infomojokerto.id – Borderlands 4 hadir sebagai salah satu judul paling ditunggu di tahun 2025. Dikembangkan oleh Gearbox Software dan diterbitkan oleh 2K Games, game ini resmi meluncur pada 11–12 September 2025 untuk PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X/S, dengan versi Nintendo Switch 2 yang menyusul setelahnya. Mengusung genre action role-playing looter-shooter, seri terbaru ini tetap mempertahankan ciri khas Borderlands yang penuh aksi kacau, humor nyeleneh, dan pertempuran intens, namun dibalut dengan sentuhan teknologi terkini.
Menggunakan Unreal Engine 5, Borderlands 4 menawarkan peningkatan besar dari sisi visual dan performa. Dunia dalam game dirancang lebih luas, lebih hidup, dan seamless, memungkinkan pemain menjelajahi area tanpa loading yang mengganggu. Gearbox juga menambahkan movement abilities baru seperti double jump, gliding, hingga grappling hook yang membuat eksplorasi terasa lebih bebas dan dinamis. Efek pencahayaan dan detail lingkungan juga mendapat peningkatan besar berkat dukungan teknologi next-gen.
Agar bisa menikmati game ini dengan lancar, Gearbox telah merilis persyaratan resmi untuk PC. Spesifikasinya terbilang cukup berat jika dibandingkan dengan seri sebelumnya, menegaskan bahwa Borderlands 4 benar-benar ditujukan untuk perangkat modern.
Spesifikasi Minimum
-
OS: Windows 10 / Windows 11 (64-bit)
- CPU: Intel Core i7-9700 atau AMD Ryzen 7 2700X (8 core)
- RAM: 16 GB
- GPU: NVIDIA GeForce RTX 2070 atau AMD Radeon RX 5700 XT (VRAM minimal 8 GB)
- Storage: 100 GB ruang kosong, SSD sangat dianjurkan
- DirectX: Versi 12
Spesifikasi Rekomendasi
- OS: Windows 10 / Windows 11 (64-bit)
- CPU: Intel Core i7-12700 atau AMD Ryzen 7 5800X
- RAM: 32 GB
- GPU: NVIDIA GeForce RTX 3080 atau AMD Radeon RX 6800 XT (VRAM di atas 12 GB)
- Storage: 100 GB SSD
- DirectX: Versi 12
Berikut Rekomendasi Laptop Yang Dapat Kamu Gunakan untuk Bermain Borderlands
1. Dell Alienware 18 (RTX 5090)
Kelebihannya Bisa main di pengaturan Ultra/Badass, resolusi hingga 4K, visual maksimal
Kekurangannya Harga cukup mahal, berat, panas, boros daya, terlalu berlebihan jika hanya main di 1080p
2. ASUS TUF Gaming F16 (RTX 40 Series)
Kelebihannya Bagus untuk 1080p/1440p setting tinggi, harga lebih seimbang
Kekurangannya Kadang harus menurunkan efek grafis, pendinginan perlu diperhatikan
3. ASUS TUF Gaming A14 (RTX 30–40 mix)
Kelebihan Cocok untuk 1080p setting Mid-End, pilihan ekonomis
kekurangan Kurang kuat untuk 1440p/4K, GPU seri 30 terbatas oleh TDP
ASUS Gaming V16 (mid-range)
Kelebihan: Lancar di setting menengah, cocok untuk pemain kasual
Keterbatasan: FPS bisa turun di scene ramai, kadang perlu turunkan efek grafis
Acer Nitro Lite (RTX 2050/GTX entry)
Kelebihan: Pilihan paling terjangkau, bisa main di 1080p setting rendah–sedang
Keterbatasan: Tidak ideal untuk grafis tinggi, VRAM terbatas, FPS bisa kurang stabil
MSI GF63 Thin (budget)
Kelebihan: Masih bisa main di setting rendah, cocok untuk coba Borderlands 4 dengan budget minim
Keterbatasan: RAM 8 GB butuh upgrade, performa terbatas, rawan panas/throttling
Pihak pengembang juga menekankan bahwa SSD bukan hanya opsional, tetapi sangat disarankan, karena HDD bisa menimbulkan loading lama dan masalah streaming asset. Selain itu, jumlah core CPU yang cukup tinggi (minimal 8) membuat game ini lebih menuntut dibanding banyak judul lain di genre serupa. Dari sisi GPU, VRAM minimal 8 GB dibutuhkan untuk spesifikasi dasar, dan lebih dari itu untuk performa optimal.
Selain tuntutan teknis, Borderlands 4 juga menawarkan berbagai opsi grafis dan fitur aksesibilitas, termasuk pengaturan subtitle dengan ukuran variatif, pilihan warna teks, hingga opsi fullscreen dan vsync, agar pengalaman bermain bisa disesuaikan dengan preferensi pemain.
Spesifikasi Borderlands 4 jelas menegaskan bahwa ini adalah game generasi baru yang benar-benar menguji kemampuan perangkat keras. Jika dibandingkan dengan Borderlands 3, lonjakan kebutuhan hardware terasa signifikan, dari CPU multicore hingga VRAM yang besar. Pemain dengan PC modern akan merasakan dunia yang lebih kaya, detail, dan penuh aksi, sedangkan mereka dengan perangkat di bawah standar kemungkinan besar perlu berkompromi dengan kualitas grafis.









