Infomojokerto.id – Dentuman bass menggelegar kembali mengema di Kabupaten Mojokerto. Gelaran sound horeg yang digelar di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, pada Minggu malam, 9 Agustus 2026, berhasil menyedot perhatian ribuan warga.
Sejak sore hari, jalanan menuju lokasi acara sudah dipadati kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga dari berbagai desa di Mojokerto bahkan dari luar kota terlihat berdatangan untuk menyaksikan langsung kemeriahan acara tersebut.
Panitia menyediakan panggung megah dengan deretan sound system raksasa dan lampu sorot yang menyala bergantian mengikuti irama musik. Begitu acara dimulai, suasana langsung pecah dengan sorak sorai penonton.
Tak hanya warga lokal, pengunjung dari daerah lain juga terlihat memadati lokasi. Salah satunya Afif, warga asal Jombang yang sengaja datang bersama teman-temannya untuk menikmati hiburan malam itu.
Bagi Afif, sound horeg bukan sekadar pesta musik biasa. Ia menilai acara seperti ini sudah menjadi bagian dari hiburan masyarakat desa.
“Ini hiburan rakyat mas. Kami dari Jombang sengaja kesini karena acaranya rame dan gratis. Musiknya juga keren, bisa joget bareng-bareng,” ujar Afif di tengah keramaian.
Kemeriahan semakin terasa saat DJ memutar lagu-lagu remix dangdut dan DJ yang sedang viral. Ribuan penonton kompak berjoget, mengangkat tangan, dan berteriak mengikuti irama.
Petugas keamanan dari perangkat desa dan relawan tampak berjaga di beberapa titik untuk mengatur arus lalu lintas dan menjaga ketertiban. Meski ramai, suasana acara berjalan kondusif hingga larut malam.
Fenomena sound horeg di Mojokerto memang sudah tidak asing lagi. Setiap kali ada hajatan atau acara khusus, sound system dengan dentuman keras ini selalu menjadi magnet utama warga.
Dengan antusiasme yang luar biasa, gelaran di Kedungmaling ini kembali membuktikan bahwa sound horeg telah menjadi salah satu bentuk hiburan rakyat yang paling diminati di kawasan Mojokerto dan sekitarnya.









