Infomojokerto.id – Harapan publik Mobile Legends Indonesia kembali membumbung tinggi setelah raksasa kuning, ONIC, berhasil memetik kemenangan krusial pada lanjutan Swiss Stage, Jumat (16/1/2026). Menghadapi tim kuat Evil, ONIC tampil luar biasa dengan mengamankan skor telak 2-0.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa sang “Landak” masih memiliki taji untuk bersaing di level tertinggi dan menjaga peluang lolos ke babak Knockout.
Pertandingan yang berlangsung sengit ini menjadi sorotan utama bukan hanya karena tensi persaingannya, melainkan karena keberanian ONIC dalam meracik strategi yang tidak biasa.
Di tengah dominasi hero Marksman yang lazim mengisi Gold Lane, ONIC justru mendobrak pakem dengan menempatkan hero Fighter di posisi tersebut. Strategi ini terbukti efektif meredam agresivitas pemain Evil sejak fase awal pertandingan hingga memasuki late game.
Salah satu kunci utama kemenangan ONIC terletak pada pemilihan Jungler. Sang pelatih secara mengejutkan mempercayakan posisi krusial tersebut kepada Yi Sun-Shin (YSS) dalam dua match berturut-turut.
Penggunaan YSS yang memiliki kemampuan membuka peta (Mountain Shocker) memberikan keunggulan informasi bagi ONIC, membuat pergerakan para pemain Evil selalu terbaca dan sulit untuk melakukan inisiasi serangan balik.
Pada game pertama, dominasi ONIC sudah terlihat sejak menit awal. Kombinasi Fighter di Gold Lane memberikan ketahanan fisik yang luar biasa saat terjadi team fight besar di area Lord.
Yi Sun-Shin yang dimainkan dengan sangat disiplin berhasil mengamankan objektif tanpa hambatan berarti, sementara koordinasi tim yang rapi membuat lini pertahanan Evil kocar-kacir dalam waktu singkat.
Memasuki game kedua, Evil mencoba melakukan adaptasi untuk membendung strategi unik ONIC. Namun, fleksibilitas hero Fighter yang dipasangkan dengan YSS kembali menunjukkan kekuatannya dalam melakukan pushing dan zoning.
ONIC tidak membiarkan lawan bernapas sedikit pun, terus menekan dari berbagai sisi hingga akhirnya memastikan kemenangan bersih 2-0 sebelum menyentuh menit ke-20.
Hasil ini membuat posisi ONIC di klasemen Swiss Stage kini jauh lebih aman. Setelah sempat terpuruk di pertandingan sebelumnya, kemenangan atas Evil menjadi “tabung oksigen” yang sangat dibutuhkan oleh Sanz dan kawan-kawan.
Moral para pemain terlihat meningkat pesat, memberikan sinyal positif bagi para penggemar bahwa ONIC telah menemukan ritme permainan terbaik mereka kembali.
Kini, fokus ONIC beralih sepenuhnya pada pertandingan penentuan di sisa babak Swiss Stage. Dengan eksperimen strategi yang terbukti sukses, tim-tim lawan dipastikan akan lebih waspada terhadap kejutan-kejutan lain dari sang raja langit.
Jika konsistensi ini dapat dipertahankan, babak Knockout bukan lagi sekadar impian, melainkan tujuan nyata yang siap digapai oleh ONIC demi mengharumkan nama bangsa.









