Infomojokerto.id – Kehadiran buku “Analisis Laporan Keuangan Syariah” menandai babak baru dalam khazanah literasi keuangan Islam di Indonesia. Buku ini bukan sekadar buku teks biasa, melainkan sebuah panduan komprehensif yang dirancang untuk membedah kesehatan finansial entitas syariah secara modern, transparan, dan akuntabel di era disrupsi digital saat ini.
Lahir dari sebuah kolaborasi ilmiah lintas sektoral yang monumental, penerbitan buku ini diinisiasi oleh Tim Dosen UII Dalwa dan kemudian diterbitkan Damarwiyata Press yang berada langsung di bawah naungan LPPM STIE Al-Anwar Mojokerto.
Kerja sama penerbitan ini berpadu apik dengan dedikasi intelektual dari Tim Penulis Dosen Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII Dalwa) Pasuruan serta Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat STIE Al-Anwar, menciptakan sebuah karya yang kaya akan kajian teoretis dan aplikatif.
Karya ilmiah setebal xii + 356 halaman ini ditulis secara kolaboratif oleh enam akademisi lintas disiplin yang mumpuni di bidangnya masing-masing. Mereka adalah M. Robi’in, SE., MM; Dr. Muhammad Al Kaff, ST., MMT; Dr. Sulastri, S.Pd., M.Pd; Welly Kuswanto, ST., M.Pd; Dr. Aziz Akbar, MEI; dan Inayatul Maula, MEI.
Kombinasi kepakaran para penulis dari institusi lokal tepercaya dan UII Dalwa Pasuruan ini menghasilkan ulasan yang sangat berbobot dari kacamata manajemen, syariah, teknologi informasi, hingga pedagogi.
Keandalan materi di dalam buku cetakan pertama edisi kesatu ini tidak terlepas dari peran krusial Dr. Latif Syaipudin yang bertindak sebagai editor utama. Melalui tangan dinginnya bersama penyuntingan institusional oleh LPPM STIE Al-Anwar, naskah ini dikemas dengan alur yang tajam namun tetap ramah pembaca (reader-friendly). Sinergi editorial ini memastikan konsep-konsep keuangan yang rumit dapat dipahami dengan mudah oleh berbagai kalangan.
Secara substansi, ulasan dalam buku berdimensi 15,5 x 23 cm ini menawarkan metodologi analisis laporan keuangan yang tidak hanya berfokus pada angka-angka matematis semata. Penulis mengajak pembaca memahami hakikat laporan keuangan syariah sebagai cerminan nilai-nilai keberkahan, keadilan ekonomi, dan pertanggungjawaban moral-spiritual yang bebas dari unsur penipuan (gharar) serta riba.
Salah satu keunggulan teknis dari buku ini adalah penyusunan formula analisis rasio kepatuhan syariah (shariah compliance) yang merujuk pada standar akuntansi keuangan terkini (PSAK 101 hingga PSAK 112). Selain itu, terdapat pula formulasi Zakat Performance Ratio untuk mengukur kontribusi sosial entitas bisnis syariah secara nyata.
Buku ini juga sangat adaptif terhadap perkembangan teknologi modern dengan mengintegrasikan konsep digitalisasi sistem informasi akuntansi. Bab khusus di dalamnya mengulas pemanfaatan kecerdasan buatan ($AI$) dan otomatisasi data sebagai instrumen akselerasi proses audit syariah. Integrasi teknologi ini diharapkan mampu mempermudah pengambilan keputusan manajerial yang presisi dan cepat.
Sisi pedagogis yang disajikan oleh Tim Penulis UII Dalwa dan STIE Al-Anwar membuat buku ini sangat direkomendasikan sebagai buku ajar bagi dosen dan mahasiswa di program studi Akuntansi, Manajemen, maupun Ekonomi Syariah. Struktur materi yang sistematis mempermudah proses transfer ilmu di ruang kuliah, sekaligus membangun kompetensi praktis bagi calon-calon praktisi keuangan masa depan.
Bagi praktisi di Lembaga Keuangan Syariah (LKS) seperti BMT, perbankan syariah, dan koperasi, buku ini hadir sebagai kompas operasional harian. Panduan ini memberikan petunjuk teknis mengenai penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar industri, sehingga membantu meningkatkan kepercayaan nasabah serta memperkuat akuntabilitas lembaga secara keseluruhan.
Buku ini juga menyajikan peta jalan (roadmap) praktis bagi Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan auditor internal dalam menjalankan fungsi pengawasan transaksi. Parameter kepatuhan yang ditawarkan mempermudah proses identifikasi dan mitigasi risiko operasional maupun risiko syariah, guna menjaga integritas transaksi bisnis dari paparan aktivitas non-halal.
Tidak melupakan sektor ekonomi akar rumput, para pelaku UMKM dan pengusaha muslim dapat memanfaatkan buku ini sebagai panduan mandiri untuk membersihkan modal usahanya. Melalui contoh-contoh kasus yang disajikan, pelaku usaha kecil diajarkan langkah demi langkah menyusun laporan keuangan yang syar’i agar usaha yang dijalankan mendapat keberkahan penuh.
Sebagai kesimpulan, buku terbitan Damarwiyata Press bersama LPPM STIE Al-Anwar ini merupakan jembatan ilmiah yang sangat sukses mengawinkan teori akademis dan kebutuhan industri. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan indeks literasi keuangan syariah nasional serta mendorong tata kelola organisasi yang profesional, bersih, dan berorientasi pada kemaslahatan umat di masa depan.









