Bupati Mojokerto Apresiasi Pasar Murah HUT ke-14 NasDem sebagai Bentuk Kepedulian Sosial

Infomojokerto.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai NasDem, digelar kegiatan Pasar Murah di Lapangan Desa Pohkecik, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Minggu (9/11) pagi.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan tersebut yang dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat.

Pasar murah ini terselenggara berkat kerja sama antara Partai NasDem, Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, dan ID Food. Sejumlah kebutuhan pokok seperti beras SPHP, gula pasir, Minyakita, telur ayam, bawang merah, bawang putih, daging, cabai rawit, serta berbagai sayuran dijual dengan harga terjangkau.

Langkah ini bertujuan menekan fluktuasi harga dan memperluas akses pangan bagi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil.

“Ketika harga di pasaran berfluktuasi, kegiatan seperti pasar murah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Inilah yang saya sebut politik yang membahagiakan rakyat,” ujar Bupati Albarraa atau yang akrab disapa Gus Barra.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Forkopimca Dlanggu, para kepala perangkat daerah, serta warga dari berbagai desa sekitar. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari, di mana ratusan warga memadati lokasi untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga bersahabat.

Gus Barra menegaskan bahwa kegiatan semacam ini bukan hanya bersifat seremonial, melainkan wujud nyata gerakan perubahan yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.

“NasDem telah membuktikan bahwa politik tidak harus keras atau memecah belah, melainkan bisa menjadi sarana untuk menebar kebaikan dan kemaslahatan umat,” tegasnya.

Selain pasar murah, acara juga diisi dengan senam sehat yang diikuti ratusan peserta. Menurut Gus Barra, kesehatan dan kesejahteraan merupakan dua pilar penting dalam pembangunan daerah. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen untuk mewujudkan kemajuan Kabupaten Mojokerto.

“Kemajuan daerah tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi antara partai politik, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, dan masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *