Pemkab Mojokerto Terima 9 Jenis Bantuan Sosial dari Pemprov Jatim

Infomojokerto.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menerima sembilan jenis bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Pendopo Graha Maja Tama pada Senin (26/5/2025) sore.

Bantuan ini ditujukan untuk berbagai kelompok masyarakat rentan, mulai dari penyandang disabilitas, lansia, pelaku usaha ultra mikro, hingga lembaga kesejahteraan sosial anak dan lansia.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, yang akrab disapa Gus Bupati, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap masyarakat Mojokerto.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya ucapkan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur, penyaluran bantuan sosial ini bukan hanya menjadi bentuk dukungan pemerintah, namun juga bukti bahwa negara hadir di tengah masyarakat, terutama bagi yang membutuhkan,” ujarnya.

Gus Bupati juga menyampaikan komitmen Pemkab Mojokerto untuk terus menjaga hubungan yang harmonis dan bersinergi dengan Pemprov Jatim. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarpemerintah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Pemerintah Kabupaten Mojokerto akan terus bersinergi, berkolaborasi, dan berkomitmen untuk mendukung program-program pemerintah Provinsi Jawa Timur demi terwujudnya masyarakat yang semakin sejahtera, mandiri, dan berdaya,” tambahnya.

Adapun rincian bantuan yang diberikan antara lain Bantuan ASPD kepada 5 orang penyandang disabilitas sebesar Rp900.000 per tiga bulan dan sembako, serta bansos PKH Plus untuk 40 lansia berupa Rp500.000 per triwulan dan paket sembako. Selain itu, ada juga bantuan kewirausahaan untuk 100 KPM Jawara, 70 PKM Jawara, dan 12 PPKS Jawara masing-masing Rp3 juta.

Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan permakanan untuk LKSA Muhammadiyah Dlanggu sebesar Rp73 juta, LKSA Al Muqorrobin Rp207.750.000, dan LKSLU Yatim Sejahtera Rp54.750.000. Tak hanya itu, 50 pelaku usaha ultra mikro menerima zakat produktif senilai Rp500.000 dan sembako.

Program pemberdayaan ekonomi desa juga menjadi perhatian, dengan kucuran dana Rp100 juta untuk lima BUMDesa di Dawarblandong, Gondang, dan Jatirejo. Program Desa Berdaya dan Jatim Puspa juga mengalir ke beberapa desa di Pungging dan Kutorejo dengan total dana ratusan juta rupiah. Terakhir, bantuan juga menyasar 10 orang pendamping PKH, Tagana, dan TKSK yang masing-masing menerima bantuan uang dan sembako.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *