Infomojokerto.id – Keputusan kontroversial wasit asal Oman, Abdullah Salim Khalfan Al Amouri, menjadi sorotan utama dalam laga penentuan Grup A Piala AFF 2026 antara Indonesia vs Singapura di Stadion Jalan Besar pada Jumat (7/8/2026).
Pertandingan krusial yang berakhir imbang 1-1 ini diwarnai insiden pembatalan hukuman kartu yang dinilai menyalahi batasan empat protokol utama Video Assistant Referee (VAR).
Kronologi Drama Kartu Merah yang Dibatalkan
Insiden Fisik: Pemain Singapura, Song Ui-young, melakukan kontak fisik berupa sikut keras ke arah gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner.
Hukuman Awal: Atas pelanggaran tersebut, wasit langsung mengganjar kartu kuning kepada Song Ui-young serta kartu kuning untuk Ivar Jenner.
Pengusiran Pemain: Karena Song sebelumnya sudah mengantongi kartu kuning, ia otomatis menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.
Intervensi VAR: Selang beberapa saat, wasit asal Oman tersebut dipanggil oleh petugas VAR untuk meninjau ulang tayangan di layar monitor.
Keputusan Aneh: Setelah melakukan On-Field Review, wasit secara mengejutkan membatalkan kartu kuning kedua serta kartu merah bagi Song Ui-young.
Pelanggaran Protokol VAR dan Perdebatan Aturan
Keputusan ini memicu protes keras dan menjadi perdebatan hangat. Berdasarkan aturan resmi protokol VAR, teknologi video pembantu hanya boleh diaktifkan untuk 4 kondisi utama: proses terjadinya gol, keputusan penalti, potensi kartu merah langsung (direct red card), dan kesalahan identifikasi pemain.
Intervensi VAR untuk meninjau, menganulir, atau memberikan kartu kuning kedua pada dasarnya tidak ada dalam regulasi permainan standar.
Kebijakan ini sempat diuji coba sebagai pembatasan penggunaan VAR pada salah satu laga di Piala Dunia 2026 agar pertandingan tidak terlalu sering terhenti, namun penerapannya di Piala AFF kali ini dinilai keliru dan merugikan skuad Garuda.
Dampak Fatal bagi Skuad Garuda
Pembatalan kartu merah tersebut menjadi titik balik yang menguntungkan Singapura. Bermain tetap dengan 11 pemain, Singapura berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Ilhan Fandi pada menit ke-65.
Skor imbang ini bertahan hingga peluit panjang, yang secara otomatis membuat Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026 karena finis di peringkat ketiga klasemen Grup A.









