Infomojokerto.id – Suasana riuh rendah menyelimuti babak penyisihan Majapahit Brass Symphony (MBS) Wali Kota Mojokerto Cup 2026 yang digelar Sabtu, 25 April 2026. Di antara puluhan peserta yang hadir, PGTK Mutiara Anak Sholeh 2 Mojokerto berhasil mencuri perhatian publik.
Tidak hanya melalui performa mereka di lapangan, tetapi juga melalui dominasi luar biasa di ranah digital melalui laman Votera.
Hingga berita ini diturunkan, PGTK Mutiara Anak Sholeh 2 terpantau memimpin perolehan suara di laman Votera, mengungguli puluhan peserta lainnya. Keunggulan ini mencerminkan dukungan masif dari para orang tua, guru, dan masyarakat Mojokerto yang menginginkan sekolah ini membawa pulang trofi bergengsi.
Persaingan ini diprediksi akan semakin memanas mengingat pemungutan suara baru akan ditutup pada Minggu, 26 April 2026, pukul 12.00 WIB.
Kepala sekolah PGTK Mutiara Anak Sholeh 2 mengungkapkan bahwa partisipasi ini adalah buah dari latihan disiplin selama berbulan-bulan.
Anak-anak didik yang masih berusia dini ini tampak mengenakan kostum megah dengan kepercayaan diri yang tinggi saat memasuki arena lomba. Setiap ketukan drum dan tiupan instrumen menjadi bukti keseriusan mereka dalam mengharumkan nama sekolah.
Ajang MBS Cup 2026 tahun ini memang diikuti oleh 29 peserta yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Mojokerto sendiri, Sidoarjo, hingga Pasuruan.
Keberagaman peserta ini menjadikan babak penyisihan sebagai ajang pembuktian kualitas masing-masing lembaga pendidikan anak usia dini. PGTK Mutiara Anak Sholeh 2 tampak tidak gentar menghadapi pesaing dari luar kota yang juga membawa basis pendukung besar.
Dukungan di laman Votera menjadi indikator penting dalam aspek popularitas dan apresiasi publik. Meskipun hasil akhir ditentukan oleh dewan juri di lapangan, dukungan suara di Votera memberikan dorongan moral yang signifikan bagi anak-anak.
Hal ini menciptakan ekosistem kompetisi yang sehat di mana partisipasi masyarakat diintegrasikan ke dalam ajang prestasi siswa.
Panitia penyelenggara mencatat bahwa trafik di laman Votera mengalami lonjakan tajam sejak babak penyisihan dimulai.
Para pendukung saling berlomba memberikan suara terbaik bagi sekolah pilihan mereka. Bagi PGTK Mutiara Anak Sholeh 2, posisi unggul saat ini adalah sebuah prestasi awal yang harus dikawal hingga batas akhir waktu voting esok siang.
Di sisi lain, tantangan teknis di lapangan tetap menjadi prioritas utama. Anak-anak diajarkan untuk tetap fokus pada instruksi pelatih meskipun sorak-sorai penonton sangat keras.
Keberanian mereka berdiri di depan ribuan pasang mata merupakan poin plus yang tidak bisa dinilai hanya dengan angka di laman voting.
Langkah PGTK Mutiara Anak Sholeh 2 diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Mojokerto.
Keberhasilan memadukan prestasi teknis di lapangan dengan dukungan digital yang solid menunjukkan bahwa sekolah ini siap menghadapi tantangan pendidikan modern. Kini, semua mata tertuju pada pengumuman final esok hari.









