Manajemen Pendanaan Usaha Kecil: Studi Kasus Toko Kelontong Ibu Maslukah Kemlagi

Infomojokerto.id – Pendanaan merupakan salah satu aspek vital dalam menjaga keberlangsungan usaha kecil. Seperti dijelaskan oleh Romney dan Steinbart (2020), siklus pendanaan dalam Sistem Informasi Akuntansi (SIA) mencakup pengelolaan modal sendiri maupun pinjaman, serta pengendalian arus kas agar operasional usaha tetap lancar.

Hal ini juga terlihat pada Toko Kelontong Ibu Maslukah di Kemlagi, yang menggunakan pinjaman sebesar Rp10 juta dari Bank BRI sebagai tambahan modal untuk pembelian stok dan pengembangan usaha. Penggunaan modal pinjaman ini menjadi bagian dari strategi keuangan agar toko mampu memenuhi kebutuhan konsumen secara optimal.

Menurut Dr. Anita Wijaya (2023), pencatatan utang dalam siklus pendanaan harus dilakukan dengan rapi untuk menghindari risiko gagal bayar. Toko Ibu Maslukah telah menerapkan pencatatan utang secara sistematis dengan bantuan Sistem Informasi Akuntansi, sehingga cicilan dapat dibayar tepat waktu dan modal pinjaman dimanfaatkan secara maksimal.

Penelitian Musytari et al. (2025) juga menegaskan bahwa penerapan SIA mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus akurasi laporan keuangan, yang pada akhirnya memperkuat pengambilan keputusan bisnis. Meski demikian, tantangan tetap ada, khususnya terkait kebutuhan sumber daya manusia yang memahami akuntansi dan teknologi sistem informasi.

Pandangan Opini Khurnia Setya Rahmawati Mahasiswa STIE Al-Anwar Mojokerto, penerapan siklus pendanaan berbasis SIA di Toko Kelontong Ibu Maslukah merupakan langkah bijak untuk menjaga stabilitas finansial usaha. Dengan pencatatan utang yang terstruktur, risiko gagal bayar bisa diminimalisasi, sekaligus menjaga hubungan baik dengan pihak bank. Lebih dari itu, manajemen pendanaan yang transparan akan mendukung keberlanjutan usaha tanpa menimbulkan tekanan finansial yang berlebihan.

Bahwa pola seperti ini perlu ditiru oleh pelaku usaha kecil lain di daerah, karena dengan manajemen keuangan yang rapi, usaha kecil tidak hanya bertahan, tetapi juga dapat berkembang dan bersaing di pasar lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *