infomojokerto.id – Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Video Gagasan Konstruktif (VGK) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap isu lingkungan dan ketahanan pangan melalui gagasan inovatif bertajuk “Farmora”. Gagasan tersebut dipresentasikan dalam forum audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur yang berlangsung pada Rabu (10/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, tim PKM UNESA secara langsung diterima oleh Ibu Tita Almira, Staf Bidang Perencanaan Sumber Daya Air, Seksi Perencanaan Umum Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur. Pertemuan ini menjadi ajang penting bagi mahasiswa untuk memperkenalkan konsep “Farmora: Smart Aquaponic Reservoir Berbasis Artificial Intelligence of Things (AIoT)”. Farmora dikembangkan dengan mengusung pendekatan bioremediasi, sebuah metode yang memanfaatkan organisme biologis untuk memulihkan kualitas lingkungan, sehingga dapat menciptakan sistem pertanian dan perikanan terpadu yang lebih ramah lingkungan.
Tujuan utama dari inovasi ini adalah mendukung kemandirian pangan masyarakat, khususnya di kawasan Morokrembangan, Surabaya, yang memiliki potensi besar dalam sektor perikanan perkotaan namun masih menghadapi berbagai tantangan terkait pengelolaan sumber daya air. Melalui integrasi teknologi AIoT, Farmora diharapkan mampu mengoptimalkan efisiensi produksi, memantau kualitas air secara real-time, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem perairan di sekitarnya.
Audiensi yang berlangsung hampir dua jam ini berjalan dengan suasana hangat dan interaktif. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari pemanfaatan lahan perikanan di wilayah perkotaan, potensi pengembangan sistem akuaponik modern, hingga pentingnya upaya menjaga kualitas air dan kelestarian lingkungan perairan di tengah pesatnya pembangunan kota. Dukungan dari pihak dinas diharapkan mampu membuka peluang implementasi gagasan ini, sekaligus memperkuat sinergi antara kalangan akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan solusi nyata bagi tantangan ketahanan pangan dan lingkungan di masa depan.









