Infomojokerto.id – Di bawah pendar lampu lapangan futsal yang benderang, riuh teriakan dan bunyi sepatu yang berdecit dengan lantai semen menjadi pemandangan biasa setiap pekannya bagi mahasiswa STIE Al-Anwar Mojokerto.
Khususnya pada Minggu 5 April 2026 malam di Kiddoz Futsal Mojokerto, Kegiatan ini bukanlah turnamen besar, melainkan agenda rutin yang dikelola oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kamapora sebagai wadah penyaluran bakat olahraga.
Setiap minggunya, belasan mahasiswa dari berbagai program studi berkumpul untuk melepaskan penat dari tumpukan tugas kuliah. Futsal dipilih menjadi olahraga primadona karena sifatnya yang dinamis dan mampu melibatkan banyak orang dalam satu sesi permainan, menciptakan atmosfer kampus yang lebih hidup di luar jam akademik.
Ketua UKM Kamapora STIE Al-Anwar Mojokerto, Muhammad Daffa’ Nurussalim, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan jantung dari organisasi yang ia pimpin. Menurutnya, konsistensi dalam berolahraga adalah kunci untuk menjaga kebugaran fisik mahasiswa di tengah jadwal perkuliahan yang padat.
“Kegiatan futsal rutin ini kami selenggarakan sebagai sarana bagi teman-teman mahasiswa untuk tetap aktif. Kami ingin memastikan bahwa meski sibuk dengan urusan kampus, kesehatan fisik tetap menjadi prioritas utama melalui olahraga yang menyenangkan,” ujar Daffa’ di sela-sela sesi latihan.
Lebih dari sekadar mengejar bola dan mencetak gol, kegiatan ini memiliki misi yang lebih mendalam, yakni mempererat tali silaturahmi. Di lapangan inilah, sekat antara mahasiswa senior dan junior melebur, digantikan oleh semangat sportivitas dan kerjasama tim yang solid.
Daffa’ menambahkan bahwa interaksi di lapangan sering kali terbawa ke dalam lingkungan kampus dalam bentuk yang positif. Mahasiswa menjadi lebih saling mengenal satu sama lain, yang pada akhirnya mempermudah koordinasi dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan lainnya di STIE Al-Anwar.
“Tujuan utama kami sebenarnya adalah membangun kekeluargaan. Melalui futsal, komunikasi antar mahasiswa dari angkatan yang berbeda bisa terjalin lebih cair tanpa ada rasa canggung, sehingga solidaritas internal kita semakin kuat,” imbuh Muhammad Daffa’ Nurussalim dengan antusias.
Agenda rutin ini juga berfungsi sebagai radar bagi UKM Kamapora untuk memantau bibit-bibit pemain berbakat. Mahasiswa yang menunjukkan performa menonjol dalam latihan mingguan biasanya akan dipersiapkan untuk mewakili kampus dalam ajang kompetisi antar perguruan tinggi di masa mendatang.
Bagi para mahasiswa, kehadiran agenda rutin ini menjadi oase di tengah rutinitas belajar yang terkadang menjemukan. Gelak tawa dan candaan setelah pertandingan berakhir menjadi obat lelah yang mujarab, sekaligus memperkuat kesehatan mental para peserta yang hadir.
Dengan semangat yang konsisten, UKM Kamapora berkomitmen untuk terus menghidupkan budaya olahraga di lingkungan STIE Al-Anwar Mojokerto. Melalui selembar jadwal rutin futsal, mereka tidak hanya mencetak keringat, tetapi juga mengukir cerita persaudaraan yang erat di antara civitas akademika.









