Infomojokerto.id – Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta penyaluran bantuan sosial bagi penyandang disabilitas di Kecamatan Jatirejo, beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur swadaya dan bantuan kesehatan.
Agenda dimulai di Desa Padangasri dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan RTLH kategori Pembangunan Baru Rumah Swadaya (PBRS) milik Ibu Riyati.
Proyek pembangunan ini didukung dengan alokasi anggaran sebesar Rp50 juta yang bersumber dari dana pemerintah.
“Program ini diharapkan tidak hanya sekadar membangun fisik rumah, tetapi juga mampu memperkuat semangat gotong royong warga serta memberikan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Bupati Albarra.
Selain meninjau pembangunan rumah, Bupati Mojokerto juga mengunjungi Desa Gading untuk menyerahkan bantuan kursi roda tipe Zippie kepada seorang warga penyandang disabilitas. Penyerahan bantuan ini bermula dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui komentar di media sosial Bupati.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto segera melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan bantuan jatuh kepada pihak yang berhak.
Bupati Albarra mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan masukan melalui platform digital.
“Kami sangat berterima kasih atas masukan dan komentar di media sosial. Hal ini memudahkan kami untuk melakukan verifikasi langsung dan mengunjungi kondisi masyarakat secara nyata agar bantuan sosial dapat tersalurkan secara akurat dan tepat sasaran,” tambahnya.
Dalam kunjungannya, Bupati didampingi oleh jajaran Dinas Sosial. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto akan terus membuka ruang partisipasi publik guna memastikan program-program kesejahteraan sosial dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan secara transparan dan akuntabel.









