Infomojokerto.id – Upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga dan lansia di Kabupaten Mojokerto menunjukkan hasil nyata. Sebanyak 139 warga Kecamatan Gondang dinyatakan lulus dari program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan Sekolah Lansia Tangguh (Selantang), dua program pemberdayaan masyarakat yang digagas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk membangun keluarga yang tangguh, sehat, dan berdaya.
Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas orang tua dalam mendidik anak serta peningkatan kesejahteraan lansia agar tetap mandiri dan produktif. Para peserta yang berasal dari enam desa yaitu Gondang, Karangkuten, Kebontunggul, Pohjejer, Bening, dan Jatidukuh, telah mengikuti serangkaian pembelajaran selama beberapa bulan, mencakup penguatan nilai-nilai keluarga, kesehatan mental, nutrisi, hingga keterampilan sosial.
Menurut Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, keberhasilan warga Gondang mengikuti program ini menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan keluarga dan kesejahteraan lansia.
“Pendidikan keluarga dan pemberdayaan lansia adalah investasi sosial jangka panjang. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi berkualitas, sementara lansia yang sehat dan mandiri menjadi sumber kebijaksanaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu juga menegaskan bahwa peningkatan jumlah penduduk lanjut usia harus diimbangi dengan kebijakan pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Lansia bukan beban, tapi aset sosial. Melalui program seperti Selantang, mereka dapat terus berkontribusi bagi keluarga dan lingkungan,” tambahnya.
Selain berdampak pada aspek sosial, program ini juga memperkuat ketahanan masyarakat di tingkat desa melalui pendekatan komunitas. Para fasilitator dan tenaga pendamping dari Dinas PPKB dan Pemberdayaan Perempuan turut berperan aktif memastikan peserta memahami prinsip Asah (stimulasi anak), Asih (kasih sayang), dan Asuh (perawatan dan gizi) dalam kehidupan sehari-hari.
Ke depan, Pemkab Mojokerto berencana memperluas implementasi SOTH dan Selantang ke kecamatan lain sebagai bagian dari strategi pembangunan manusia berbasis keluarga. Program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem sosial yang mendukung tumbuh kembang anak, kesejahteraan lansia, dan keharmonisan keluarga.









