Di Tengah Kota Mojokerto, Kafe Tiga Lapan Samaran Tawarkan Nuansa Khas

Infomojokerto.id – Jika Anda mencari tempat nongkrong yang memadukan suasana alami dan kenyamanan, Cafe Tiga Lapan di Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Mojokerto, bisa menjadi pilihan tepat. Buka dari pagi hingga pukul 23.00 WIB, kafe ini menawarkan pengalaman berbeda bagi para pengunjungnya, duduk santai di pinggir sungai dengan pemandangan sawah yang luas terbentang.

Begitu memasuki area kafe, suasana pedesaan langsung terasa. Deretan kursi dan meja disusun rapi menghadap ke arah bantaran sungai, memberi kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati aliran air yang tenang sambil menyeruput kopi atau teh hangat. Udara segar yang bertiup dari arah persawahan membuat siapa pun betah berlama-lama.

Menu di Cafe Tiga Lapan memang sederhana, hanya makanan ringan seperti gorengan, kentang goreng, atau roti bakar. Namun, pilihan minumannya cukup beragam, mulai dari kopi tubruk, cappuccino, es kopi susu, teh panas, hingga minuman segar seperti lemon tea dan mojito.

Konsep ini justru menjadi daya tarik tersendiri karena pengunjung bisa fokus menikmati suasana tanpa tergesa-gesa menyantap hidangan berat.

Tak jarang, pengunjung datang bersama teman atau pasangan untuk sekadar berbincang santai. Di sore hari, panorama matahari terbenam di balik hamparan sawah menjadi momen yang paling ditunggu. Sambil duduk di kursi kayu di tepi sungai, pengunjung bisa mendengarkan suara gemericik air yang berpadu harmonis dengan angin sore.

Kafe ini juga dikenal ramah untuk pengunjung yang membawa kendaraan pribadi. Area parkirnya cukup luas, termasuk untuk mobil, sehingga cocok untuk rombongan atau keluarga. Bagi anak muda Mojokerto, Cafe Tiga Lapan menjadi salah satu spot favorit untuk nongkrong, memotret pemandangan, atau sekadar mengisi feed Instagram dengan foto estetik.

Meski sederhana, pemilik kafe memperhatikan detail kenyamanan. Penerangan di malam hari dibuat hangat dan tidak terlalu terang, menciptakan nuansa rileks. Meja-meja kayu yang dipadukan dengan kursi santai membuat pengunjung merasa seperti berada di teras rumah sendiri, namun dengan bonus pemandangan alam terbuka.

Banyak pengunjung mengatakan bahwa duduk di Cafe Tiga Lapan memberi sensasi “healing” tanpa harus pergi jauh. Keasrian alam sekitar dan suasana tenang membantu melepas penat setelah seharian bekerja atau belajar. Bahkan, beberapa pelanggan memilih membawa laptop untuk bekerja sambil menikmati udara segar.

Pada akhir pekan, kafe ini biasanya lebih ramai. Meski begitu, atmosfernya tetap terjaga karena lokasi duduknya terbagi dalam beberapa titik, sehingga pengunjung masih bisa menikmati privasi. Pengunjung juga bisa memilih duduk di spot yang paling dekat dengan sungai atau di area yang lebih tinggi untuk mendapatkan pandangan luas ke arah sawah.

Keistimewaan lain dari Cafe Tiga Lapan adalah kemampuannya menggabungkan konsep kafe kekinian dengan nuansa alam tradisional. Di satu sisi, pengunjung bisa memesan kopi kekinian, tetapi di sisi lain mereka juga mendapatkan pengalaman khas pedesaan yang jarang ditemukan di pusat kota.

“Lokasi berada di kawasan kota, jadi pemuda pengen nonkrong di area kota jauh ke Pacet Trawas ya enak dan terjangkau, satu orang paling habis 20 ribuan,” jelas Alin, salah satu pengunjung kafe kepada PRMN.

Dengan konsep yang sederhana namun penuh kenyamanan, Cafe Tiga Lapan layak menjadi destinasi bagi siapa pun yang ingin menghabiskan waktu santai di Mojokerto. Duduk rileks di pinggir sungai, memandang sawah hijau, dan menyeruput minuman hangat kombinasi ini membuat setiap kunjungan terasa seperti jeda singkat dari hiruk pikuk kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *