Kelangkaan Pertalite dan Biosolar di Mojokerto Raya Hampir 1 Bulan, Ini Kata DPRD

Infomojokerto.id – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Bio Solar di sejumlah SPBU di wilayah Mojokerto Raya menjadi keluhan serius warga dalam hampir satu bulan terakhir.

Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengular di beberapa titik SPBU per Kamis, 9 Oktober 2026.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti. Ia meminta Pertamina dan dinas terkait untuk segera membuka data kuota serta jalur distribusi.

Menurut Ery, keterbukaan data penting untuk memastikan penyebab tersendatnya pasokan BBM subsidi tersebut, apakah karena kuota yang menipis atau ada kendala distribusi.

Ery mengatakan, DPRD Kota Mojokerto akan segera berkomunikasi dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Area Mojokerto Kota.

Selain itu, pihaknya juga akan meminta klarifikasi kepada Pertamina, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dan instansi teknis terkait.

“Hari ini kita akan komunikasi dengan Hiswana Migas Area Mojokerto Kota,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, kelangkaan Pertalite dan Bio Solar sendiri terjadi di sejumlah SPBU di Mojokerto Raya sejak sekitar tiga minggu lalu, bahkan hampir satu bulan.

Antrean kendaraan tampak di beberapa lokasi, di antaranya SPBU Jalan Gajah Mada, Jalan Bhayangkara, Sooko, Surodinawan, Terusan (Gedeg), Kutorejo, Dlanggu hingga Pacet, arah menuju Jombang / Surabaya dan titik-titik lainnya.

Warga berharap ada solusi cepat agar aktivitas ekonomi tidak terganggu akibat kelangkaan BBM subsidi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *