Infomojokerto.id – Kepala Desa Medali, Kecamatan Puri, Mojokerto, dalam sebuah pernyataan video, meminta maaf atas kesalahan teknis yang terjadi dalam gelaran Spectacular 2026.
Padahal dalam kegiatan tersebut, bisa dikatakan bahwa pihak panitia, masyarakat dan mayoritas warga Desa Medali sepakat atas kegiatan tersebut. Polemik terjadi setelah di sejumlah media sosial, Facebook, TikTok dan lainnya banyak warganet atau netizen yang berkata miring soal Sound Horeg tersebut.
Akibatnya dengan lapang dada dan kebesaran jiwa kepemimpinannya tanpa intervensi siapapun, Kepala Desa Medali membuat video klarifikasi.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kami atas nama pemerintahan desa Medali, BPD, RT, RW, segenap panitia pelaksana, lembaga desa, dan peserta Medali Spektakuler Karnival mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan masyarakat Mojokerto,” kata Kepala Desa Medali Miftahudin.
Kepala Desa Medali menjelaskan bahwa kesalahan teknis tersebut menyebabkan molornya pelaksanaan Spectacular Carnival, namun tidak ada korban jiwa dan dampak kerugian apapun.
“Kegiatan ruah desa ini tidak ada korban jiwa dan tidak ada dampak kerugian apapun seperti rumah rusak dan lainnya,” tambahnya.
Kepala Desa Medali juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Mojokerto yang telah membackup pengamanan kegiatan tersebut.
“Terima kasih polres Mojokerto yang telah membackup pengamanan kegiatan ini,” katanya.
Namun, meski kesalahan teknis tersebut tidak menimbulkan dampak negatif yang signifikan, banyak netizen yang bersuara sumbang di sosial media Facebook. Mereka mengkritik pelaksanaan Spectacular 2026 yang dianggap tidak tertata rapi.
Kepala Desa Medali mengakui bahwa kesalahan teknis tersebut murni kesalahan dari panitia dan peserta Medali Spektakuler Karnival 2026.
“Semua ini adalah murni kesalahan dari panitia dan peserta mendali spektakuler karnival 2026,” katanya.
Kepala Desa Medali juga berjanji bahwa kesalahan tersebut akan menjadi pembelajaran bagi mereka untuk memperbaiki pelaksanaan kegiatan di masa depan.
“Dan menjadi pembelajaran bagi kami,” tambahnya.
Dalam pernyataannya, Kepala Desa Medali juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat Mojokerto. “Mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan masyarakat Mojokerto,” katanya.









