Infomojokerto.id – Indonesia sedang bersiap mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, TNI Angkatan Laut akan punya kapal induk sendiri.
Rencana ini mencakup akuisisi kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia dan pembangunan kapal induk buatan PT PAL Indonesia mulai 2027.
Kapal induk ini dulunya milik Angkatan Laut Italia. Dirancang untuk mengangkut pesawat tempur dan helikopter, kapal ini bisa menjadi tulang punggung kekuatan laut Indonesia.
Spesifikasi:
- Panjang: 180 meter
- Lebar: 33 meter
- Bobot: 13.850 ton
- Kapasitas kru: 550 orang + 230 pasukan
- Kecepatan: 30 knot (56 km/jam)
- Jarak jelajah: 7.000 mil laut
- Kapasitas pesawat: hingga 16 unit
- Landasan: ski-jump ramp
Dengan ukuran dan kemampuan ini, kapal induk Garibaldi bisa jadi pangkalan udara terapung di tengah laut Nusantara.
Kapal Induk Buatan Indonesia
Tak hanya membeli, Indonesia juga akan membangun kapal induk sendiri. Kapal ini berjenis LHD (Landing Helicopter Dock) dan siap mendukung helikopter serta drone tempur.
Spesifikasi awal:
- Panjang: 238 meter
- Bobot: 10.000 ton
- Kapasitas: 16 helikopter dan drone
- Teknologi VTOL
- Rancangan dalam negeri
- Proyek ini jadi langkah besar menuju kemandirian pertahanan Indonesia.
Sebagai negara kepulauan, kapal induk sangat penting untuk:
- Memperluas jangkauan operasi laut
- Jadi markas komando di laut lepas
- Mendukung operasi tempur dan evakuasi
- Memperkuat pertahanan perbatasan
Pembangunan kapal induk butuh biaya besar, SDM handal, dan armada pendukung. Tapi jika berhasil, Indonesia akan masuk jajaran negara kuat di laut Asia Tenggara.
Dengan akuisisi Giuseppe Garibaldi dan pembangunan kapal induk buatan PT PAL, Indonesia bersiap memperkuat armada lautnya. Kapal induk ini akan jadi simbol kekuatan dan kedaulatan maritim Indonesia.








