infomojokerto.id – Pertandingan antara ONIC Esports melawan Team Evil di M7 World Championship berlangsung sengit, meski akhirnya ONIC berhasil menunjukkan dominasinya dan mengamankan kemenangan cepat. Sejak game pertama, tempo permainan langsung tinggi dengan ONIC tampil agresif dan rapi dalam eksekusi strategi.
Pada game pertama, Team Evil sebenarnya mencoba bermain proaktif. Namun pada menit ke-3, mereka mengalami kegagalan dalam war penting yang berujung pada tumbangnya Pharsa milik Seila. Kehilangan damage utama di awal permainan membuat Team Evil cukup tertinggal secara tempo. Memasuki menit ke-5, terjadi momen krusial ketika Skylar hampir menjadi korban sergapan. Namun, reaksi cepat dari Sanz dan Kiboy berhasil menyelamatkan Skylar, bahkan membalikkan keadaan dan memukul mundur Team Evil. Momentum ini semakin memperkuat kendali ONIC atas jalannya pertandingan.
Tekanan terus berlanjut hingga menit ke-9, saat Team Evil mencoba membuka war melalui ultimate Kaela PoWerFul yang sempat menculik Skylar. Sayangnya, upaya tersebut kembali gagal setelah backup solid dari Sanz, Kiboy, dan Lutpi datang tepat waktu. Team Evil kembali kehilangan momentum, sementara ONIC semakin unggul dalam objektif dan map control. Game pertama pun ditutup cepat pada menit ke-11 dengan kemenangan mutlak untuk ONIC.
Memasuki game kedua, Team Evil tampil lebih siap dan mampu memberikan perlawanan yang jauh lebih seimbang. Mereka tidak lagi mudah kehilangan tempo di early game dan beberapa kali berhasil menahan agresivitas ONIC. Meski begitu, ONIC tetap menunjukkan kualitas individu yang menonjol. Salah satu sorotan utama di game ini adalah permainan Lutpi dengan Arlott, di mana Skill 3 yang ia gunakan berulang kali selalu tepat sasaran dan menjadi kunci dalam mengacaukan formasi Team Evil.
Puncak permainan terjadi sekitar menit ke-11 ketika Kairi berhasil mengamankan maniac, memastikan keunggulan mutlak bagi ONIC dalam team fight penentuan. Setelah momen tersebut, Team Evil kesulitan untuk bangkit kembali. ONIC menutup game kedua di menit ke-12 sekaligus memastikan kemenangan mereka di seri ini.
Secara keseluruhan, ONIC Esports tampil solid dengan koordinasi tim yang rapi, respon cepat dalam team fight, serta performa individu yang konsisten. Meski Team Evil sempat memberikan perlawanan lebih sengit di game kedua, ONIC tetap mampu menjaga kontrol permainan dan membuktikan diri sebagai salah satu kandidat kuat di M7 World Championship.









