Infomojokerto.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sains STIE Al-Anwar Mojokerto resmi memulai program kerja pendampingan pendidikan bertajuk “Bimbel Ceria” di Dusun Jatirejo, Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Program bimbingan belajar ini difokuskan di RT 011 RW 004 guna membantu meningkatkan kualitas akademik dan motivasi belajar anak-anak di tingkat pendidikan dasar.
Kegiatan bimbingan belajar ini dijadwalkan secara rutin setiap hari Selasa dan Kamis pada pukul 18.00 hingga 19.00 WIB. Pemilihan waktu malam hari tersebut disesuaikan dengan jadwal harian anak-anak yang telah menyelesaikan kegiatan formal di sekolah, beristirahat, serta menyelesaikan kewajiban di rumah sehingga dapat fokus menyerap materi.
Peserta yang mengikuti program “Bimbel Ceria” terdiri dari anak-anak jenjang Sekolah Dasar (SD) kelas 2, 3, dan 4, serta siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di lingkungan setempat. Meskipun berasal dari latar belakang sekolah dan jenjang kelas yang bervariasi, seluruh peserta belajar bersama dalam suasana yang kondusif, nyaman, dan saling mendukung.
Sebelum proses bimbingan dimulai, para siswa berkumpul dengan antusias sambil menyiapkan buku pelajaran, LKS, serta alat tulis yang diperlukan. Kehadiran para mahasiswa KKN STIE Al-Anwar di tengah warga memberikan dorongan positif bagi anak-anak untuk lebih giat belajar di luar jam sekolah formal.
Kegiatan pembelajaran senantiasa diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tutor mahasiswa agar proses belajar berjalan lancar dan memberikan keberkahan. Selanjutnya, para mahasiswa membagi kelompok belajar dan memberikan pendampingan secara intensif sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta didik.
Materi pelajaran yang didampingi mencakup berbagai mata pelajaran utama, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), hingga Pendidikan Agama. Selain membantu mendampingi penyelesaian Pekerjaan Rumah (PR), tutor juga mengulas kembali materi yang belum sepenuhnya dipahami siswa saat belajar di sekolah.
Melalui skema bimbingan ini, anak-anak diberikan ruang yang fleksibel untuk bertanya secara langsung tanpa rasa canggung atau malu. Pendekatan pengajaran disesuaikan dengan tingkat perkembangan usia anak, di mana siswa kelas 2 lebih banyak diajak belajar melalui latihan membaca, berhitung, serta permainan edukatif interaktif.
Sementara itu, untuk siswa kelas 3 dan 4, mahasiswa KKN memberikan latihan soal, diskusi kelompok sederhana, serta pembahasan materi yang lebih mendalam untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Bagi siswa MI, pendampingan turut diperkaya dengan penguatan materi keagamaan sesuai dengan kurikulum yang mereka tempuh.
Anggota tim KKN STIE Al-Anwar Mojokerto 2026, Maudi Putri Dyana dari Program Studi Manajemen, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap perkembangan dunia pendidikan di pedesaan.
“Melalui program ‘Bimbel Ceria’ ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban belajar adik-adik di Desa Jatirejo, sekaligus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar mereka semakin percaya diri dan bersemangat menggapai prestasi di sekolah,” ujar Maudi Putri Dyana di sela-sela kegiatan pendampingan belajar.
Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini berjalan di bawah bimbingan penuh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Hj. Mutmainah, S.E., M.M. dan AA. Ayu Oka Ariyani, S.Sos., MSA. Dukungan dari para DPL serta tokoh masyarakat setempat diharapkan menjadikan program Bimbel Ceria ini memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan derajat pendidikan anak di Desa Jatirejo.









