SDI Hasyim Asy’ari Juara Umum UAMNU Blitar, Akademisi Ini Beri Apresiasi

Infomojokerto.id – SD Islam Hasyim Asy’ari kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang akademik bergengsi tingkat kabupaten. Dalam Ujian Akhir Ma’arif Nahdlatul Ulama (UAMNU) tingkat Sekolah Dasar Islam (SDI) Ma’arif NU se-Kabupaten Blitar tahun 2025, SD Islam Hasyim Asy’ari dinobatkan sebagai Juara Umum.

UAMNU merupakan program evaluasi akademik tahunan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Blitar.

Ajang ini bertujuan untuk mengukur capaian kompetensi siswa di akhir jenjang pendidikan dasar, khususnya pada satuan pendidikan yang bernaung di bawah Ma’arif NU.

Melalui akumulasi nilai siswa di berbagai mata pelajaran, baik umum maupun keislaman, SD Islam Hasyim Asy’ari berhasil meraih peringkat tertinggi secara keseluruhan. Prestasi ini menempatkan sekolah tersebut sebagai pemuncak ajang UAMNU 2025.

Kepala SD Islam Hasyim Asy’ari, Bapak Arif Riawan, S.Pd.I, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan buah dari komitmen dan kerja keras seluruh civitas akademika SD Islam Hasyim Asy’ari dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan layanan sekolah ke depannya,” ujarnya.

LP Ma’arif NU Kabupaten Blitar juga turut memberikan penghargaan kepada SD Islam Hasyim Asy’ari atas kontribusinya dalam membina peserta didik secara holistik. Pihak LP berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di lingkungan Ma’arif NU.

Berikut daftar siswa-siswi SD Islam Hasyim Asy’ari yang mencatatkan prestasi luar biasa dalam UAMNU 2025:

  • Elang Wijaya Kusuma Putra: Juara Umum 1 se-Kabupaten Blitar, Juara 3 Bahasa Indonesia, Juara 3 IPAS, Juara 3 PPKn.

  • Aliya Dwi Oktavia: Juara Umum 2, Juara 1 IPAS, Juara 1 PPKn.

  • Almira Qurratul ‘Aini Azida P.: Juara Umum 3.

  • Choirun Nisak: Juara Harapan 1 Nilai Tertinggi, Juara 2 PPKn.

  • Deana Nazhima Azzahira: Juara Harapan 2 Nilai Tertinggi, Juara 1 Aswaja.

  • Asyfa Lailatul Nadifah: Juara Harapan 3 Nilai Tertinggi.

  • Raissa Ardenia Rahdian: Juara 3 Matematika.

  • Gariel Brian Pradana: Juara 3 Aswaja.

  • Shierena Danesha Koten: Juara 2 Aswaja.

Capaian ini menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan antara akademik dan keislaman mampu menghasilkan siswa yang unggul dan berkarakter. Tak hanya unggul secara intelektual, mereka juga dibekali dengan nilai-nilai spiritual yang kuat.

Dengan prestasi ini, SD Islam Hasyim Asy’ari membuktikan bahwa sistem pembinaan yang menyeluruh mulai dari guru, siswa, hingga kolaborasi dengan orang tua adalah kunci dalam membangun generasi penerus yang berkualitas.

Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus semangat belajar dan berkembang. Sementara itu, bagi pihak sekolah, pencapaian ini menjadi pijakan untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu layanan pendidikan demi masa depan yang lebih baik.

Capaian gemilang SD Islam Hasyim Asy’ari Blitar sebagai Juara Umum UAMNU 2025 mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan, termasuk dari akademisi STIE Al-Anwar Mojokerto, Dr. Latif Syaipudin, S.Ak., S.Pd.I., M.Pd. Dosen asal Desa Sumberagung, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar tersebut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi pendidikan yang diraih oleh sekolah yang berbasis ke-NU-an tersebut.

Menurut Dr. Latif, keberhasilan tersebut tidak hanya mencerminkan kualitas akademik peserta didik, namun juga menunjukkan bagaimana integrasi antara pendidikan umum dan nilai-nilai keislaman mampu menghasilkan generasi yang berprestasi dan berkarakter.

“Tentunya aktivitas pendidikan harus terus berkembang, dan saya sangat mengapresiasi capaian luar biasa SDI Hasyim Asy’ari. Ini bukti bahwa model pendidikan Ma’arif yang holistik mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Sebagai putra daerah, Dr. Latif juga menegaskan bahwa Blitar saat ini berada dalam tren positif dalam ranah pendidikan. Menurutnya, daerah dengan kekayaan budaya dan sejarah seperti Blitar memiliki potensi besar dalam membentuk fondasi pendidikan yang kuat dan berakar.

“Blitar adalah daerah yang memiliki warisan budaya yang kuat. Dengan tradisi, nilai lokal, dan semangat religius yang hidup di masyarakat, Blitar punya modal besar untuk terus tumbuh dalam sektor pendidikan,” tambahnya.

Ia juga menyebut bahwa keterlibatan semua pihak, mulai dari lembaga pendidikan, orang tua, hingga organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, sangat menentukan arah kemajuan pendidikan di daerah.

“Yang dilakukan oleh SDI Hasyim Asy’ari ini menjadi model penting bagi sekolah lain. Kemenangan itu bukan sekadar piala, tapi semangat membangun pendidikan yang berakar pada nilai luhur dan terbuka terhadap inovasi,” tegas Dr. Latif.

Sebagai akademisi, ia berharap agar prestasi seperti ini tidak berhenti di satu titik, tetapi menjadi inspirasi untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif di seluruh Blitar dan Jawa Timur secara umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *