Statistik Netflix Buktikan, Menonton Anime Sudah Bukan Hal Aneh Lagi

 

infomojokerto.id – Di tengah sorak sorai Anime Expo di Los Angeles pada Juli 2025, Netflix mengumumkan sebuah pencapaian mengejutkan, lebih dari 50% pelanggan globalnya kini menonton anime. Angka ini bukan hanya statistik biasa. Dengan jumlah pelanggan aktif Netflix yang mencapai sekitar 300 juta di seluruh dunia, itu berarti lebih dari 150 juta pengguna telah menikmati suguhan animasi Jepang melalui layar mereka.

Fenomena ini tak muncul begitu saja. Lima tahun terakhir menjadi saksi pertumbuhan pesat minat global terhadap anime. Jumlah penonton anime di Netflix bahkan meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024 saja, tercatat ada 33 judul anime yang masuk dalam daftar Global Top 10 kategori Non-English, jauh meningkat dibandingkan 2021. Selama tahun tersebut, total penayangan anime di Netflix menembus angka satu miliar kali.

Kepopuleran ini tak terbatas hanya di negara asal anime, Jepang, namun menyebar luas ke Amerika Serikat, Brasil, India, Eropa, hingga Indonesia. Uniknya, Netflix mencatat bahwa sekitar 80% hingga 90% penonton memilih versi dubbing, bukan subtitle. Hal ini mendorong perusahaan untuk menyediakan dubbing dalam 33 bahasa, memperluas aksesibilitas anime secara global.

Beberapa judul bahkan berhasil menorehkan prestasi luar biasa. Sakamoto Days misalnya, bertahan hingga 10 minggu dalam Global Top 10 dan tayang di lebih dari 50 negara. Di sisi lain, serial seperti Cyberpunk: Edgerunners 2, Beastars Final Season, dan Record of Ragnarok III juga mencatat performa impresif. Netflix pun tak hanya berfokus pada judul-judul populer, tetapi juga menggandeng studio-studio Jepang untuk memproduksi karya orisinal dengan ragam genre: mulai dari aksi brutal, kisah romansa penuh emosi, hingga drama slice-of-life yang menyentuh.

Strategi Netflix dalam menghadirkan anime tidak hanya mengandalkan konten, tapi juga pendekatan lokal yang cermat. Rilis serentak di berbagai negara membuat serial anime terasa sebagai peristiwa global. Dan karena biaya produksi anime umumnya lebih rendah dibandingkan live-action, genre ini menjadi pilihan efisien sekaligus menguntungkan untuk terus menggaet pelanggan baru dan lama.

Kini, anime bukan lagi sekadar hiburan bagi kalangan tertentu. Ia telah menjadi arus utama. Lewat Netflix, anime berhasil menembus batas bahasa dan budaya, menjadi bahasa universal yang dirayakan jutaan penonton di seluruh dunia. Dengan capaian lebih dari 50% pelanggan menonton anime, Netflix telah menjadikan genre ini sebagai salah satu fondasi utama dalam ekosistem kontennya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *