Takut Erosi atau Banjir, Warga Keluhkan Barongan Ori Nyangkut di Jembatan Brangkal Mojokerto

Infomojokerto.id – Warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, meminta perhatian dinas terkait terkait adanya barongan atau rumpun pohon bambu ori yang tersangkut di bawah Jembatan Brangkal.

Hingga Jumat, 9 Oktober 2026, barongan dengan ukuran cukup besar tersebut masih tersangkut dan dikhawatirkan akan menyumbat aliran air.

Warga setempat merasa khawatir jika dibiarkan, barongan tersebut akan menjadi penyebab banjir saat musim hujan tiba atau menggangu plengsengan di sekitar jembatan.

Kekhawatiran tersebut disampaikan oleh Sanusi, salah satu warga setempat. Menurutnya, kali tersebut sangat berperan besar ketika musim hujan.

“Kali itu sangat berperan besar kalau musim hujan, karena bisa menampung debit yang lumayan besar dari Jatirejo atau kiriman dari atas,” kata Sanusi.

Menurut Sanusi, jika barongan tersebut menyumbat, air tidak akan mengalir lancar dan berpotensi meluap ke pemukiman warga sekitar jembatan.

Warga sendiri mengaku belum melakukan kerja bakti untuk membersihkan barongan tersebut karena belum ada arahan dari RT atau pihak desa.

Selain itu, ukuran barongan yang sangat besar dan berada di areal sungai membuat warga kesulitan jika hanya menggunakan alat manual.

Sehingga warga berharap dinas terkait dapat segera merespon dengan menerjunkan alat berat agar proses evakuasi barongan ori tersebut lebih mudah dan cepat.

Warga berharap sebelum musim hujan datang dengan intensitas tinggi, barongan tersebut sudah berhasil diangkat agar aliran sungai kembali normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *