Persiapkan Pengabdian di 5 Desa Jatirejo, STIE Al-Anwar Mojokerto Tingkatkan Kesiapan Mahasiswa Lewat Pembekalan

Infomojokerto.id – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Al-Anwar Mojokerto menggelar kegiatan pembekalan bagi para mahasiswa peserta pengabdian masyarakat pada Senin (20/7/2026). Pembekalan ini mengusung tema besar “Transformasi Ekonomi Desa: Digitalisasi Keuangan dan Penguatan Ekosistem UMKM Mandiri”. Acara dirancang untuk memantapkan kesiapan peserta dalam mendorong percepatan ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Ketua STIE Al-Anwar Mojokerto, Ahmad Luthfi, S.E., M.Si., memberikan pengarahan langsung dan menyampaikan harapan besarnya agar seluruh rangkaian kegiatan di lapangan kelak dapat berjalan aman dan lancar. Beliau mengimbau para mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater serta mendedikasikan ilmu akuntansi dan manajemen secara maksimal.

“Kami sangat berharap seluruh agenda pengabdian ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Hal terpenting adalah bagaimana para mahasiswa bisa berkhidmat secara tulus di lokasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Ahmad Luthfi, S.E., M.Si. saat memberikan pembekalan.

Melalui sesi pembekalan ini, Ketua STIE Al-Anwar menekankan agar kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak sekadar menjadi agenda seremonial belaka. Diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan warga desa mampu menjadi pemicu lahirnya inovasi ekonomi yang konkret serta berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Latif Syaipudin, memaparkan detail teknis pelaksanaan serta mengonfirmasi total peserta yang terlibat. Mahasiswa dipastikan siap diterjunkan setelah mengikut seluruh tahapan pembekalan ini.

“Pada angkatan kali ini, ada mahasiswa dari dua program studi, yaitu Manajemen dan Akuntansi, yang siap berkolaborasi mendampingi warga dan pelaku usaha di lapangan,” ungkap Dr. Latif Syaipudin.

Penyatuan disiplin ilmu Manajemen dan Akuntansi dalam materi pembekalan ini ditujukan untuk menjawab tantangan tata kelola keuangan serta pemasaran usaha warga. Para mahasiswa dibekali kemampuan mendampingi UMKM lokal agar siap beradaptasi dengan era modernisasi ekonomi dan transaksi digital.

Seluruh jangkauan pengabdian masyarakat kali ini difokuskan di wilayah Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Pemilihan kawasan ini dinilai sangat strategis mengingat potensi sektor UMKM warga sekitar yang sedang berkembang pesat.

Para mahasiswa yang telah dibekali ini nantinya akan dibagi dan disebar ke dalam lima desa sasaran di Kecamatan Jatirejo. Kelima wilayah tersebut meliputi Desa Bleberan, Desa Mojogeneng, Desa Jatirejo, Desa Padangsari, dan Desa Rejosari.

Melalui bekal materi pencatatan keuangan digital hingga strategi branding produk yang diserap dalam sesi pembekalan tersebut, STIE Al-Anwar Mojokerto optimistis para mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa yang inklusif di Kecamatan Jatirejo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *