Infomojokerto.id – Slamet Riadi, seorang pedagang es dawet beras di depan Lapangan Jetis, Mojokerto, mendapatkan dukungan dari Pak Purnomo, seorang polisi yang dikenal dengan aksi sosialnya.
Slamet Riadi sebelumnya viral karena terkena fitnah yang membuatnya trauma dan tidak berjualan selama tiga hari.
Pak Purnomo mengunjungi Slamet Riadi di tempat berjualannya dan memberikan bantuan modal usaha sebesar 5 juta rupiah.
Selain itu, Pak Purnomo juga memborong dagangan Slamet Riadi untuk dibagikan gratis kepada masyarakat sebagai wujud syukur.
Program “Es Dawet Gratis” ini akan berlangsung selama lima hari, mulai Sabtu (14/2) hingga Rabu (18/2), bagi siapa saja yang datang hingga persediaan habis.
Kehadiran Pak Purnomo membuat warga dan penggemar Slamet Riadi sangat antusias.
Lokasi dagangan Slamet Riadi sempat dipadati kerumunan, namun situasi tetap kondusif berkat pengamanan dari Polsek Jetis dan Canggu.
Slamet Riadi berharap bisa kembali berjualan dengan tenang dan semangat dengan dukungan ini.
Slamet Riadi tinggal bersama istri tercinta, Bu Kasiati, yang tengah berjuang melawan sakit stroke, serta anak pertamanya di Kedungsumur, Canggu, Genengan, RT 2.
Ia telah berjualan es dawet beras selama lima tahun terakhir.
Dukungan dari Pak Purnomo ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial mampu menguatkan masyarakat kecil.
Slamet Riadi sangat berterima kasih atas dukungan ini dan berharap bisa terus berjualan dengan baik.
Kehadiran Pak Purnomo juga menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk melakukan hal-hal baik dan membantu sesama.
Sebelumnya, Slamet viral pasca unggahan di sosial media, ketika ia berniat baik membantu anak SD menyeberang jalan. Tetapi ia malah dituduh keluarga korban melakukan tindakan mengarah ke pelecehan seksual.









