Infomojokerto.id – Sektor pariwisata Kabupaten Mojokerto menghadapi tantangan dalam memperpanjang durasi kunjungan wisatawan yang menginap di akomodasi lokal. Berdasarkan data terbaru periode November 2025 oleh BPS Mojokerto, Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) di wilayah tersebut tercatat berada di angka 1,03 hari.
Angka ini menunjukkan bahwa kemampuan hotel dalam memikat wisatawan untuk tinggal lebih lama masih cenderung stabil namun terbatas.
Data tersebut mengonfirmasi bahwa tidak ada perubahan signifikan atau terjadi stagnansi jika dibandingkan dengan capaian pada bulan sebelumnya.
Secara teknis, angka 1,03 hari ini memberikan gambaran bahwa mayoritas wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Mojokerto hanya menghabiskan waktu satu malam untuk bermalam di fasilitas akomodasi yang tersedia, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan atau kembali ke daerah asal.
Kondisi RLMT ini menjadi indikator penting bagi produktivitas usaha jasa akomodasi di daerah tersebut. Besar kecilnya angka RLMT mencerminkan sejauh mana suatu hotel atau destinasi mampu menciptakan pengalaman yang membuat tamu merasa betah.
Dengan rata-rata satu hari menginap, potensi belanja wisatawan di sektor pendukung lainnya seperti kuliner dan oleh-oleh juga cenderung mengikuti pola kunjungan singkat tersebut.
Meskipun Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di Mojokerto sempat dilaporkan mengalami kenaikan akibat berbagai kegiatan (event) daerah, hal tersebut ternyata belum mampu mendongkrak durasi tinggal tamu secara kolektif.
Para pelaku industri perhotelan diharapkan dapat mengevaluasi paket wisata atau fasilitas tambahan yang dapat merangsang tamu untuk memperpanjang masa tinggal mereka lebih dari satu malam.
Pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan pariwisata kini dihadapkan pada tugas untuk menciptakan integrasi antar-objek wisata yang lebih kuat.
Dengan adanya diversifikasi hiburan dan peningkatan kualitas layanan akomodasi, diharapkan angka RLMT di masa mendatang dapat tumbuh melampaui angka satu hari, guna memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.









