Infomojokerto.id – Puncak Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional 2025 di Mojokerto berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah tokoh nasional dan perwakilan internasional. Acara ini dipusatkan di Lapangan Desa Trowulan, Kamis (2/10).
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, anggota Komisi VIII DPR RI, Konsul Jenderal Australia, perwakilan BMKG, serta jajaran pemerintah daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.
Selain itu, tampak hadir juga Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi Jawa Timur, Setda Provinsi Banten, Komandan Korem 082, Kepala BPBD Provinsi seluruh Indonesia, serta Forkopimda Mojokerto Raya. Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan dukungan besar terhadap agenda nasional pengurangan risiko bencana.
Kepala BNPB RI dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mengantisipasi ancaman bencana yang semakin kompleks. Ia menyebut, kesiapsiagaan kolektif harus menjadi budaya bangsa.
Sementara perwakilan Konsulat Jenderal Australia menggarisbawahi komitmen kerja sama bilateral dalam bidang penanggulangan bencana. Australia disebut siap memperkuat kemitraan dengan Indonesia melalui pelatihan, teknologi, dan pertukaran pengalaman.
Agenda peringatan ini juga menjadi ajang evaluasi capaian strategi pengurangan risiko bencana di tingkat nasional. Diskusi yang melibatkan pemangku kepentingan lintas sektor diharapkan melahirkan rekomendasi nyata untuk meningkatkan ketangguhan bangsa.
Puncak peringatan di Mojokerto tak hanya menampilkan forum diskusi, tetapi juga disemarakkan dengan pengajian, sholawat, dan pagelaran budaya lokal sebagai simbol harmoni antara kearifan lokal dan upaya mitigasi bencana.








