Infomojokerto.id – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto akan mengadakan silaturahmi, halal bihalal, dan diskusi program kerja tahun 2026 terkait One Pesantren One Product (OPOP) pada Rabu, 8 April 2026, pukul 09.00 WIB di Aula Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto.
Acara ini bertujuan untuk memperkuat program kerja OPOP yang berfokus pada pengembangan ekonomi berbasis pesantren.
Rencana program ini akan dipresentasikan dalam acara ini, yang akan dihadiri oleh perwakilan pesantren, instansi terkait, dan akademisi, termasuk dari STIE Al-Anwar dan Unim Mojokerto.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, Abdulloh Muhtar, menyatakan bahwa program OPOP ini akan fokus pada tiga skema usaha berbasis sosiopreneur, yaitu menjahit, sablon, dan mengolah jamu.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi pesantren dan masyarakat sekitar,” ujar Abdulloh Muhtar.
Dalam acara ini, akan dibahas juga strategi pengembangan ekonomi pesantren melalui program OPOP. Perwakilan pesantren dan akademisi akan berbagi pengalaman dan ide untuk meningkatkan program ini.
“Nanti secara teknis detail akan kita kembangkan lagi, termasuk dalam rapat selanjutnya. Serta terimakasih telah memberikan masukan pada hadirin,” paparnya.
STIE Al-Anwar dan UNIM Mojokerto akan menjadi salah satu akademisi yang hadir dalam acara ini, untuk memberikan kontribusi dan masukan terkait program OPOP.
Program OPOP ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesantren dan sekitarnya. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal dan nasional.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk meningkatkan ekonomi pesantren dan masyarakat sekitar.









