infomojokerto.id – Takopi no Genzai atau dalam judul internasionalnya Takopi’s Original Sin adalah adaptasi anime dari manga karya Taizan 5 yang pertama kali terbit di platform Shōnen Jump+ mulai 10 Desember 2021 hingga 25 Maret 2022. Meski hanya terdiri dari dua volume, manga ini sukses besar dan mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak, termasuk penghargaan Excellence Prize dari Japan Cartoonists Association, serta nominasi di Manga Taishō dan Tezuka Osamu Prize.
Ceritanya mengikuti sosok Takopi, makhluk gurita dari “Happy Planet” yang datang ke Bumi dengan niat menyebarkan kebahagiaan. Di Bumi, ia bertemu dengan seorang gadis kecil bernama Shizuka Kuze. Namun, kehidupan Shizuka sangat jauh dari kata bahagia. Ia mengalami perundungan di sekolah dari teman sekelasnya, Marina, dan menghadapi tekanan hebat di rumah tangganya. Satu-satunya pelipur lara Shizuka hanyalah anjing peliharaannya yang setia, Chappy.
Melihat betapa kerasnya kehidupan yang dijalani Shizuka, seorang gadis kecil yang terus-menerus menghadapi perundungan dan terabaikan oleh keluarganya, Takopi berusaha membantu dengan menggunakan alat-alat kebahagiaan dari planet asalnya. Namun seiring waktu, ia mulai memahami bahwa luka yang dialami Shizuka tidak bisa disembuhkan dengan cara yang sederhana. Saat Takopi menyaksikan bagaimana tekanan itu perlahan menghancurkan semangat Shizuka, ia terdorong untuk menggunakan alat perjalanan waktunya. Ia berharap, dengan kembali ke masa lalu, ia bisa menemukan jalan untuk benar-benar menyelamatkan dan membahagiakan gadis itu.
Adaptasi anime dari cerita yang menyayat hati ini diumumkan pada ajang Jump Festa 2025 dan dikerjakan oleh studio animasi Enishiya. Proyek ini disutradarai oleh Shinya Iino yang sebelumnya menangani Dr. Stone, dengan penulisan naskah juga ditangani olehnya. Desain karakter dipercayakan pada Keita Nagahara yang terkenal lewat karyanya di Violet Evergarden, sementara komposisi musik digarap oleh Yoshiaki Fujisawa. Anime ini dirilis dalam format ONA (Original Net Animation) dengan enam episode, mulai tayang pada 28 Juni 2025. Platform streaming yang menayangkannya antara lain Crunchyroll, Netflix, Amazon Prime Video, ABEMA, U-NEXT, dan Ani-One Asia untuk wilayah Asia Pasifik.
Dalam anime ini, karakter Takopi digambarkan sangat polos dan optimis, namun tidak memahami kompleksitas emosi dan penderitaan manusia. Ia disuarakan oleh Kurumi Mamiya dalam versi bahasa Jepang. Sementara itu, Shizuka Kuze menjadi tokoh sentral yang mewakili banyak realita kelam dalam kehidupan anak-anak yang tidak mendapatkan dukungan emosional dari lingkungan sekitarnya. Ada pula Marina Kirarazaka yang menjadi antagonis awal sebagai pelaku bullying, namun latar belakangnya juga tidak kalah rumit. Karakter pendukung seperti Naoki Azuma menambah lapisan emosi dan konflik dalam cerita.
Meskipun karakter Takopi didesain dengan tampilan lucu dan imut, kisah Takopi no Genzai jauh dari kata ringan. Anime ini berani menyentuh tema-tema berat seperti kekerasan dalam rumah tangga, perundungan, bunuh diri, hingga rasa bersalah yang menghantui seseorang dalam upayanya memperbaiki masa lalu. Banyak penonton yang telah menyaksikan episode perdananya mengungkapkan betapa menyayat dan intensnya narasi yang ditampilkan, terlebih ketika dikontraskan dengan desain visualnya yang tampak seperti anime anak-anak.
Secara keseluruhan, Takopi no Genzai adalah karya yang menggugah dan menyentuh sisi paling dalam dari psikologi manusia, terutama dari sudut pandang seorang makhluk asing yang baru belajar tentang dunia manusia. Kombinasi elemen sci-fi dan drama emosional menjadikan anime ini sebagai tontonan yang tidak hanya menghibur, tapi juga mengajak penontonnya untuk merenung. Bagi siapa pun yang tertarik dengan cerita tentang perjuangan, trauma masa kecil, dan harapan yang nyaris padam, Takopi no Genzai adalah anime yang wajib untuk ditonton.









