Infomojokerto.id – Dalam rangka menyukseskan Gerak Jalan Perjuangan Mojokerto-Surabaya (Mojo Suro) 2025, Satlantas Polres Mojokerto Kota mengumumkan rekayasa dan penutupan sejumlah ruas jalan yang menjadi titik keberangkatan dan rute awal.
Penutupan jalur akan diberlakukan mulai Sabtu, 15 November 2025, pukul 11.00 WIB hingga acara selesai.
Rekayasa arus lalu lintas ini diterapkan untuk menjamin kelancaran dan keamanan seluruh peserta gerak jalan. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan pengalihan arus dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.
Berikut adalah detail rekayasa arus lalu lintas di Kota Mojokerto:
Pengalihan Arus Lalu Lintas Utama
- Simpang Murukan: Arus lalu lintas yang mengarah ke Utara akan dialihkan ke Timur menuju Jl. KH. Usman.
- Simpang Penarip: Arus lalu lintas yang mengarah ke Utara putar balik ke Jl. RA. Basuni.
- Simpang SPMA: Arus lalu lintas yang mengarah ke Barat dialihkan ke Selatan menuju Jl. RA. Basuni. Sementara arus yang mengarah ke Utara dialihkan ke Timur menuju Jl. Wijaya Kusuma.
- Simpang Jembatan Pulorejo: Arus lalu lintas yang mengarah ke Barat dialihkan ke Utara atau Selatan menuju Jl. Raya Pulorejo.
- Simpang Jembatan Lespadangan: Arus lalu lintas yang mengarah ke Selatan dialihkan ke Barat atau ke Timur menuju Jl. Raya Mlirip.
Jalur Alternatif yang Disarankan
Satlantas Polres Mojokerto Kota juga menyediakan jalur alternatif bagi kendaraan roda 4 (R4) yang ingin menuju Surabaya:
- Dari Arah Gedeg: Kendaraan R4 yang mengarah ke Surabaya dari arah Gedeg dapat melalui Pintu Tol Gedeg atau Pintu Tol Mojokerto Barat.
- Dari Arah Trowulan: Kendaraan R4 yang mengarah ke Surabaya dari arah Trowulan dapat melalui Simpang 4 Kenanten belok kanan ke Jl. Jayengrana – Jl. Pahlawan – Jl. Gajahmada – Jembatan Gajahmada – Jl. Raya Mlirip – Gate Tol Mliriprowo.
Masyarakat diharapkan dapat memaklumi penutupan jalan ini dan menyesuaikan jadwal perjalanan. Pengendara diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan untuk menghindari penumpukan kendaraan.









