Infomojokerto.id – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi menolak permohonan banding yang diajukan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait kasus dokumen palsu tujuh pemain naturalisasinya.
Keputusan ini memicu sanksi berat yang berdampak langsung pada karier para pemain tersebut baik di level tim nasional maupun klub.
Berdasarkan keputusan final FIFA, ketujuh pemain tersebut dijatuhi hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola dalam ajang apa pun selama 12 bulan.
Sanksi ini berlaku efektif segera setelah banding ditolak, yang membuat mereka harus menepi sepenuhnya dari lapangan hijau.
Menanggapi keputusan inkrah dari FIFA, klub-klub tempat para pemain tersebut bernaung mengambil tindakan tegas.
Dilaporkan bahwa klub masing-masing telah melakukan pemutusan kontrak sepihak terhadap ketujuh pemain tersebut. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi integritas sepak bola dan menghindari kerugian lebih lanjut bagi pihak manajemen.
Dampak dari skandal ini juga menghancurkan reputasi profesional mereka di bursa transfer. Tercatat, nilai pasar (market value) ketujuh pemain tersebut merosot tajam hingga mencapai angka 0,0 atau tidak lagi memiliki nilai jual di pasar transfer internasional.
Berikut adalah daftar pemain yang terdampak beserta status nilai pasar terbaru mereka:
- Gabriel Arrocha (MV: $0,0)
- Facundo Garces (MV: $0,0)
- Rodrigo Holgado (MV: $0,0)
- Imanol Machuca (MV: $0,0)
- Joao Figueiredo (MV: $0,0)
- Jon Irazabal (MV: $0,0)
- Hector Hevel (MV: $0,0)
Kasus ini menjadi salah satu skandal naturalisasi terbesar di Asia Tenggara dan menjadi peringatan keras bagi federasi sepak bola negara lain terkait ketelitian administrasi dan keabsahan dokumen pemain naturalisasi sesuai statuta FIFA.








