuk penyegaran kreatif inilah yang mendorong mereka untuk melangkah keluar dari zona nyaman, memberikan ruang bagi inovasi yang mungkin tidak bisa tertampung dalam wadah metroidvania yang selama ini mereka bangun.
Walaupun proyek berikutnya kemungkinan besar bukan Hollow Knight 3, para penggemar sebenarnya tidak perlu khawatir akan kehilangan ciri khas Team Cherry. Gibson dan Pellen meyakinkan bahwa game baru nanti kemungkinan besar akan tetap membawa DNA studio tersebut. Mereka masih sangat tertarik untuk menciptakan dunia yang luas untuk dieksplorasi, mendesain karakter-karakter yang aneh namun memikat, serta menyajikan pertarungan melawan bos raksasa yang epik. Elemen-elemen familiar ini mungkin akan dibungkus dalam genre atau tema yang berbeda, namun tetap mempertahankan gaya artistik dan kedalaman yang menjadi tanda tangan mereka. Keputusan untuk “beristirahat” dari Hollow Knight ini justru membuka peluang bagi penggemar untuk merasakan kembali sensasi jatuh cinta dari nol pada sebuah dunia baru yang segar.









