Infomojokerto.id – Media sosial dihebohkan dengan klaim yang menyebut kemenangan telak Malaysia 6-0 atas Singapura dalam FIFA ASEAN Cup 2026 diduga berkaitan dengan skenario match fixing.
Klaim tersebut menyebutkan adanya upaya untuk menggagalkan langkah Timnas Indonesia ke final dengan pengaturan skor di laga tersebut.
Bahkan, dalam narasi yang beredar, disebutkan adanya dugaan aliran dana sebesar US$850 ribu, keterlibatan pihak federasi, wasit, hingga jaringan perjudian internasional.
Disebut pula bahwa FIFA telah menjatuhkan sanksi berat kepada Malaysia dan Singapura terkait dugaan tersebut.
Namun, hingga berita ini diturunkan pada 8 Oktober 2026, klaim tersebut belum terverifikasi kebenarannya dan belum ditemukan konfirmasi resmi apa pun.
FIFA selaku induk sepak bola dunia belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai tuduhan suap dan pengaturan skor tersebut. Begitu juga dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan Singapura (FAS).
Yang menjadi fakta di lapangan adalah Malaysia memang menang 6-0 atas Singapura, sementara Indonesia kemudian menang 9-2 atas Bangladesh dan memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Secara regulasi, kemenangan besar Malaysia tidak serta merta menggagalkan Indonesia karena Garuda masih memiliki laga penentuan sendiri yang berhasil dimenangkan dengan meyakinkan.
Oleh karena itu, publik diimbau untuk tidak langsung percaya dan menyebarkan isu konspirasi tersebut sebelum ada bukti kuat dan pernyataan resmi dari otoritas terkait.
Jadi, apakah ini benar-benar sebuah konspirasi atau hanya isu yang sengaja dibuat untuk memanaskan suasana jelang final? Kita tunggu fakta resminya.









