Deklarasi Komnas PPLH, Bupati Mojokerto Ajak Kolaborasi Seluruh Elemen untuk Bumi Majapahit

Infomojokerto.id – Keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan kelestarian alam jadi prioritas Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Komitmen itu ditegaskan Bupati Muhammad Albarraa pada Minggu 21/6 siang.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Bupati saat menghadiri acara Deklarasi Dewan Pimpinan Daerah Komisi Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Komnas PPLH Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan berlangsung di aula utama Wisata Desa Bumi Mulyo Jati, Kecamatan Dlanggu. Lokasi ini dipilih untuk menegaskan pesan lingkungan dari pusat ke desa.

Dalam sambutannya, Bupati Albarra menekankan dua hal harus berjalan beriringan. Pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan sumber daya alam tidak boleh mengabaikan lingkungan.

“Pembangunan dan pemanfaatan yang kita laksanakan tidak hanya mengejar hasil pada hari ini, tetapi juga harus mempertimbangkan keberlanjutan di masa depan,” ucap Gus Bupati.

Pernyataan itu sejalan dengan poin keempat Catur Abhipraya Mubarok. Catur Abhipraya Mubarok adalah empat misi bupati dan wakil bupati Mojokerto periode ini.

Misi keempat fokus meningkatkan pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan di semua sektor. Tujuannya mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik.

Selain itu misi itu juga mendukung akses sosial, budaya, dan pelestarian lingkungan. Jadi pembangunan tidak hanya fisik, tapi juga berkelanjutan.

Oleh karena itu Gus Bupati mengajak DPD Komnas PPLH Kabupaten Mojokerto bergerak bersama. Penguatan pelestarian lingkungan butuh kolaborasi luas.

“Kegiatan pelestarian lingkungan perlu terus diperkuat melalui kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat,” imbaunya.

Sinergi dengan dunia usaha diharapkan melahirkan program CSR hijau. Sementara lembaga pendidikan bisa jadi agen edukasi lingkungan sejak dini.

Bupati Mojokerto hadir didampingi Rachmat Suharyono, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto. Kehadiran OPD terkait menunjukkan keseriusan pemerintah daerah.

Gus Bupati berharap Komnas PPLH bisa jadi pionir penggerak lingkungan. Peran itu penting di tengah masyarakat Bumi Majapahit yang padat aktivitas.

“Saya berharap keberadaan Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto dapat menjadi penggerak lahirnya berbagai program yang memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.

Dengan arahan ini, Mojokerto menegaskan jalannya pembangunan tidak mengorbankan alam. Infrastruktur tumbuh, lingkungan tetap lestari untuk generasi mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *