Infomojokerto.id – Legenda MMA dan mantan juara interim kelas ringan UFC, Tony Ferguson, sukses melanjutkan tren positifnya di dunia tinju profesional. “El Cucuy” berhasil mengalahkan pemukul asal Inggris, Warren Spencer, melalui keputusan juri mutlak (unanimous decision) dalam perebutan gelar juara menengah Misfits di Duty Free Tennis Stadium, Dubai, Uni Emirat Arab, Sabtu malam waktu setempat.
Pertarungan yang berlangsung selama lima ronde tersebut didominasi oleh Ferguson sejak awal.
Mengandalkan jab yang tajam dan tekanan tanpa henti, petarung berusia 41 tahun itu membuat Spencer kewalahan.
Puncaknya terjadi pada ronde kedua, ketika sebuah pukulan kanan keras dari Ferguson membuat Spencer goyah hingga akhirnya jatuh ke kanvas. Meski sempat memprotes serangan di bagian belakang kepala, wasit tetap menghitungnya sebagai knockdown resmi.
Memasuki ronde ketiga dan kelima, Ferguson terus menghujani Spencer dengan kombinasi serangan. Spencer, yang merupakan rekan dekat Andrew Tate, sempat memberikan perlawanan pada ronde keempat melalui serangan balik ke arah tubuh, namun hal itu tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Pada ronde terakhir, sebuah pukulan telak dari Ferguson bahkan sempat membuat Spencer kehilangan giginya di atas ring sebelum akhirnya diselamatkan oleh bel akhir pertandingan.
Berdasarkan penilaian juri, Ferguson dinyatakan menang mutlak dengan skor 49-45, 49-45, dan 48-46.
Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisinya di ajang Misfits Boxing setelah sebelumnya ia memutuskan hengkang dari UFC pada Januari lalu menyusul delapan kekalahan beruntun di arena MMA.
Dalam sesi wawancara setelah pertandingan, Ferguson menyatakan kegembiraannya bisa terus berkompetisi di level tinggi meski sudah berganti disiplin olahraga.
“Saya sangat senang menjadi atlet, dan tinju adalah kesempatan lain bagi saya untuk menunjukkan kepada kalian semua bahwa ini sangat menyenangkan,” ujar Ferguson sambil merangkul Spencer sebagai bentuk sportivitas.
Kemenangan ini diharapkan menjadi batu pijakan bagi Ferguson untuk mengincar pertarungan yang lebih besar di dunia tinju influencer maupun profesional di masa mendatang.








