Infomojokerto.id – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Mojokerto kembali mengular, terutama saat jam sibuk. Mayoritas yang mengantri adalah pengendara motor pada Selasa 8 September 2026.
Antrean terjadi sejak Sabtu kemarin. Suply dari Pertamina juga tidak ada masalah atau pengurangan menurut penuturan salah satu petugas.
Salah satu titik terpadat adalah SPBU Surodinawan. Petugas SPBU, Amar, mengatakan antrean paling panjang terjadi pada pagi dan sore hari.
“Antrean terjadi di jam sibuk sampai 20-30 motor panjangnya,” ujar Amar.
Tak hanya Surodinawan, beberapa SPBU lain juga jadi tujuan favorit warga dan sering dipadati antrean.
Di antaranya SPBU Sooko, SPBU Gajah Mada, SPBU Jetis, dan sejumlah SPBU yang berada di Jalan Raya Bypass Surabaya – Madiun.
Padatnya antrean ini diakui membuat waktu tunggu pengisian BBM jadi lebih lama dari biasanya.
Menurut warga, salah satu penyebab antrean memanjang adalah pergeseran konsumsi BBM.
Andi, salah satu warga Mojokerto, mengaku kini memilih beralih dari Pertamax ke Pertalite setelah harga Pertamax naik.
“Saya sekarang pakai Pertalite. Pertamax kemahalan,” kata Andi.
Fenomena serupa juga dirasakan pengendara lain. Banyak yang akhirnya memilih BBM subsidi meski harus antre lebih lama.
“Ini menjadi salah satu penyebab antrean memanjang, karena konsumen pindah dari Max ke Pertalite,” jelasnya.
Dari pantauan di lapangan, waktu antre 1 motor dengan panjang 20-30 motor adalah sekitar 30 menit hingga terlayani.









